Wonderful Indonesia
Setnov Absen Lagi Kuasa Hukum Gugat UU KPK
Selasa, 14 November 2017 - 13:28 WIB > Dibaca 4516 kali Print | Komentar
Setnov Absen Lagi Kuasa Hukum Gugat UU KPK
SIDANG KTP-EL: Terdakwa kasus korupsi KTP-el Andi Agustinus alias Andi Narogong bersiap mendengarkan keterangan saksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (13/11/2017). Dalam rekaman pembicaraan antara Sugiharto dan Johannes Marliem terungkap bahwa Setya Novanto mendapat jatah Rp60 miliar dalam proyek pengadaan KTP-el.
Soal kemungkinan Setnov dipanggil paksa oleh KPK, Fredrich pun menyampaikan kembali bahwa hal serupa bisa dilakukan oleh DPR. “Berarti sama dong, pansus juga boleh panggil paksa dia (KPK) dong,” imbuhnya.

Menurut dia, bukan hanya KPK yang boleh mengambil sikap setelah ada putusan MK. Setnov pun demikian. Pejabat kelahiran Bandung itu juga punya hak untuk menentukan sikap setelah ada putusan MK atas uji materiil yang dia mohonkan.

Di sisi lain, KPK terus menguatkan bukti dan keterangan kasus KTP-el dari para saksi di persidangan Andi Agustinus alias Andi Narogong. Jaksa menghadirkan pemilik Delta Energy Investment Company Made Oka Masagung, Komisaris PT Softorb Technology Muji Rakhmat Kurniawan, mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kemendagri Sugiharto, pengusaha asal Singapura Muda Ikhsan Harahap dan Anang Sugiana Sudihardjo.

Jaksa KPK mengkonfrontir keterangan Oka Masagung yang merupakan teman Setnov dengan Anang, Muji Rakhmat dan Muda Ikhsan terkait aliran uang yang ditengarai berhubungan dengan proyek KTP-el. Di sidang sebelumnya. Oka mengakui pernah menerima uang 1,8 juta dolar AS dari Direktur Biomorf Lone LLC Johannes Marliem yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Meski dikonfrontasi dengan saksi lain terkait indikasi uang yang mengalir ke Andi Narogong dan Irvanto Hendra Pambudi Cahyo (keponakan Setnov), Oka tetap mengaku tidak tahu. Distribusi duit tersebut diduga keluar masuk di rekening Oka pada medio Desember 2012 silam. “Saya betul-betul belum ingat,” ungkapnya.(bay/tyo/syn/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...

Selasa, 21 November 2017 - 21:00 WIB

Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Presiden Joko Widodo Pun Jadi Marga Siregar

Selasa, 21 November 2017 - 17:44 WIB

Resmi Sandang Marga Siregar, Ini Nama Terbaru Putri Jokowi
Setnov Masih ’’Melawan”

Selasa, 21 November 2017 - 09:58 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini