Wonderful Indonesia
TEATER
Keheningan “Situs” di KABA Festival
Minggu, 13 Agustus 2017 - 00:10 WIB > Dibaca 1949 kali Print | Komentar
Keheningan “Situs” di KABA Festival
“Merasa, mendengar, dan melihat adalah tiga unsur yang selalu diolah oleh tubuh. Nikmatilah dan kemudian dia akan menjadi sebuah cahaya. Itulah karya,” ungkap pimpinan Kurator helat KABA Festival 4, Ery Mefri.

Perhelatan seni pertunjukan tahunan yang menjadi salah satu program Nan Jombang Group itu berlangsung, 2-5 Agustus 2017 di Taman Budaya Sumatera Barat (Sumbar), Kota Padang.

Helat level internasional yang diikuti empat negara seperti Belanda, Jepang, Taiwan, dan Indonesia tersebut menampilkan kuranglebih 13 karya seni berupa tari, teater, dan musik. Paling tidak, karya-karya terbaik dari hasil proses panjang para seniman itu mendapat apresiasi tinggi dari pengamat seni pertunjukan, produser, manajer program, direktur festival seni pertunjukan, serta penikmat seni.

Ery Mefri selaku Pimpinan Nan Jombang yang sudah berkeliling empat benua besar, selain Afrika menjelaskan, KABA Festival digelar berkat kerja sama Nan Jombang, Gelombang Minangkabau. Program tahunan ini berkaitan dengan dua program yakni Nan Jombang Tanggal 3 yang merupakan festival bulanan untuk seni tradisional Minangkabau, dan Seniman Bicara di Akhir Bulan yang menjadi forum seniman dalam ranah sastra, teater, musik, tari, senirupa dan sebagainya.

“Artinya, karya apa pun yang ditampilkan di KABA Festival merupakan artikulasi gagasan-gagasan yang telah didiskusikan dalam dua program itu,” ungkap Ery Mefri.

Salah satu komunitas asal Riau yang diundang pada perhelatan tersebut adalah Lembaga Teater Selembayung, selain PLT Laksemana. Teater Selembayung pimpinan Fedli Azis ini menyuguhkan karyanya berjudul “Situs”. Karya yang langsung disutradarainya tersebut tentu saja mendapat apresiasi dari para penonton yang memadati gedung pertunjukan Taman Budaya Sumbar. Karya berupa teater tubuh berdurasi 20-an menit itu mewarnai KABA Festival 4 lalu karena terbilang inspiratif dan inovatif.

Fedli mengatakan, “Situs” sendiri telah berproses selama dua tahun dan sebelumnya dipentaskan diperhelatan Pasar Tari Kontemporer (Pastakom) di Kota Pekanbaru, 2016 lalu. “Kami terus berkutat dan bertungkuslumus untuk menyempurnakan karya ini. Layaknya sebuah karya, “Situs” tidak akan pernah berhenti. Ia akan terus bergulir sebab bagi kami, pementasan adalah awal dari proses yang baru,” ungkap Fedli.

Komunitas dan karya-karya yang diundang pada KABA Festival 4 lalu antara lain; Asa Etnica (Padangpanjang-Sumbar), Ranah Performing Arts Company (Padang-Sumbar), Impessa Dance Company (Padang-Sumbar), Komunitas Seni Nan Tumpah (Padang-Sumbar), Nan Jombang Dance Company (Padang-Sumbar). Selain itu, PLT Laksemana (Pekanbaru-Riau), Lembaga Teater Selembayung (Pekanbaru-Riau), Gerard Mosterd (Amsterdam-Belanda), Delphine Mei & Artists Dadadaiii (Taiwan), Natural Dance Theatre (Tokyo-Jepang), dan Rianto (Solo – Jepang). Teristimewa di helat tersebut tampil tiga maestro tari Indonesia yakni Ery Mefri, Miroto, serta Mugiyono.  

“Perhelatan ini juga kami dedikasikan untuk Maestro Tari Adok dan Tari Piriang Minangkabau, Manti Menuik Jamin jo Sutan yang juga ayah kandung saya,” aku Ery Mefri.(why)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Pertunjukan Budaya Meriahkan Pelantikan Pengurus Pamor Riau
Gubri Dijadwalkan Hadiri Haul 100 Tahun Ma’rifat Mardjani
Istri Pangkostrad Kagumi  Oleh-oleh Khas Riau

Rabu, 11 Oktober 2017 - 10:26 WIB

Ratusan Seniman Gelar Aksi untuk Rohingya

Jumat, 06 Oktober 2017 - 10:01 WIB

Kerajinan Khas Daerah Terus Dipopulerkan

Minggu, 01 Oktober 2017 - 12:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us