Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Dugaan Korupsi Penerangan Jalan
Satu Ditahan, Dua Praperadilan
Kamis, 12 Oktober 2017 - 10:36 WIB > Dibaca 2365 kali Print | Komentar
Satu Ditahan, Dua Praperadilan
DITAHAN: HW, satu dari lima tersangka dugaan korupsi penerangan jalan Kota Pekanbaru digiring petugas ke dalam mobil untuk dilakukan penahanan usai menjalani pemeriksaan di Kantor Kejati Riau, Rabu (11/10/2017).
Sugeng menjelaskan, HW dalam perkara ini meski merupakan manajer pada toko yang menjual lampu. Di lapangan dia ternyata juga menggarap proyek lampu jalan tersebut. Jika dirinci, dari 29 pecahan paket proyek ini, HW mengerjakan 9 paket, ABD 10 paket, MJD 9 paket, dan MHR satu paket. ‘’Dia menyediakan barang (lampu)  untuk broker lain dan dia juga sekaligus  mengerjakan paket. Diperoleh bukti cukup bahwa barang tidak sesuai spek yang diminta, sertifikat ISO tidak ada, merek tidak ada, garansi tidak ada, terus ada satu lagi spek yang tidak ada,’’ jelasnya.

Uang dari proyek ini mengucur juga ke toko tempat HW bekerja. Pemilik toko beberapa waktu lalu sudah diperiksa dan sudah melakukan pengembalian kerugian keuangan negara Rp200 juta. Hingga kini pengembalian sudah mencapai Rp480 juta.’’Hitungan awal kita nilai realnya sedang dihitung BPKP, kalau kita kerugian Rp1,3 miliar. HW inilah yang sejak pertama kali menawarkan dengan tersangka MSD. Yang memberikan HPS (harga perkiraan sendiri) itu, makanya dia tahu persis,’’ tuturnya.

Penyidik untuk menuntaskan perkara dalam waktu dekat akan melakukan pemeriksaan terhadap fisik proyek.’’Kita harapkan perkara ini pertengahan November sudah limpah ke pengadilan,’’ imbuhnya.

Sementara itu, HW tampak keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 16.30 WIB. Dia sudah memakai rompi tahanan berwarna oranye didampingi penyidik. Dia bungkam saat ditanyai berapa keuntungan yang didapat dari markup yang terjadi. Dia diam saja hingga masuk dalam mobil yang membawanya ke Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KASUS E-KTP
Ada Politik "Belah Bambu" dalam Kasus Novanto, Ini Penjelasan Pengacara
Minggu, 16 Desember 2017 - 21:00 wib
TAHU ALIRAN DANA
Gawat, Status Tersangka e-KTP Mengancam Nyawa Setya Novanto
Minggu, 16 Desember 2017 - 20:30 wib
BANYAK PIHAK TERLIBAT
Bongkar Korupsi e-KTP, Setnov Didoakan Dapat Hidayah
Minggu, 16 Desember 2017 - 20:00 wib
TERJADI DI TIGA PROVINSI DI JAWA
Pantau Gempa Tanpa Tidur, Jokowi Bersyukur Tak Ada Tsunami
Minggu, 16 Desember 2017 - 19:30 wib
DIGELAR BESOK
Aksi Bela Palestina, Polisi Terjunkan Pasukan Asmaul Husna
Minggu, 16 Desember 2017 - 19:00 wib
DILAKUKAN LEWAT FACEBOOK
Hukuman 6 Tahun Bui Mulai Mengancam Dokter yang Hina Jokowi
Minggu, 16 Desember 2017 - 18:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Novanto Diminta "Bernyanyi" agar Tak Sendirian di Penjara
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Setnov Jadi Tersangka, Golkar Sengaja Dijatuhkan di Pilpres 2019?
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:40 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Wow, Setya Novanto Dianggap Seorang Negarawan, Ini Alasannya
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:30 wib
TERMASUK FASILITAS UMUM
Dahsyatnya Gempa Tasikmalaya hingga Robohkan 23 Rumah
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Ada Politik "Belah Bambu" dalam Kasus Novanto, Ini Penjelasan Pengacara
Gawat, Status Tersangka e-KTP Mengancam Nyawa Setya Novanto
Hukuman 6 Tahun Bui Mulai Mengancam Dokter yang Hina Jokowi
Novanto Diminta "Bernyanyi" agar Tak Sendirian di Penjara
Wow, Setya Novanto Dianggap Seorang Negarawan, Ini Alasannya
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini