Home » Berita

Kabupaten Siak

Relevansi Pendidikan dengan Dunia Kerja di Era Globalisasi

Senin, 25 Desember 2017 - 11:40 WIB | Dibaca 498 Klik
FOTO BERSAMA: Panitia dan peserta seminar foto bersama usai acara yang digelar di SMKN 1 Kandis, beberapa hari lalu.

SIAK (RIAUPOS.CO) - Untuk menghasikan siswa SMK yang kompeten dan berkarakter serta menjawab tantangan persaingan di era global, Musyawarah Kelompok Kerja Kepala S(MKKS) SMK Kabupaten Siak mengadakan seminar bertema tantangan pendidikan vokasi dalam pembentukan karakter  menghadapi era globalisasi.

Kegiatan ini diikuti 23 SMK se-Kabupaten Siak dan digelar di SMK 1 Kandis, akhir pekan kemarin. Narasumber dari mitra industri pembimbing Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Delisis Hasanto, Ir Akholis Romli MP dan Iva Desman serta dari PT IKPP Armadi. Kegiatan ini tindak lanjuti dengan MoU  serta melaksanakan program Kementerian Perindustrian yaitu link and match  antara SMK dengan industry atau relevan antara pendidikan dengan dunia kerja.

Ketua MKKS Siak Ahmad Jabir menyatakan terima kasih kepada PT IKPP sebagai pembina industri SMK  yang sebelumnya selama ini sudah link and match  dengan SMK se-Siak. Baik itu sinkronisasi kurikulum magang siswa, magang guru dan bantuan lainnya.

“Alhamdulillah diperkuat lagi dari Kementerian Perindustrian berupa MoU  di  hadapan beberapa menteri di  kawasan industri Medan pada 2 November 2017 lalu, sebagai pembina SMK se-Siak. Terima kasih kepada narasumber dari Kadin Riau telah memberi pencerahan dan  akan  melakukan MoU dengan SMK Siak,” katanya.

Ditambahkan pengurus MKKS Siak Mayang Murni, seminar vokasi  MKKS ini dijadikan momentum menguatkan tindak lanjut melalui sinkronisasi kurikulum berbasis industri serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi lulusan SMK.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak perusahaan sebagai mitra pembina industri SMK se-Siak baik itu sinkronisasi kurikulum, magang siswa, magang guru dan bantuan lainnya,” kata Mayang.

Sementara, Humas PT IKPP Armadi mengatakan kegiatan ini tindak lanjut dari MoU program Kementerian Perindustrian untuk SMK yaitu link and match antara SMK dengan pihak Industri. “Seminar ini merupakan salah satu langkah aksi dari seluruh SMK di Kabupaten Siak yang pembina industrinya adalah PT IKPP. Tujuannya agar pendidikan vokasi menjadi solusi menghadapi persaingan dunia kerja, apalagi dengan berdirinya science technopark dan kawasan industri di berbagai daerah. Diharapkan hingga di luar negeri tentunya link and match ini harus diiringi dengan adanya suatu lembaga sertifikasi profesi, sehingga keharusan ini menuntut agar lulusan SMK lebih kompeten dan mampu bersaing di era globalisasi,” ujarnya.(wik)