Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
NASIONAL
Polisi Ciduk Nico yang Mengaku Dibayar Novel
Jumat, 19 Mei 2017 - 11:38 WIB > Dibaca 9938 kali Print | Komentar
Polisi Ciduk Nico yang Mengaku Dibayar Novel
Tito Karnavian
Berita Terkait



Humas KPK Febri Diansyah mengungkapkan kondisi dua mata Novel memang sudah makin membaik. Ditandai dengan pertumbuhan sel hingga mendekati bagian hitam kornea. Bahkan Novel sudah bisa mengenali huruf melalui tes pandangan jarak jauh.

“Mata kanan bisa lihat huruf kecil yang paling bawah itu terlihat. Sedangkan mata kiri baru bisa melihat huruf yang besar,” ujar dia di kantor KPK,  Kamis (18/5).(idr/jun/byu/mia/jpg)

Tapi, perkembangan pertumbuhan sel atau jaringan mata yang sebelumnya rusak tersebut ternyata stagnan. Bahkan ada inflamasi atau peradangan di bagian tengah mata. Terutama, mata sebelah kiri sangat sedikit pertumbuhannya.

“Bahkan pembuluh darah saja pertumbuhannya lambat sekali di sekeliling mata (kiri) bagian atas,” kata Febri.

Mata sebelah kiri memang paling banyak terdampak guyuran air keras oleh orang yang tak bertanggung jawab pada pagi subuh 11 April. Dengan berbagai pertimbangan itu dokter akhirnya memutuskan untuk melakukan operasi dengan memasang membran dari plasenta bayi. Diharapkan tindakan itu bisa lebih merangsang pertumbuhan sel atau jaringan mata Novel lebih cepat lagi.

“Operasinya berjalan lancari dari pukul 08.00 sampai pukul 11.30. Setelah operasi, mata Novel tidak boleh kena air dulu satu bulan,” tambah dia. Sebelum operasi Novel menjalani pengecekan kornea, foto thorak, cek darah, dan kardio.

“Sebelumnya juga harus puasa,” jelas Febri.
Lebih lanjut, Febri menuturkan belum bisa memperinci jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk perawatan Novel. Mereka harus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan terlebih dahulu. “Biaya pengobatan lebih beda, karena lintas negara juga,” tambah dia.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Nazaruddin Benarkan Ancaman Gamawan Fauzi kepada Andi Narogong
Senin, 20 November 2017 - 20:45 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Lawan KPK, Setya Novanto Gandeng Otto Hasibuan
Senin, 20 November 2017 - 20:30 wib
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Nazaruddin Yakin Ganjar Terima Uang Proyek e-KTP
Senin, 20 November 2017 - 20:20 wib
RESMI DITAHAN KPK
Golkar Tarik Setya Novanto dari Kursi Ketua DPR di Rapat Pleno
Senin, 20 November 2017 - 20:10 wib
AKUI KETERLIBATAN DALAM PROYEK E-KTP
Bersiaplah! Jika Setnov "Bernyanyi", Jagat Politik Nasional Berguncang
Senin, 20 November 2017 - 20:00 wib
SEBELUM DITAHAN KPK
Bicara dengan Idrus, Setya Novanto Siap Lepaskan Semua Jabatan
Senin, 20 November 2017 - 19:40 wib
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Begini Jawaban Nazaruddin saat Ditanya soal Pembagian Uang Korupsi e-KTP
Senin, 20 November 2017 - 19:30 wib
RESMI DITAHAN KPK
Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Senin, 20 November 2017 - 19:20 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ternyata, Ini Alasan KPK Berani Jebloskan Setnov ke Tahanan
Senin, 20 November 2017 - 19:10 wib
HILMAN LUPA KECEPATAN MOBIL
Polisi Minta Keterangan Toyota untuk Usut Kecelakaan Setya Novanto
Senin, 20 November 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Nazaruddin Benarkan Ancaman Gamawan Fauzi kepada Andi Narogong
Lawan KPK, Setya Novanto Gandeng Otto Hasibuan

Senin, 20 November 2017 - 20:30 WIB

Nazaruddin Yakin Ganjar Terima Uang Proyek e-KTP

Senin, 20 November 2017 - 20:20 WIB

Bersiaplah! Jika Setnov "Bernyanyi", Jagat Politik Nasional Berguncang
Pengamat Ungkap Alasan KPK Berani Tangkap Novanto

Senin, 20 November 2017 - 19:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us