Wonderful Indonesia
Penurunan Daya Beli atau Penurunan Konsumsi?
Kamis, 12 Oktober 2017 - 10:56 WIB > Dibaca 1465 kali Print | Komentar
Penurunan Daya Beli atau Penurunan Konsumsi?
Pertanyaannya, apakah dengan ditutupnya sejumlah pusat perbelanjaan itu sudah bisa dijadikan sebagai indikator melemahnya daya beli masyarakat?  Walaupun penutupan toko-toko atau pusat perbelanjaan itu sekalipun telah mengkaji dengan komprehensif  dan akhirnya ditutup dengan alasan tidak bisa memenuhi target bisnis. Pertanyaan seperti ini tentunya bisa menggiring persepsi maupun interprestasi kita semua,  ke arah sesuai dengan latar belakang  kita masing-masing pula.Yang muncul adalah opini, bukan fakta. Di sisi lain, transaksi online atau sejenis e-commerce yang lagi marak saat ini dijadikan kambing hitam penurunan daya beli tersebut. Betulkah itu?

Sekarang coba kita kaitkan dengan data BPS, maka sebenarnya tentu secara keilmuan dan dunia bisnis praktis bahwa penurunan omzet atau laba beberapa outlet pasar modern dan pusat perbelanjaan tentunya tidak bisa dijadikan acuan terjadinya penurunan daya beli masyarakat. Secara keseluruhan naik, yang tercermin dari peningkatan riil konsumsi masyarakat sekitar 5 persen, sementara secara nominal naik 8 persen. Namun yang terjadi adalah penurunan konsumsi dan itu tidak bisa disamakan dengan penurunan daya beli. Dari Data BPS terlihat bahwa kelompok menengah ke atas untuk berjaga-jaga dengan meningkatkan jumlah  tabungan (switching to saving). Hal itu didukung data bahwa porsi pendapatan yang ditabung pada Q2-17 meningkat menjadi 20.77 persen dari 18.60 persen pada Q2-2016.  Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) naik tajam sejak Oktober 2016 dan mencapai dua digit (11,2 persen) pada Mei 2017. Bila ada yang menuding pola belanja online yang mengerus omzet toko-toko di pusat perbelanjaan, namun secara data terlihat porsinya masih relatif kecil. Tidak sampai dua persen dari bisnis ritel total. Hal ini mempertegas bisnis online belum bisa dikambinghitamkan saat ini.

Data dari BI pun pada publikasi Juni 2017 lalu juga menjelaskan, kelompok menengah ke bawah terjadi consumption cutting. Jadi dari sisi kemampuan untuk spending berkurang. Di pihak lain bagi kelompok menengah ke atas lebih memilih menunda konsumsi. Hal itu terlihat dari kenaikan DPK pada perbankan. Penundaan konsumsi, oleh level menengah ke atas ini alihkan konsumsi ke kegiatan yang sifatnya simpanan. Data DPK itu naik. Terutama kelompok di atas Rp1-2 miliar memperlihatkan kenaikan jumlah. Pada era yang semakin modern saat ini membuat para pengusaha wajib dan harus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi. Agar usahanya mampu bertahan di tengah persaingan usaha yang telah mengaplikasikan digital semakin ketat. Konsekuensi logisnya yang mati itu adalah mereka yang tidak bisa menyesuaikan diri. Toko-toko yang gagal saing dibanyak mal itu karena kurang cepat menyesuaikan diri. Terkait perkembangan teknologi digital, maka kita bisa melihat bahwa usaha atau bisnis  yang telah menerapkan digital terbilang semakin menjanjikan serta selalu bisa eksis saat ini. Namun yang paling penting lagi kita harus membedakan antara penurunan daya beli  dengan penurunan konsumsi.***
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
RESMI JADI KADER
Elektabilitas Prabowo Dibebankan kepada Ahmad Dhani? Ini Kata Gerindra
Kamis, 18 Oktober 2017 - 21:00 wib
REGISTRASI SIM CARD PRABAYAR
Unik, Kemenkominfo Gunakan Ibu "Pengabdi Setan" untuk Pemberitahuan
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:45 wib
TIMBULKAN PRO DAN KONTRA
Belum Bersikap, Mendagri Pelajari Teks Pidato Anies Singgung Pribumi
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:30 wib
JADI PERTIMBANGAN
Tolak Pembentukan Densus Antikorupsi, JK Diyakini Sudah Tanya Menteri
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:15 wib
PILIH LIBURAN KE LABUAN BAJO
Djarot Tak Hadir Sertijab, Pengamat: Kelihatan Panggung Aslinya
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:00 wib
HASIL SURVEI MEDIAN
Ternyata, Prabowo Jadi Pilihan Konstituen Parpol Pendukung Pemerintah
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:40 wib
BUTUH WAKTU 27 MENIT
Denmark Open, Tunggal Putra Indonesia Melaju ke Babak Kedua
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:30 wib
SIRATKAN KETIDAKSETUJUAN
Jusuf Kalla Dikritik Fahri Hamzah Terkait Densus Tipikor
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:20 wib
PERNAH IKUT KONVENSI DEMOKRAT
Mungkinkah Anies Berambisi Maju Pilpres 2019? Ini Kata Pengamat
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:10 wib
PANDANGAN PENGAMAT
Anies Berpeluang Diusung Tiga Partai Ini di Pilpres 2019
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Investasi Capai Rp1.494 T Sepanjang 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK
Cabai Merah Tembus Rp50 Ribu

Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:37 WIB

Los Pasar Desa Ujungbatu Timur Difungsikan Kembali

Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:05 WIB

PKS Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Danau Lancang

Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:53 WIB

Kesulitan Jual Beli Properti, Bintang Properti Solusinya
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini