Wonderful Indonesia
Usung Capres, Partai Harus Koalisi
MK Tolak Gugatan Presidential Threshold
Jumat, 12 Januari 2018 - 12:14 WIB > Dibaca 737 kali Print | Komentar
MK Tolak Gugatan Presidential Threshold
Berita Terkait



Muzani juga mempertanyakan putusan MK terkait UU Pemilu yang diketok kemarin. Sebab, sebelumnya sudah beredar bahwa kemarin sejatinya adalah jadwal sidang lanjutan UU Pemilu mendengarkan keterangan ahli dari DPR dan pemerintah, namun diubah menjadi agenda putusan.

“Itu lebih aneh lagi. MK seperti terburu-buru mengejar setoran untuk disampaikan ke publik,” ujarnya.

Muzani menambahkan, konsekuensi putusan MK ini harus dijalankan. Dirinya menyebut bahwa Partai Gerindra sudah mengantisipasi jika MK menolak membatalkan syarat presidential threshold. Karena itu, Partai Gerindra siap untuk mencalonkan kembali Ketua Umum Prabowo Subianto melalui jalur koalisi.

“Kami harus berbicara dengan teman koalisi untuk pencalonan presiden dan wakil presiden,” ujarnya.

Senada, Fandi Utomo, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat mengatakan, dia tidak sependapat dengan putusan itu. Menurutnya, ambang batas pencalonan presiden pada pemilu presiden dan legislatif serentak tidak relevan lagi. Jadi, tidak perlu ambang batas.

Namun, tutur dia, putusan MK bersifat final dan mengikat, sehingga harus dipatuhi. Jika MK memutuskan ambang batas 20 persen, maka ketentuan itu yang akan berlaku dan digunakan pada pemilu mendatang. Pihaknya akan mempelajari dan melakukan langkah-langkah yang mungkin bisa ditempuh.

Pernyataan berbeda disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Dia justru mengapresiasi putusan MK terkait ambang batas pilpres. Menurut dia, sebagaimana pembahasan UU Pemilu, mayoritas partai di DPR memang setuju perlunya syarat presidential threshold.(far/lum/bay/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
Jumat, 18 Januari 2018 - 21:00 wib
IMBAUAN UNTUK SELURUH KADER
Ketum Baru Hanura Langsung Dukung Jokowi Pasca-Munaslub
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:45 wib
PEKAN DEPAN
Ketua Pemuda Muhammadiyah Dipanggil Polisi karena Kritik Kasus Novel
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNASLUB
Kubu Sudding Klaim Dapat Restu Wiranto Lewat WhatsApp
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:25 wib
TERKAIT MAHAR POLITIK
Sekali Lagi La Nyalla Mangkir, Bawaslu Lakukan Ini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:20 wib
TERKAIT KASUS UJARAN KEBENCIAN
Penuhi Panggilan Polisi, Ustaz Akhir Zaman Bilang Begini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:10 wib
PASCA-MUNASLUB
Siap Menghadap, Ketum Hanura Kubu Sudding Ajak Oso Islah
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:00 wib
DIRAWAT DI RS FATMAWATI
Gagal Ginjal, Aktor Laga Advent Butuh Darah Golongan O
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Dari Obat hingga Ular, Jawaban Saksi Novanto Bikin Hakim Kesal
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:40 wib
SAAT SEDANG DIWAWANCARA
Didemo Sekelompok Orang ke DPR, Bamsoet Tetap Santai
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Ketum Baru Hanura Langsung Dukung Jokowi Pasca-Munaslub
Kubu Sudding Klaim Dapat Restu Wiranto Lewat WhatsApp

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:25 WIB

Sekali Lagi La Nyalla Mangkir, Bawaslu Lakukan Ini

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:20 WIB

Wow! Kader Hanura Ungkap Aliran Dana Rp200 M ke Rekening Oso
Siap Menghadap, Ketum Hanura Kubu Sudding Ajak Oso Islah
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini