Home » Berita

Buka Identitas 12 Tersangka Karhutla

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:45 WIB | Dibaca 290 Klik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kepolisian Daerah Riau sudah menetapkan 12 orang sebagai tersangka pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bahkan korps bhayangkara memastikan penyebab karhutla di Riau karena unsur kesengajaan. Ditambah dengan cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu belakangan. Maka dari itu, perlu adanya perhatian bersama dalam meminimalisir terjadinya karhutla. Agar bencana kabut asap tidak terjadi lagi di Bumi Lancang Kuning.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Kordias Pasaribu usai mengikuti rapat koordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi instansi vertikal bersama Pemerintah Provinsi Riau dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkompinda), Senin (18/3).

Tadi ada laporan dari Kapolda langsung bahwa hingga hari ini ada 12 tersangka karhutla di Riau. Kapolda juga sudah memastikan kalau kebakaran yang terjadi murni karena ulah tangan manusia. Makanya kami meminta agar 12 tersangka itu dipaparkan. Siapa saja, sebut Kordias.

Adapun pemaparan 12 tersangka yang telah ditetapkan, menurut Kordias sangat penting. Dari situ bisa diketahui apakah para tersangka merupakan pemilik lahan, pihak perusahaan, atau hanya sekedar pesuruh. Karena menurut dia kasus karhutla tidak akan pernah tuntas apabila pelaku yang sebenarnya tidak diungkap.

Saya apresiasi kepada TNI dan juga Polri yang telah berjibaku selama peristiwa karhutla berlangsung. Maka para pelaku yang sudah ditangkap diusut sampai tuntas. Bahkan bila ternyata dia hanya pesuruh, maka secata otomatis yang menyuruh membakar ikut terlibat, imbuhnya.

Selain itu, Kordias juga mengakui tugas Polri dan TNI sangatlah berat dalam menghadapi karhutla. Atas dasar itu ia mengajak seluruh masyarakat Riau untuk bersama berpartisipasi dalam pencegahan karhutla. Seperti tidak membakar lahan meski kecil, mengawasi lahan masing-masing dan berperan aktif jika melaporkan jika melihat pelaku pembakaran lahan. Karena jika seluruh masyarakat Riau memiliki kesadaran yang sama, setidaknya bisa mengurangi beban berapa petugas dalam menghadapi karhutla.(nda)