Wonderful Indonesia
Setnov Mengajukan Diri sebagai Justice Collaborator
Samarkan Transaksi lewat Money Changer
Jumat, 12 Januari 2018 - 13:07 WIB > Dibaca 571 kali Print | Komentar
Samarkan Transaksi lewat Money Changer
SIDANG: Setya Novanto menguap saat persidangan kasus KTP-el di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/1/2018). FOTO : (FEDRIK TARIGAN/ JPG/RPO)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Benang kusut aliran uang 7,3 juta dolar AS yang diduga diterima mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) diurai lapis demi lapis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KomisiPemberantasan Korupsi (KPK). Di persidangan, Kamis (11/1), jaksa menghadirkan 4 orang saksi yang ditengarai terlibat langsung dalam transaksi uang korupsi KTP-el itu.

Mereka adalah Manager Marketing PT Inti Valuta Money Changer Panglima Polim Riswan alias Iwan Barala, Komisaris PT Berkah Langgeng Abadi Juli Hira, pegawai PT Berkah Langgeng Abadi Nunuy Kurniasih dan karyawan PT Sharp Indonesia Muda Ihsan Harahap. Melalui mereka, penyamaran transaksi sebagian uang diduga korupsi KTP-el (dari total 7,3 juta dolar AS) terungkap.

Misal seperti yang disampaikan Iwan. Dia mengaku pernah melakukan transaksi jual beli dolar dengan keponakan Setnov, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo pada rentang waktu Januari-Februari 2012 silam. Jumlahnya 2,62 juta dolar AS. Transaksi yang dilakukan menggunakan modus barter dolar melalui money changer milik Juli Hira di Singapura.

”Dia (Irvanto, red) cerita ada dolar di luar negeri. Dia mau tukar tapi dia nggak mau terima rupiah di Indonesia. Dia mau terima dolar di Jakarta. Itu namanya barter. Biasa itu (barter, red),” ungkap Iwan di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/1). Keterangan Iwan itu merupakan fakta baru dalam skandal korupsi KTP-el yang melibatkan Setya Novanto.

Iwan bukan pihak yang melakukan barter dolar secara langsung. Tanpa sepengetahuan Irvanto, dia meminta bantuan Juli Hira yang memiliki perusahaan money changer di Singapura, di bawah naungan PT Berkah Langgeng Abadi. ”Saya bilang (ke Juli, red) nasabah saya ada yang mau tukar dolar,” ujar Iwan yang baru pertama kali bersaksi di pengadilan tersebut.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Bupati Rita Mengaku Suka Tas KW
Sabtu, 20 Januari 2018 - 13:15 wib
POLITIK
KPU Pekanbaru dan Rohul Disidangkan Pekan Depan
Sabtu, 20 Januari 2018 - 12:12 wib

Februari, Jokowi Replanting Sawit ke Riau
Sabtu, 20 Januari 2018 - 11:24 wib
Agnez Mo
Tak Ada Masalah dengan Anggun
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:50 wib

’’Dari Awal Sudah Begitu’’
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:23 wib

Bupati Hibahkan Tanah Pembangunan Rutan
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:08 wib

Datsun Cross Tampil dengan Gaya Baru
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:06 wib
KAB ROKAN HULU
Pemprov Diminta Surati Kemendagri
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:04 wib

Tersangka Pembakar Istana Siak Jalani Tes Kejiwaan
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:03 wib

Pemprov Diminta Surati Kemendagri
Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:58 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Bupati Rita Mengaku Suka Tas KW

Sabtu, 20 Januari 2018 - 13:15 WIB

Februari, Jokowi Replanting Sawit ke Riau

Sabtu, 20 Januari 2018 - 11:24 WIB

Matangkan Kerja Sama Tol Pekanbaru-Padang

Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:17 WIB

Siap-siap! Habib Rizieq Akan Pulang ke Indonesia

Jumat, 19 Januari 2018 - 18:05 WIB

Diperiksa soal  Ujaran Kebencian, Ustaz Zulkifli Bingung
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us