Home » Berita

Jelang Pilkada Kuansing

Dua Mantan Anggota DPRD Riau Ambil Formulir di Demokrat

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 01:02 WIB | Dibaca 1721 Klik
Pasangan bakal calon Pilkada Kuansing, Indra Putra dan Suhardiman Amby berbincang saat mengambil formulir di Kantor Partai Demokrat, Jumat (18/10/2019).

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)- Pilkada Kuansing 2020 semakin bervariasi. Buktinya, dua mantan anggota DPRD Riau, masing-masing Suhardiman Amby dan Indra Putra kompak mengambil formulir di Partai Demokrat Kuansing, Jumat (18/10). Keduanya sepakat maju bertarung pada Pilkada Kuansing 2020.

Menurut Indra Putra, pihaknya sepakat maju dalam Pilkada Kuansing 2020 bersama Suhardiman Amby dari partai Hanura. Selain satu visi, dengan hadirnya dua pasangan ini juga mewakili dua daerah masing-masing Kuansing bagian Hilir dan tengah.

"Tujuan kami hanya untuk memperbaiki Kuansing jauh lebih baik. Bukan kami meremehkan pemerintahan terdahulu. Namun banyak yang harus dibenahi," tegas Indra Putra.

Ketika ditanya terkait masih aktif sebagai kader Golkar, Indra mengatakan bahwa dirinya masih tercatat sebagai kader Golkar. "Oh, kalau yang itu kita serahkan kepada partai Golkar nanti. Biasanya DPP yang menentukan," singkat Indra.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Suhardiman Amby. Menurut Suhardiman, memajukan Kabupaten Kuansing saat disandingkan dengan Indra Putra adalah langkah yang sudah tepat.

"Soal PAD, kita masih rendah dibandingkan kabupaten lain. Nah, ini yang harus kita kejar. Kami berdua berharap Demokrat dan masyarakat Kuansing mendoakan kami," ujar Suhardiman Amby.

Ketika ditanya siapa yang akan menjadi calon bupati dan wakil bupati? keduanya tidak mau menjawab. "Kalau itu, kami serahkan ke partai masing-masing," kata Suhardiman.

Sekretaris tim penjaringan partai Demokrat, Fahruddin mengucapkan terimakasih kepada para calon yang sudah mengambil formulir di Demokrat. "Hari ini sudah dua calon yang mengambil formulir. Pertama, Indra Putra dan Suhardiman Amby. Setelah itu, tadi datang lagi partai PPP," ujar Fahruddin didampingi Pedrios Gusni.

Laporan: Mardian Chan
Editor: Deslina