Wonderful Indonesia
Rhenald Kasali Terjemahkan Digital Disruption di Rakornas II Pariwisata
Jumat, 19 Mei 2017 - 10:29 WIB > Dibaca 691 kali Print | Komentar
Rhenald Kasali Terjemahkan Digital Disruption di Rakornas II Pariwisata
Rhenald Kasali Terjemahkan Digital Disruption di Rakornas II Pariwisata.
Tak percaya? Dulu, mindset orang adalah adalah beli, miliki, dan menguasai. Sekarang tidak harus memiliki, tapi memanfaatkan kekosongan atau kapasitas yang kosong milik orang.

"Hantu pengusaha sekarang asalah fixed cost. Gaji, listrik, operasional, dan lainnya. Karena itu syatem penggajian pun berubah secara mendasar," kata Rhenal. Dia mencontohkan video pencuri sepatu di India pun tekniknya makin pintar. Dia juga menggambarjan sepeda electric yang diremote.

"Dulu orang takut kendaraan itu dicuri orang. Kelak orang lebih takut kalau password atau remote nya yang dicuri orang," ungkap dia.

Mindsetnya birokratik, itu masih beli dan kuasai. Sekarang berbeda, Demand customer  lebih simpel, lebih murah, lebih terjangkau dan lebih cepat. Cravar misalnya. Produk kerajinan kulit asal Indonesia itu membrandol $ 30K di projek pertamanya.

Setelah itu menjadi USD 55K di projek kedua. Kemudian diikuti USD 25K dan USD 19K di projek ketiga dan keempatnya. Semakin lama semakin murah, makin terjangkau dan makin cepat.

Ini lah yang disebut Rhenald sebagai disruption. Sebuah inovasi yang menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara baru. Disruption berpotensi menggantikan pemain-pemain lama dengan yang baru. Disruption menggantikan teknologi lama yang serba fisik dengan teknologl digital yang menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru dan lebih efisien, juga lebih bermanfaat.

Mau tak mau, suka tidak suka, cara lama harus ditinggalkan. Orang pun tak lagi harus memiliki asset untuk bisa berbisnis. Rhenald pun mengambil contoh Grab Taxi, Uber dan GoJek yang cukup fenomenal di industri transportasi belakangan ini. “Konsumen sudah berubah. Kalau bisnis Anda masih bertahan dengan pola lama, maka akan ditinggalkan,” tegasnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Jumat, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Jumat, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Bintan Sambut Yachter 30 Negara di Lagoi

Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:38 WIB

Festival Bahari Dorong Event Sport Tourism di Raja Ampat
Dapat Lampu Hijau Kemenhub, Bandara Raja Ampat Siap Go International
Ada Festival Lipuku di Togean, 21 Oktober-11 November

Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:24 WIB

48 Tim Dalam dan Luar Negeri Ikut International Dragon Boat Race 2017
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini