Depan >> Kolom >> Chaidir >>

Pesan Semut dan Lebah

Senin, 29 Jul 2013 - 09:11 WIB > Dibaca 5317 kali | Komentar

Binatang bukan makhluk berakal seperti manusia. Tapi binatang punya instinct atau naluri.

Dengan nalurinya binatang menguasai binatang lainnya, menakut-nakuti, memberi tanda teritorial, kawin, berburu makanan, melindungi anak-anaknya, bahkan juga memberi contoh kepada manusia.

Ingat kisah burung gagak yang memberi contoh kepada Qabil bagaimana semustinya Qabil mengubur jasad adiknya Habil yang telah dibunuhnya?

Kehidupan binatang umumnya memang diselimuti hukum rimba, yang kuat menjajah yang lemah. Pihak yang kuat berkuasa sepuas hatinya sampai ada yang mengalahkannya.

Politik kekuasaan binatang selalu menebar rasa takut di lingkungannya dan kepada musuh-musuhnya. Tapi kehidupan binatang tak melulu diisi perampasan demi perampasan, penaklukan demi penaklukan.

Dalam kitab suci umat Islam, Alquran, terdapat beberapa kisah binatang yang sarat dengan kearifan. Semut dan lebah adalah sebagian kecil dari jenis binatang yang disebut.

Perilaku hidup makhluk bertungkai enam (hexapoda) ini selalu menarik minat para ahli untuk mengamatinya. Banyak pengamat yang tertarik hatinya, bagaimana semut melakukan fungsi-fungsi organisasi dengan baik.

Semut bekerja sebagai sebuah tim, mereka bergotongroyong. Nyaris sukar menemukan semut yang bekerja sendirian tanpa ditolong oleh semut-semut lain.

Sebutir nasi pun digotong bersama. Semua semut  yang berada dalam satu koloni  bekerja dengan tekun dan fokus. Hewan-hewan ini bekerja begitu tekun dan tidak teralihkan perhatiannya kepada urusan yang lain sebelum satu urusan selesai.

Sebuah rumah semut berupa gundukan tanah  di hutan bisa dibangun oleh koloni semut dalam tempo satu malam. Padahal tubuhnya kecil mungil.

Barangkali karena mereka punya enam tungkai yang berfungsi sebagai tangan dan kaki sekaligus, sedang manusia hanya punya sepasang tungkai.

Semut mempertontonkan bagaimana kita seharusnya membangun semangat tim dengan luar biasa. Semut memberi teladan tentang kebersamaan dan organisasi dalam masyarakat.

Dengan gotong-royong mereka mampu mengangkat beban yang memiliki berat berpuluh kali lipat berat badannya dan melakukan hal-hal yang tak terbayangkan bisa dilakukan oleh makhluk yang kecil dan lembut itu.

Lain semut lain pula lebah. Lebah memberi teladan tentang hirarki, pembagian kewenangan, pola makan bersih, dan asas manfaat bagi makhluk lain, seperti layaknya mereka mampu berpikir.

Perilaku lebah serba teratur. Mereka saling menyapa ketika pergi dan pulang ke sarangnya. Semuanya tentu terjalin melalui sebuah komunikasi.  

Lebah pun mengambil nektar dari berbagai bunga di hutan sebagai makanannya. Maka jangan heran bila madu yang mereka hasilkan memiliki khasiat tinggi.

Andai kita bisa berkomunikasi dengan makhluk bertungka enam itu, sebagaimana kemampuan Nabi Sulaiman berkomunikasi, tentu akan lebih banyak lagi pelajaran yang bisa kita petik.

Tapi, bukankah manusia diberi akal budi untuk bisa berpikir lebih hebat daripada semut dan lebah? ***
KOMENTAR
BERITA TERBARU

Perbaikan Jalan Ditimbun Kerikil

21 Februari 2018 - 10:10 WIB

Retail Sales Daihatsu Tembus 15.896 Unit

21 Februari 2018 - 10:08 WIB
Baru Enam OPD Sampaikan Laporan Keuangan Ditenggat Akhir Februari

Baru Enam OPD Sampaikan Laporan Keuangan Ditenggat Akhir Februari

21 Februari 2018 - 10:05 WIB

Outdoor Class, SD Cendana Duri Belajar ke Riau Pos

21 Februari 2018 - 10:00 WIB
Buat Surat Pengganti KTP-El

Buat Surat Pengganti KTP-El

21 Februari 2018 - 09:55 WIB

Biaya Operasional Tak Tertutupi

21 Februari 2018 - 09:50 WIB
Bupati Apresiasi Program YBM BRI Peduli Pendidikan  dan Pedagang Kurang Mampu

Bupati Apresiasi Program YBM BRI Peduli Pendidikan dan Pedagang Kurang Mampu

21 Februari 2018 - 09:47 WIB

Dua Pelaku Curanmor Pasrah Digiring

21 Februari 2018 - 09:40 WIB
BERITA POPULER
Ahok Akan Sampaikan Bukti Istrinya Selingkuh

Ahok Akan Sampaikan Bukti Istrinya Selingkuh

21 Feb 2018 - 02:17 WIB | 479 Klik
KFC Tutup Ratusan Restorannya

KFC Tutup Ratusan Restorannya

21 Feb 2018 - 01:16 WIB | 377 Klik
Seorang Pengamat Menganalisa Jokowi Bisa Ditinggal PDI Perjuangan

Seorang Pengamat Menganalisa Jokowi Bisa Ditinggal PDI Perjuangan

21 Feb 2018 - 00:31 WIB | 373 Klik
Bagi Budi Waseso, BNN Tetap di Hati

Bagi Budi Waseso, BNN Tetap di Hati

21 Feb 2018 - 00:02 WIB | 316 Klik
Sky Energy Melantai, Harga Sahamnya Rp375-Rp450 Per Lembar

Sky Energy Melantai, Harga Sahamnya Rp375-Rp450 Per Lembar

21 Feb 2018 - 00:44 WIB | 246 Klik

Follow Us