Wonderful Indonesia
HARI PUISI 2017
Nyala Hari Puisi Ini Pun Tak Akan Pernah Padam
Minggu, 13 Agustus 2017 - 00:08 WIB > Dibaca 5014 kali Print | Komentar
Nyala Hari Puisi Ini Pun Tak Akan Pernah Padam
Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri, saat membaca puisi di atas punggung gajah, dalam rangkaian peringatan Hari Puisi Indonesia (HPI) di Buluhcina, Kabupaten Kampar.
Lebih dari itu, sejumlah komunitas sastra dari beberapa kabupaten lain seperti Rokan Hulu, Rokan Hilir, Pekanbaru, Kamparkiri, Pelalawan dan Dumai mengirim utusan para penyair dan penggiat sastra angkatan muda dan para guru yang selama ini mengajarkan sastra di sekolah-sekolah. Ada pula fotografer Kacamata Gober yang mendokumentasikan setiap gerak dan langkah kegiatan HPI ini.

Berbagai komunitas yang terlibat tersebut antara lain, Latah Tuah (Pekanbaru), Bahthera Kata (Pekanbaru), Competer (Pekanbaru), Forum Lingkar Pena (Pekanbaru), Pondok Belantara (Pekanbaru), Batra (Pekanbaru), Laskar Penggiat Ekowisata (Pekanbaru), PGI Riau (Pekanbaru), Persatuan Motor Jadul (Pekanbaru), Papala Padang Sawah (Kamparkiri), Bengkel Seni (Kamparkiri), Bulan Biru (Rohil) di bawah pimpinan seniman senior Walid Singkit, Lenggok Media (Rohul), Anak Bakau (Dumai), Deklamator Cilik (Pelalawan) dan berbagai komunitas di Kabupaten Siak yang tergabung dalam Kito Siak. Komunitas dari Sumbar yang hadir antara lain, Serunai (Bukittinggi), Intro (Payakumbuh) dan Kijang Putih (Padang).

Di hari pembukaan HPI digelar pula Dialog Puisi bertajuk Jalan Puisi Mencipta Sejarah yang menampilkan empat penyair lintas generasi yakni Sutardji Calzoum Bachri dan Fakhrunnas MA Jabbar serta Muhammad Subhan (Sumbar) dan Muhammad De Putra (Pekanbaru). Mereka berbagi cerita dan pengalaman terkait proses kreatif dan pengalaman bersastra.
Tidak mudah memang menggelar acara perayaan HPI yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai kota dan negara. Kepiawaian Kunni dan panitia dari Komunitas Seni Rumah Sunting patut dipuji karena berhasil meyakinkan Bupati Siak, H. Syamsuar dan jajaran pemerintah setempat yang bersedia menjadi tuan rumah.

Pada saat pembukaan acara HPI di Gedung Tengku Mahratu, Siak –persis berhadapan dengan Istana Asserayah Siak Sriindrapura, Bupati H. Syamsuar yang dikenal ramah dan dekat dengan rakyat mengungkapkan rasa bangganya dipilih menjadi tuan rumah kegiatan HPI tersebut.

“Saya merasa bangga dipilihnya Negeri Siak sebagai tuan rumah kegiatan Hari Puisi ini. Siak memang merupakan negeri berbudaya dan kaya sejarah. Semakin banyak tamu yang datang ke negeri kami tentu kian menjadikan Siak semakin dikenal luas. Apalagi Siak saat ini sedang berjuang untuk mendapatkan pengakuan sebagai Negeri Warisan Budaya Dunia,” kata Syamsuar yang kini mendapat dukungan luas sebagai Bakal Calon Gubernur Riau pada Pilgubri tahun 2018 nanti.

Pada malam hari, puluhan penyair bergantian tampil membacakan puisi di Taman Sungai Jantan yang terletak persis di tepi Sungai Siak, sungai terdalam di Indonesia yang kini kian eksotik karena penataan water front city yang mempesona. Para penyair tampil di bawah lampu sorot warna-warni ditingkahi gemericik air sungai yang menumbuhkan kegairahan berpuisi.

Ziarah ke Makam Raja Kecik

Ratusan peserta HPI yang berhimpun-pepat di Negeri Wisata Sejarah dan Budaya, Siak Sriindrapura merasakan kehidupan masyarakat kota Siak itu penuh takjub. Apalagi, selama dua hari lebih di kota tersebut, mereka dapat menyaksikan situs sejarah berupa Istana Asserayah Siak Sriindrapura yang begitu megah pada masa jaya kesultanannya.

Letak istana berwarna putih itu tepat di tepian Sungai Siak yang dapat dinikmati dari kejauhan terutama tepi sungai yang kiini tertata rapi dengan taman dan tanah lapang tempat  masyarakat menghabiskan waktu istirah di waktu petang dan malam.

Tak jauh dari istana juga terdapat Balairung Kesultanan Siak, Makam Sultan Syarif Kasim II, sultan terakhir yang menghibahkan seluruh asset kerajaan termasuk uang senilai 13 juta gulden Belanda kepada negara Indonesia yang baru merdeka dan diterima oleh Presiden Sukarno masa itu.

Lebih dari itu, para peserta diajak berziarah ke Makam Raja Kecik, pendiri kerajaan Siak yang sangat masyhur dalam sejarah. Raja Kecik merupakan putra Sultan Mahmud Syah, Sultan Johor yang pernah dibesarkan di Kerajaan Pagaruyung. Kemudian Raja Kecik inilah yang mendirikan kerajaan Siak yang sempat memiliki wilayah kekuasaan di sebagian pulau Sumatera dan tanah Semenanjung Malaya.

Usai mengunjungi Makam Raja Kecik, peserta pun diajak melihat peninggalan sejarah di tepi sungai yang bernama Kolam Hijau. Konon dulunya, di kolam itulah sultan melakukan pencucian keris. Namun saying, kondisi dan informasi yang berkaitan dengan kolam bersejarah itu tidak ditata dan dikelola dengan baik.

Beraroma Sastra Hijau

Penyelenggaraan HPI Provinsi Riau oleh Komunitas Seni Rumah Sunting ini sejak awal digiring Kunni Masrohanti lebih dekat ke alam dan lingkungan. Kegiatan beberapa hari di kota Siak digelar di tepi sungai Siak yang dulunya bernama sungai Jantan. Lebih-lebih lagi kegiatan di desa Buluhcina yang benar-benar bersebati dengan alam.

Para peserta diinapkan ala homestay di rumah-rumah penduduk desa wisata budaya Buluhcina itu, termasuk Presiden Penyair Sutardji Calzoum Bachri. Sebab, di desa kecil tersebut memang tak ada hotel atau penginapan sama sekali meski pun setiap tahun dulunya ada iven Pacu Sampan Buluh Cina memperebiutkan Piala Presiden.

Kedekatan acara HPI dengan alam sebenarnya cukup beralasan. Kunni Masrohanti saat menyampaikan laporan panitia pada acara pembukaan HPI di Gedung Tengku Mahratu mengatakan kegiatan HPI tersebut dapat terselenggara atas dukungan dan kerjasama banyak pihak terutama Pemkab Siak dan Walhi Riau.

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Pekanbaru, riau
Satu Anggota Saracen Segera Disidangkan
Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:11 wib

Pariwisata, Primadona Baru Ekonomi Jokowi-JK
Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:10 wib

Pemberantasan Korupsi Tidak Jalan di Tempat
Rabu, 17 Oktober 2017 - 15:22 wib

DKV SMKN 4 Pekanbaru Unjuk Gigi dengan Karya
Rabu, 17 Oktober 2017 - 15:00 wib
Hari Ini, Turnamen Golf dan Malam Welcome Party
Gubri Akan Buka Musda XI DPD REI Riau
Rabu, 17 Oktober 2017 - 13:02 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Verifikasi Kebenaran Informasi Media Sosial
Rabu, 17 Oktober 2017 - 12:51 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Komisi II Banyak Terima Aduan Konflik Agraria
Rabu, 17 Oktober 2017 - 12:34 wib
Cari Berita
Feature Terbaru
Setiap Hari dapat Kiriman Air Limbah

Minggu, 10 September 2017 - 13:34 WIB

Filosofi Hidup dalam Permainan Tradisi

Minggu, 13 Agustus 2017 - 00:03 WIB

Oppss! Ini Via Vallen Lho, Bukan Ayu Ting Ting atau Isyana Sarasvati...
Lama Waktu Mengemudi Maksimal Tiga  Jam

Minggu, 11 Juni 2017 - 11:05 WIB

Berkah dari Sang Penyengat

Minggu, 11 Juni 2017 - 10:59 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us