Home » Berita

Terminal Bangkinang Segera Renovasi

Selasa, 13 Februari 2018 - 09:55 WIB | Dibaca 219 Klik
Terminal Bangkinang Segera Renovasi

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Kompleksnya memang tidak semegah Terminal Bandara Raya Payung Sekaki (BPRS) yang ada di Pekanbaru. Luas arealnya sangat kecil, bahkan kantor untuk personel yang berjumlah sekitar 27 orang sangat terbatas. Bahkan, personel harus bertugas di area tunggu penumpang. Tapi, terminal yang sudah beroperasi lebih dari 30 tahun ini merupakan Terminal A. Mobil masuk-keluarnyapun mengalahkan Terminal BPRS.

 Kepala Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Bangkinang Yendri Chan mengakui, terminal yang baru dipimpinnya selama dua bulan terakhir ini memang jauh dari kata standar. Arealnya sangat sempit, bahkan tidak ada tempat yang memadai untuk kendaran penumpang untuk parkir. Selain itu, berbagai macam kendaraan bebas keluar masuk. Terminal tersebut mendapat status Terminal A hanya karena memang aktivitas keluar masuk kendaraan cukup tinggi.

 Luas hanya 34x80 meter persegi, memang tida memenuhi standar. Dalam jangka panjang, memang ada rencana relokasi. Namun, pada tahun ini dapat kami pastikan terminal ini akan segera direlokasi. Tim kontrak desain sudah datang melakukan survei, kontrak dan lelangnya di pusat. Nanti mudah-mudahan, ada area yang steril dari beca. Kalau sekarang tidak, semua bebas masuk dan keluar,’’ kata Yendri, kemarin.

 Namun, sempitnya area terminal yang berada di pinggir Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang ini terbantu dengan tidak adanya Perusahaan Oto (PO) yang home base di terminal. Hingga otomatis, ratusan mobil angkutan darat yang masuk dan keluar hanya lewat dan melapor saja. Beberapa memang ada yang menurunkan penumpang, tapi sangat jarang yang menaikkan penumpang di terminal ini.

 ‘’Kecuali DAMRI Bangkinang ke Bandara Sultan Syarif Kasim II, itu memang jual tiket dan menaikkan penumpang di sini. Memang, area parkir sangat sempit di sini. Apalagi di sini juga ada banyak warung-warung yang berada di dalam area terminal. Nanti saat renovasi, kami harapkan warung-warung ini dipindahkan untuk memberikan ruang untuk area steril dan ruangan untuk personel yang bertugas.

 Adapun jumlah kendaraan yang keluar masuk Terminal A Bangkinang ini menurut Yendri mencapai 170 kendaraan. Sebanyak 111 unit rata-rata per hari sepanjang tahun di antaranya adalah kendaraan angkut Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Hal ini, menurut Yendri, yang membuat terminal tua ini sibuk hingga dini hari.(end)