Wonderful Indonesia
Ketika Mesin Tank Kerang Masuk di Pasir Limau Kapas Pendapatan Nelayan Menurun Dratis
Senin, 20 Maret 2017 - 11:19 WIB > Dibaca 601 kali Print | Komentar
Ketika Mesin Tank Kerang Masuk di Pasir Limau Kapas Pendapatan Nelayan Menurun Dratis
CARI KERANG: Warga Panipahan mencari kerang di pinggiran pantai saat kondisi air laut dalam keadaan surut, Ahad (19/3/2017).
Berita Terkait



‘’Kalau sekarang sudah tidak bisa segitu lagi,’’ terang Komeng membandingkan.

Karena tambah Komeng, hasil mengumpulkan kerang yang dilakukannya secara manual sudah menurun dratis. Terjadinya penurunan tersebut sejak munculnya kegiatan pengumpulan kerang menggunakan mesin yang kerap sebut tank oleh nelayan luar Rohil secara ilegal.

Kapal yang mengoperasikan tank itu lanjut Komeng, jumlahnya tak tanggung-tanggung. Yakni bisa mencapai sembilan kapal yang beroperasi secara bersamaan. ‘’Umumnya, mesin tank yang ditarik oleh dua kapal itu beroperasi di malam hari,’’ ucap Komeng.

Lamanya tank beroperasi di wilayah perairan Kecamatan Pasirlimau Kapas ini, mencapai antara 3 jam sampai 4 jam. ‘’Hasilnya, satu kapal itu bisa mendapatkan 400 goni kerang bulu. Satu goni beratnya sebanyak 50 kilogram,’’ ujar Komeng.

Dengan kondisi seperti itu, lanjut Komeng, jumlah kerang semakin cepat terkuras habis. Gilirannya, hasil kerang bulu yang dikumpulkan nelayan secara tradisional mengalami penurunan dratis.

Kepala Cabang Dinas Perikanan Kecamatan Pasirlimau Kapas, Deni Arif yang ditemui Riau Pos kemarin di Panipahan tidak menafikan adanya kegiatan ilegal fishing berupa beroperasi mesin tank pengumpul kerang tersebut.

Langkah yang segera diambil, lanjut Deni, yakni menginformasikan ke dinas perikanan guna dapat diteruskan ke provinsi.  ‘’Berdasarkan ketentuan yang baru, kita tidak punya kewenangan soal itu. Jadi, kita sampaikan ke dinas untuk diteruskan ke provinsi,’’ ujar Deni.(ksm)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Melihat Aktivitas Bus Damri
Hari Pertama Satu Penumpang
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:18 wib
KAB INDRAGIRI HULU
Bersama Cegah Karhutla
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:15 wib
KAB INDRAGIRI HULU
12 Perusahaan Belum Tergabung dalam FP3I
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:13 wib
HUKUM & KRIMINAL
Sabu Sempat Dibuang ke Saluran Air
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:11 wib
KAB KEPULAUAN MERANTI
Membangun hingga Pelosok Desa Minta Dukungan Masyarakat
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:09 wib
KAB SELATPANJANG
Pencarian Warga Diterkam Buaya Dihentikan
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:03 wib
Jamaah Tertua Usia 85 Tahun
Syamsuar Lepas 252 JCH
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:01 wib
Dinilai Berhasil Tangani Karhutla
Menlu Singapura Apresiasi Riau
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:01 wib
SIAK
Pertama, Siak Terapkan e-Puskesmas
Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 wib
MANDAU
Paten on The Road Inovasi Sungai Mandau
Rabu, 26 Juli 2017 - 11:57 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
17 Agustus Next Generation MPV Mengaspal

Rabu, 26 Juli 2017 - 11:26 WIB

Hingga Juni, 28.206 Nasabah Mendaftar ke Tanah Suci
DPR Setuju Pajak Intip Rekening Bank

Rabu, 26 Juli 2017 - 11:10 WIB

Pekanbaru Paling Siap Menuju Keuangan Digital

Rabu, 26 Juli 2017 - 11:07 WIB

Ini Penjelasan Menteri Arman soal Kecurangan Produsen Beras Maknyuss
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us