Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
NASIONAL
Modus Pencucian Uang Makin Rapi
Senin, 20 Maret 2017 - 11:18 WIB > Dibaca 661 kali Print | Komentar
Modus Pencucian Uang Makin Rapi
Pencucian Uang
Mengenai laporan aparat pe­negak hukum terlibat dalam kasus TPPU dengan modus jual beli tanah, Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto memastikan bahwa instansinya memproses setiap laporan. “Mulai dari tahap penyelidikan sampai tahap penyidikan,” jelas pria yang akrab dipanggil Ari itu.

Apabila mendapat cukup bukti dari hasil penyelidikan dan penyi­dikan, dia memastikan laporan tersebut ditindaklanjuti ke tahap berikutnya. Ari tidak membantah ketika ditanya potensi keterlibatan aparat penegak hukum dalam ‘permainan’ jual beli tanah. Untuk itu, Polri berkomitmen kuat mengungkap potensi tersebut. Jalan semakin terbuka pasca kerja sama antara Polri dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR).

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebutkan, TPPU dengan modus jual beli tanah bisa saja terjadi. “Hasil kejahatan dipakai. Kemudian digunakan membeli tanah,” ungkap dia.

Namun demikian, Polri tidak bisa sembarangan mengambil langkah. Harus berdasar hasil penyelidikan dan penyidikan. Jika mengarah TPPU, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menelusuri asal usul tanah tersebut. “Informasi tentang siapa pemilik tanah itu,” kata Tito. Kerja sama antara Polri dengan BPN sudah lama terjalin. Jauh sebelum menandatangai perjanjian dengan Kementerian ATR.

Pakar Money Laundering Universitas Trisakti Yenti Garnasih mengungkapkan, posisi TPPU itu sebenarnya sebagai pengungkap pidana pokok. Dengan melihat hasil kejahatannya dapat diketahui kejahatan apa yang terjadi. ”TPPU itu mengidentifikasi pidana,” ungkapnya.

Maka, bila penegak hukum serius, seharusnya TPPU digunakan dengan maksimal dalam mengungkap kasus kejahatan yang sifatnya memiliki hasil banyak. Seperti, korupsi, penipuan dan narkotika. ”Sayangnya penegak hukum belum memposisikan TPPU dalam setiap kasus. Bila dibandingkan, sebenarnya malah lebih banyak Bareskrim yang menerapkan TPPU dibanding Komisi Pemberantasan Korupsi,” jelasnya. (idr/bil/tyo/syn/ted)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
IDUL FITRI 1438 H
Kapolda Salat Ied Bersama Gubri di Masjid Annur
Senin, 25 Juni 2017 - 20:56 wib
 Polda Riau Siapkan 2 Kompi Personil Siaga 24 Jam
ANTISIPASI AKSI TEROR
Polda Riau Siapkan 2 Kompi Personil Siaga 24 Jam
Senin, 25 Juni 2017 - 20:20 wib
Dentuman Meriam Buluh Semarakkan Malam Takbir di Siak
IDUL FITRI 1438 H
Dentuman Meriam Buluh Semarakkan Malam Takbir di Siak
Senin, 25 Juni 2017 - 09:45 wib
DITEMBAK KARENA MENCOBA LARI
Provokator Kabur Massal Tahanan Rutan Sialang Bungkuk Dibekuk
Senin, 25 Juni 2017 - 01:11 wib

Barack Obama Start Liburan di Bali
Senin, 24 Juni 2017 - 16:32 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Jelang lebaran, Sat Sabhara Gencar Lakukan Patroli Premanisme
Jaksa Sebut Pencabutan BAP Miryam Tanpa Alasan yang Logis
Kasus Terorisme, Polisi Sudah Tangkap 36 Tersangka
Bamsoet Akui Bersyukur dengan Pernyataan Miryam

Kamis, 22 Juni 2017 - 20:10 WIB

Jaksa KPK: Ada Aliran Dana ke Marzuki Alie dan Banggar DPR
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini