Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
11.360 Calon Jamaah Haji Gagal Berangkat
Rabu, 05 September 2012 - 14:33 WIB > Dibaca 1456 kali Print | Komentar
11.360 Calon Jamaah Haji Gagal Berangkat
foto ist/int
Berita Terkait

Bupati Sambut Jamaah Haji

Satu Jamaah Haji Dirawat di Tanah Suci



Riau Pos online - Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan ketentuan bahwa pelunasan BPIH tahap II bukan untuk jamaah yang masuk kuota berangkat tahun ini. Melainkan untuk jamaah yang ada di daftar tunggu. Akibatnya 11.360 calon jamaah haji kuota berangkat 2012 yang tidak bisa melunasi BPIH di tahap I, harus gigit jari karena mereka gagal berangkat tahun ini.

Kasus ini diantaranya mencuat di provinsi Jawa Tengah dan Mataram. Banyak masyarakat yang bingung dengan sistem baru ini. Kekisruhan pelunasan BPIH ini muncul karena muncul penafsiran berbeda antara masyarakat dengan Kemenag terkait mekanisme pelunasan BPIH yang dikeluarkan Kemenag.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, masyarakat menganggap jika pelunasan tahap II ini digunakan juga untuk jamaah haji yang tidak bisa melunasi BPIH pada tahap I. Seperti diketahui, pelunasan tahap I dibuka pada 27 Juli hingga 31 Agustus lalu. Sedangkan untuk pelunasan tahap II dibuka pada 3-7 September ini.

Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Bahrul Hayat mengatakan, pelunasan BPIH tahap II ini bukan untuk jamaah haji yang masuk kuota berangkat. "Pelunasan tahap II ini tidak diperuntukkan bagi jamaah haji yang masuk dalam kuota berangkat," katanya kepada JPNN (grup padang-today).

Sebaliknya, masa pelunasan BPIH tahap II ini digunakan untuk jamaah yang masuk daftar tunggu. Bahrul mengatakan, jamaah haji yang masuk kuota berangkat tahun ini tetapi tidak melunasi BPIH pada tahap I dulu, otomatis dinyatakan gugur. Sehingga digantikan oleh jamaah haji yang ada diantrean berikutnya. Sedangkan untuk jamaah haji yang gugur itu, masuk dalam prioritas keberangkatan tahun depan.

"Intinya hanya bertukar tahun saja. Jamaah yang awalnya berangkat 2013 jadi berangkat tahun ini. Sebaliknya yang awalnya berangkat tahun ini, karena tidak siap, jadi berangkat tahun lalu," kata dia. Untuk itu, Bahrul berharap masyarakat tidak bingung dengan sistem ini.

 Seperti diketahui, hingga pelunasan BPIH tahap I ditutup 31 Agustus lalu, tercatat ada 11.360 calon jamaah yang tidak bisa melunasi BPIH. Dengan aturan Kemenag tersebut, seluruh jamaah ini otomatis gagal berangkat tahun ini. Dan diprioritaskan berangkat tahun depan. (*/jpnn)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PILPRES 2019
JK Pensiun, Golkar Gelar Konvensi Cari Pendamping Jokowi
Selasa, 23 Januari 2018 - 21:00 wib
SEBAGAI MENTERI DAN PENGURUS PARTAI
Keras! Kata Fadli Zon, Jokowi Jilat Ludah Sendiri soal Rangkap Jabatan
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:45 wib
MURNI PIDANA
Bukan Politik, OSO Dilaporkan ke Bareskrim karena Penyalahgunaan Wewenang
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:30 wib
DIGELAR DI TIM
Megawati Ulang Tahun Ke-71, Jokowi Nyanyi Lagu Jamrud
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:20 wib
POLEMIK DUALISME
Bertemu Wiranto, OSO: Tidak Ada Kubu-kubuan di Hanura
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:10 wib
TERLIBAT KERIBUTAN
Brimob Koboi yang Tembak Anak Buah Prabowo Belum Diperiksa, Ini Kata Polisi
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:50 wib
SIDANG UJI MATERI
Mengejutkan! Sejak 1926, Ahmadiyah Sudah Dinyatakan Sesat
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:40 wib
AIRLANGGA DAN IDRUS
PDIP Tak Masalah Kader Golkar Rangkap Jabatan, Ini Alasannya
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 wib
TANGGAPI PROVOKASI CINA
Dukungan Indonesia Dibutuhkan AS Terkait Laut Cina Selatan
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:20 wib
KUTIP SATU AYAT
Dipolisikan FUIB, Inilah Lawakan Ge Pamungkas yang Diduga Hina Alquran
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Bukan Politik, OSO Dilaporkan ke Bareskrim karena Penyalahgunaan Wewenang
Brimob Koboi yang Tembak Anak Buah Prabowo Belum Diperiksa, Ini Kata Polisi
Mengejutkan! Sejak 1926, Ahmadiyah Sudah Dinyatakan Sesat
Konstitusional, Begini Penjelasan Muhammadiyah soal UU Penodaan Agama
Dokter Cantik Sonia Diperiksa KPK Terkait Kasus TPPU Bupati Rita
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us