Kenaikan Harga Sembako Batas Toleransi

Home » Berita

Kenaikan Harga Sembako Batas Toleransi

Rabu, 13 Juni 2018 - 15:16 WIB | Dibaca 5079 Klik
Kapolda Riau Irjen Pol Nandang (dua kanan) bersama Ketua DPRD Provinsi Riau Septina Primawati (kanan) dan Forkopimda melihat informasi digital di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Selasa (12/6/2018). Forkopimda juga sidak harga sembako di salah satu pasar tradisional, pos pengamanan dan arus mudik 2018 di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kapolda Riau Irjen Pol Nandang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Bawah Pekanbaru, Selasa (12/6). Sidak yang juga diikuti oleh sejumlah pejabat Pemprov Riau dan anggota DPRD Riau, memantau harga sembako di pasaran.

Di Pasar Bawah ini, Irjen Nandang mengecek harga sembako, didampingi Danrem 031/ Wirabima Brigjen Sony Aprianto, Ketua DPRD Provinsi Riau Septina Primawati, Kabinda, pejabat utama Polda Riau, Kapolresta Pekanbaru dan dinas terkait.
   
Kapolda Riau sempat berbincang langsung dengan para pedagang terkait fluktuasi harga kebutuhan. Mulai dari cabai, bawang, daging, ikan, telur, ayam dan lain sebagainya. 

Hasilnya, secara rata-rata harga sembako masih stabil. “Kita melihat perkembangan harga sembako di pasar dan masih normal. Ada kenaikan tapi masih di batas toleransi. Ini kan pasar menengah ke atas, jadi memang beda harganya, sesuai kualitasnya,” kata Nandang.

Menurutnya, harga yang dipatok para pedagang kepada pembeli sejauh ini masih sangat wajar. “Seperti telur harganya naik sejak Ramadan, bukan menjelang Idulfitri. Kalau yang lain masih normal,” lanjut dia.
   
Selain Pasar Bawah, rombongan juga mengecek kesiapan personel yang tergabung dalam Operasi Ketupat Muara Takus 2018, di mana mereka ditempatkan pada pos-pos pengamanan serta pos pelayanan di Kota Pekanbaru.
  
Pantauan Riau Pos, pos yang disidak ini di antaranya pos depan Pasar Sukaramai, pos depan Purna MTQ hingga pos di dalam kawasan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Kota Pekanbaru.
  
“Tujuannya, kita ingin melihat kesiapan anggota yang sedang melaksanakan tugas. Termasuk ketersediaan kebutuhan di pos-pos tersebut,” ujarnya. Dari hasil pengamatannya di sejumlah pos, terlihat siap dalam melaksanakan tugas. “Hasilnya bagus, personel cukup dan siap. Ini kan gabungan, kita lihat tadi perlengkapan cukup, tinggal anggota bagaimana melaksanakannya,” tutuprnya.

Kepala Dishub Riau Taufiq OM seluruh persiapan semuanya lancar. Menurutnya pengaruh cuti bersama yang cukup panjang sebenarnya dapat mengurai kemacetan.