Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Riau >>
PLN Resmikan 13 Desa Berlistrik di Riau
Sabtu, 28 Oktober 2017 - 10:39 WIB > Dibaca 1153 kali Print | Komentar
PLN Resmikan 13 Desa Berlistrik di Riau
TEKEN TOMBOL: Dari kanan, Waka Polres Siak Kompol Yudhi Palmi, Sekda Siak H Tengku Said Hamzah, Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, General Manager PT PLN WRKR M Irwansyah Putra menekan tombol peresmian 13 desa berlistrik di Desa Kuala Gasib, Siak, Jumat (27/10/2017).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) menunjukkan komitmennya bagi masyarakat Riau. Yakni mewujudkan desa terang pada Hari Listrik Nasional ke-72. Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman meresmikan penyalaan listrik 13 desa di Desa Kuala Gasib, Kabupaten Siak Sri Indrapura, Jumat (27/10).

13 desa tersebut tersebar di enam kabupaten kota. Yakni Desa Olak Kecamatan Sungai Mandau, Desa Kuala Gasib Kecamatan Koto Gasib (Siak), Desa Basilam Baru Kecamatan Sungai Sembilan (Dumai), Desa Sungai Sarik Kecamatan Kampar Kiri  Hulu (Kampar), Desa Kepenuhan Jaya Kecamatan Kepenuhan Hulu (Rokan Hulu),  Desa Sungai Ara Kecamatan Bunut (Pelalawan). Tujuh desa lagi di Indragiri Hilir, yakni, Desa Tukjimun, Desa Kemuning Muda, Desa Talang Jangkang , Desa Sekayan , Desa Sekara (Kecamatan Kemuning), Desa Kuala Lemang Kecamatan Keritang, dan Desa Sungai Raya Kecamatan Batang Tuaka.

General Manager PLN WRKR M Irwansyah Putra mengatakan dengan tambahan 13 desa itu saaat ini jumlah  desa berlistrik di Riau 1.606 desa dari 1.835  desa yang ada. “Rasio desa berlistrik bertambah menjadi  86,37%  yang ditargetkann akan mencapai 91,58% di akhir tahun ini dan 100% di 2019,” ujar Irwansyah.

Dikatakan Irwansyah, saat ini jumlah pelanggan rumah tangga di Riau mencapai 1.302.483. PLN WRKR memiliki sistem grid Riau dengan beban puncak 575 MW. Sedangkan sistem isolated Riau daya terpasang 255 MW dengan beban puncak 174 MW. Irwansyah tak menampik, kalau PLN dalam membangun infrastruktur listrik desa menemui adanya kendala. Seperti  kondisi geografis di Riau, terutama akses jalan menuju desa belum bisa dilewati kendaraan pangangkut material jaringan listrik. Sehingga hanya bisa diangkut  melewati sungai. Di samping itu juga masih ada warga yang belum rela pohon-pohonnya ditebang agar jaringan listrik PLN bisa melewatinya, dan banyak tanah gambut yang harus dilewati sehingga  di saat memasang tiang listrik perlu waktu untuk membuat fondasi di lahan gambut tersebut agar tidak amblas.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PEMAIN TERBAIK PIALA DUNIA ANTARKLUB
Modric: Ini Tahun Sempurna Madrid
Minggu, 17 Desember 2017 - 15:52 wib

Berharap Setnov “Bernyanyi”
Minggu, 17 Desember 2017 - 13:49 wib

Mega Minta Lima Persen APBN untuk Riset
Minggu, 17 Desember 2017 - 12:44 wib

Jutaan Massa Aksi Bela Palestina
Minggu, 17 Desember 2017 - 11:47 wib
10 Kabupaten Rusak Parah
Sehari, 3 Gempa Hantam Indonesia
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:53 wib

Jangan Pernah Menyerah
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:42 wib

Senja di Semenanjung Sungai Kampar
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:39 wib

Slank Banting Setir Jualan Kopi
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:37 wib
sheila majid
Boneka untuk Fans
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:36 wib
Rizal Armada
Kalau Jodoh, Mau Bagaimana?
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:35 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Tunjukkan Kepedulian Antar Wartawan

Minggu, 17 Desember 2017 - 10:18 WIB

Ancaman Abrasi Terus Menghampiri

Minggu, 17 Desember 2017 - 10:12 WIB

Titip Pesan agar Suparman Tabah, Kuat dan Ikhlas

Sabtu, 16 Desember 2017 - 13:48 WIB

Wabup Mohon Penahanan Kadis PU Ditunda

Sabtu, 16 Desember 2017 - 10:31 WIB

Malam Ini, Penutupan MTQ Riau  XXXVI

Sabtu, 16 Desember 2017 - 07:08 WIB

Advertorial KAB ROHIL
Advertorial DPRD ROHIL
Sagang Online
loading...
Follow Us