Home » Berita

Tudingan Sapi Hilang Secara Misterius

Ini Penjelasan Demokrat soal Penyaluran Sapi dari PTPN V

Jumat, 07 Agustus 2020 - 13:59 WIB | Dibaca 1775 Klik
Ketua DPD Demokrat Riau Asri Auzar (kanan)saat memegang seeokor sapi yang di sembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha beberapa waktu lalu. (DOK RIAUPOS.CO)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Ketua Demokrat Provinsi Riau Asri Auzar memastikan sapi kurban yang diserahkan PTPN V ditujukan kepada Partai Demokrat, bukan ke DPRD Riau. Hal itu disampaikan dia karena banyak pemberitaan yang mengklaim sapi tersebut ditujukan untuk DPRD Riau. Bahkan menuding sapi tersebut hilang secara misterius.

Dari penjelasan Asri, sebelum Idul Adha, antara DPRD Riau dan dirinya selaku Ketua Demokrat Riau sama-sama mengirimkan surat ke PTPN V.

"Saya memang berkirim surat dan saya tidak tau awalnya bila Masjid DPRD Riau juga ada kirim surat," ucap Asri kepada Riaupos.co, Jumat (7/8/2020).

Surat yang dimaksud, lanjut Asri, meminta bantuan CSR sapi oleh PTPN V disalurkan melalui masing-masing lembaga. Namun pada kenyataannya, sapi hanya diberikan kepada Partai Demokrat. Namun DPRD Riau mengira sapi tersebut juga ditujukan untuk lembaga.

Terpisah, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau Agung Nugroho selaku orang yang menerima bantuan sapi tersebut mengatakan ada miss komunikasi antara pihak DPRD Riau, Fraksi Demokrat dan PTPN V dalam persoalan ini.

"Pertama memang ini ada miss komunikasi di sini. Di mana ketua kami, Bapak Asri Auzar mengirimkan surat ke PTPN V untuk partai. Nah, ternyata DPRD Riau juga berkirim surat meminta bantuan yang sama. Namun yang diberikan PTPN V hanya untuk Demokrat Riau," tutur Agung.

Ia melanjutkan, dirinya kemudian mendapat perintah dari Ketua DPD Demokrat Riau Asri Auzar untuk menerima sapi bantuan CSR dari PTPN V. Karena saat ini dirinya menjabat sebagai Ketua Fraksi Demokrat dan secara kebetulan berada di Pekanbaru. Bersama anggota fraksi PD lainnya, Kelmi Amri, Agung kemudian menerima sapi tersebut.

Namun setelah itu, beredar pemberitaan di media sosial yang menyatakan bahwa sapi tersebut diserahkan untuk DPRD Riau oleh PTPN V. Hal itulah yang dikatakan Agung menjadi penyebab penyerahan sapi tersebut berpolemik. Karena pihak DPRD Riau merasa sapi dari PTPN V merupakan hak lembaga. Namun di sisi lain, sapi tersebut diterima dia atas perintah partai dan kapasitasnya sebagai Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau.

Bahkan ia sempat menunjukkan secarik kertas berupa surat tanda terima yang dibubuhi materai Rp6 ribu. Di mana surat tersebut berisi tentang tanda terima dua ekor sapi dari PTPN V yang merupakan program dari corporate social responsibility (CSR) perusahaan untuk disalurkan ke masyarakat.

Tanda terima itu berbunyi bahwa Agung Nugroho selaku Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau menerima kedua sapi tersebut dengan baik dengan menyatakan keterangan tempat di DPRD Riau.

"Memang benar saya diperintah untuk menerima. Karena memang saya Ketua Fraksi Demokrat berada di DPRD Riau. Jadi di surat itu enggak ada menyatakan saya mewakili lembaga DPRD Riau. Apalagi masjid," tegasnya.

Jika belakangan muncul pernyataan media bahwa sapi tersebut hilang misterius, bahkan ada yang menyebut sapi itu dibawa ke Kantor DPC Demokrat Pekanbaru, Agung memastikan itu tidak benar. Karena di DPC Demokrat Pekanbaru sendiri, dikatakan dia telah menyembelih 20 ekor sapi. Bahkan dirinya secara pribadi turut menyumbang sebanyak 4 ekor sapi.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi