Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Riau >>
Antrean Premium di mana-mana
Selasa, 14 November 2017 - 11:31 WIB > Dibaca 1408 kali Print | Komentar
Antrean Premium di mana-mana
Menurut Marketing Branch Manager PT Pertamina Sumbar-Riau, Pramono Wibowo kemarin siang, sebenarnya tidak ada pengurangan kuota di Riau. “Premium dan nonsubsidi masih sekitar 48 sampai 50 persen, sementara provinsi lain seperti NAD sudah 35 persen, Sumut 25 persen. Jadi, secara volume, Riau masih tinggi,” ujarnya.

Secara nasional, katanya, premium kuotanya pada angka 35-45 persen. Ketersediaannya, lanjut Pramono, pada 2016/2017 memang Pertamina banyak mengeluarkan produk baru. Untuk itu yang dulunya produk premium dan solar, kini sudah banyak pilihan.

Memang diakuinya, ketersediaan jumlah nozzle akan mengalami penurunan untuk premium di SPBU. Namun, dulunya, sebelum pertamax masuk, ketersediaan untuk Riau sebenarnya tetap. “Switching terus dilakukan ke pertalite. Jadi masyarakat pengguna bahan bakar nonsubsidi agar dapat jujur dalam menggunakan bahan bakar ini,” tambahnya.

Sementara Area Manager Communication Relation PT Pertamina MOR I Wilayah Sumbagut Rudi Affrianto mengatakan, untuk Riau saat ini disalurkan BBM jenis premium sebanyak 1.284 kiloliter per hari. Khusus Pekanbaru sebanyak 546 kiloliter. Jumlah SPBU yang mendapat jatah premium di Riau sebanyak 151.  Khusus di Pekanbaru hanya 47 SPBU saja.

‘’Penyaluran BBM jenis premium ini sesuai Perpres no 191/2014 tentang penyediaan pendistribusian dan harga jual eceran BBM. Pertamina merupakan badan usaha resmi yang mendapat penugasan sebagai lembaga untuk menyediakan BBM jenis premium,’’ katanya.

Saat ditanya adanya pengurangan hingga 50 persen, Rudi tidak menjawab pasti. Ia hanya mengatakan penyaluran BBM jenis premium sesuai ketetapan pemerintah. ‘’Penyaluran disesuaikan dengan tren konsumsi masyarakat. Masing-masing SPBU tentu berbeda-beda jatahnya,’’ katanya lagi.

Sementara Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Muhammad Fanshurullah Asa menegaskan, penyaluran BBM premium harus mengacu Perpres 191/2014. Khusus di luar Jawa, Madura dan Bali merupakan penugasan ke Pertamina.

“Seharusnya kalau mengacu kepada aturan maka Pertamina wajib hukumnya menyalurkan BBM premium di semua  SPBU,” tegas Fanshurullah merespons kelangkaan BBM premium di Riau.

Saat ditanya apakah Pertamina dibenarkan mengurangi jatah SPBU hingga 50 persen, sementara permintaan pasar masih tinggi, pihaknya menyatakan hal itu tidak dibenarkan.

“Ya nggak boleh dong. Itu kan hak rakyat, dan BPH Migas sudah memberikan kuota BBM solar dan premium untuk masing-masing provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya.

Di sisi lain Ketua Hiswana Migas Riau Tuah Laksamana yang meneruskan kepemimpinan H Arsyadjuliandi Rachman di organisasi tersebut mengatakan, jika berbicara soal premium, sebenarnya memang untuk Region 1 pemakaian premium Riau terbesar.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Warga yang Merasa Terabaikan di Negeri Minyak

Selasa, 21 November 2017 - 10:18 WIB

Rusak Parah, Jalan Yos Sudarso Belum Tersentuh

Selasa, 21 November 2017 - 10:13 WIB

Kabur Saat Diteriaki Maling, Dua Warga Ditangkap

Selasa, 21 November 2017 - 10:11 WIB

Aksi Tawuran Harus Jadi Perhatian Serius

Selasa, 21 November 2017 - 10:08 WIB

Dana UED-SP Serai Wangi Rp934 Juta Raib Sempat Disembunyikan di Bawah Kolong Tempat Tidur
Advertorial KAB ROHIL
Advertorial DPRD ROHIL
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini