Home » Berita

Minta Presiden Mundur

Mahasiswa Duduki Gedung DPRD

Senin, 10 September 2018 - 17:01 WIB | Dibaca 2156 Klik
Ribuan mahasiswa menduduki Gedung DPRD Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dua ribuan mahasiswa yang berasal dari Universitas Islam Riau (UIR) mendatangi Gedung DPRD Riau, Senin (10/9/2018). Dengan mengenakan almamater biru, para mahasiswa datang sekitar pukul 14.00 wib. Ada 3 tuntutan yang disampaikan pada siang itu. 

Pertama, mahasiswa meminta agar Pemerintah segera menstabilkan perekonomian bangsa. Kemudian mahasiswa juga meminta agar demokrasi ditegakan sesuai konstitusi. Terakhir mahasiswa meminta agar korupsi PLTU Riau 1 diusut tuntas sampai ke akarnya.

Sesampainya di depan gedung DPRD mahasiswa sempat melangsungkan orasi. Namun hingga beberapa jam, tidak satupun anggota DPRD Riau yang mendatangi mahasiswa. Hingga akhirnya gedung dua lantai itu berhasil diterobos masuk. 

Didalam Gedung, Mahasiswa melaksanakan sidang rakyat. Lantaran ruang paripurna tidak mencukupi, masa yang terhimpun terbagi dua. Setengahnya berada di dalam ruang sidang paripurna, setengahnya lagi berada di luar. 

"Riau, dibawah minyak diatas minyak. Tapi masyarakatnya masih sengsara. Tidak ada solusi lain kawan-kawan. Presiden harus mundur," kata salah seorang orator disambut teriakan mundur dari mahasiswa lainnya. 

Sementara itu, Koordinator Lapangan Aksi Guntur Yurfandi Nst menuturkan, ada banyak persoalan bangsa yang saat ini mesti segera diselesaikan pemerintah. Pihaknya juga menyoroti masalah anjloknya rupiah dihadapan dolar.  

Dalam aksi tersebut, ribuan mahasiswa masih menutupi Gedung DPRD. Selama aksi, belum satupun anggota DPRD yang menemui dan menerima aspirasi dari mahasiswa.(nda)