Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
NASIONAL
Modus Pencucian Uang Makin Rapi
Senin, 20 Maret 2017 - 11:18 WIB > Dibaca 627 kali Print | Komentar
Modus Pencucian Uang Makin Rapi
Pencucian Uang
”Sebab, selama ada di Indonesia, mereka merasa ketakutan akan ketahuan. Sekali ketangkap, uang mereka bisa langsung di TPPU dan disita semua,” ujarnya.

Untuk mengeluarkan uang dari Indonesia, mereka menggunakan berbagai jenis perusahaan. Seperti, money changer, asuransi hingga pabrik. Perusahaan yang digunakan sindikat narkotika itu statusnya legal alias terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM. Uang hasil narkotika itu disebutkan untuk pembayaran barang tertentu. Karena itu, dalam invoice atau faktur penjualannya dipalsukan. ”Seakan-akan untuk membayar operasional, padahal hanya mengalihkan uang keluar negeri,” jelasnya.

Kendati jarang, sindikat narkotika masih juga melakukan upaya pencucian uang dengan membeli aset tanah. Bagin penyidik BNN, mengusut TPPU tanah sindikat narkotika itu lebih mudah. ”Kalau uang di luar negeri itu sulit karena terbentur geografis dan aturan. Kalau masih di Indonesia lebih mudah,” paparnya.

Sementara Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan pihaknya beberapa kali melakukan pendeteksian transaksi keuangan yang berkaitan kasus lobster. Hasil analisa dari pendeteksian itu pun sudah dikirim ke Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dan Bareskrim Mabes Polri.

”Pernah ada hasil analisis proaktif PPATK terkait kasus lobster,” ujarnya kepada JPG, kemarin (19/3).

Badar-sapaan Kiagus Ahmad Badaruddin- menjelaskan, pendeteksian itu umumnya didasarkan beberapa hal. Di antaranya, berdasar laporan yang dikirim pihak pelapor karena adanya transaksi keuangan yang mencurigakan, atas permintaan penyidik atau instansi lain, berdasar info masyarakat, sampai analisa berita media.  ”Atau juga bisa trigger lainnya,” ujarnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PASCA-DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
Habib Rizieq Sebut Perang Hukum Telah Dimulai
Selasa, 29 Mei 2017 - 21:00 wib
TERBUKTI LAKUKAN UJARAN KEBENCIAN
Penulis Buku Jokowi Undercover Divonis 3 Tahun Penjara
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:50 wib
SOAL MASA KEPEMIMPINAN
Darmayanti Sebut Polemik DPD Dibuat-Buat agar Gaduh
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:45 wib
SEBUT HUKUMNYA WAJIB
Kampanyekan Bayar Zakat, Ketua MPR Kunjungi Baznas
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:35 wib
TERKAIT PEMBERIAN PREDIKAT WTP
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari Kantor Kemendes
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:25 wib
PASCA-DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
Kuasa Hukum Habib Rizieq Bentuk Tim Pembela Ulama
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:13 wib
SIDAK DI MAPOLRES JAKTIM
Saling Kenal, Fahri Bertemu Auditor BPK Terjerat OTT KPK
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:08 wib
KOMENTARI UNGGAHAN DIVISI MABES POLRI
Hina Kapolri di Instagram, Pria Madura Diciduk Polisi
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:03 wib
PERCEPAT REVISI UU
Presiden Ingin TNI Ikut Berantas Terorisme
Selasa, 29 Mei 2017 - 19:58 wib
TERKAIT PENYELENGGARAAN ANGKUTAN LEBARAN
CCTV Pelabuhan Harus Terintegrasi dengan Posko Dirjen Perhubungan Laut
Selasa, 29 Mei 2017 - 19:53 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Habib Rizieq Sebut Perang Hukum Telah Dimulai

Senin, 29 Mei 2017 - 21:00 WIB

Penulis Buku Jokowi Undercover Divonis 3 Tahun Penjara
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari Kantor Kemendes
Pakar Sebut Pelantikan OSO sebagai Ketua DPD Tak Bermasalah
Kuasa Hukum Habib Rizieq Bentuk Tim Pembela Ulama
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini