Tiga Siswa SMP Pangkalankerinci Tertangkap Lagi Ngelem

Riau | Sabtu, 19 November 2011 - 08:18 WIB

BAGIKAN


BACA JUGA

PANGKALANKERINCI (RP)- Kembali tiga anak baru gede (ABG) satu di antaranya masih berstatus pelajar SMP tertangkap lagi mengisap lem  cap Kambing di Taman Makam Pahlawan, oleh Satpol PP di komplek  perkantoran Bakti Praja, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan,  Kamis (17/11) sore lalu sekitar pukul 16.30 WIB.

Ketiga ABG yang sebelumnya telah pernah ditangkap dalam kasus yang sama, masing-masing berinsial Rk (15) pelajar SMP warga Kemang, If (15) warga Palas, dan Dn (15) juga warga Palas bersama barang bukti (BB) tiga bungkus plastik berisi sisa lem kambing.

Kakan Satpol PP Kabupaten Pelalawan H Nipto Anin MSi, ketika dikonfirmasi RPG, membenarkan adanya penangkapa tiga ABG  yang lagi asyik mengisap lem di Taman Makam Pahlawan tersebut.

‘’Setelah kita lakukan pembinaan dan orang tuanya dipanggil untuk menjemput mereka, sebelum diperbolehkan pulang,’’ ungkap Kakan Satpol.

Dikatakan  Kakan Satpol, bahwa penangkapan itu berawal dari patroli rutin yang digelar oleh anggota Satpol PP di komplek perkantoran Bakti Praja dan tempat-tempat rawan dijadikan tempat mesum. Namun secara kebetulan melintas di TMP Pelalawan melihat ada segerombolan  ABG lagi berkumpul.

Curiga lagi berbuat sesuatu, tim patroli Satpol PP langsung turun dan mendatangi para ABG tersebut. Tapi sebelum ditangkap sempat membuang bungkusan ke dalam semak dan berusaha kabur. Namun berhasil dicegat oleh anggota Satpol PP yang meminta untuk mengambil plastik yang dibuang ke dalam semak.

Ketika diambil ternyata bungkusan itu berisi sisa lem cap kambing yang telah diisap mereka. Dengan kondisi setengah fly ketiga ABG itu digelandang ke Mako Satpol PP untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan. ‘’Mereka sebelumnya telah tertangkap dengan kasus mengisap lem juga. Agar tidak berbuat lagi setelah kita berikan pembinaan, para orang tuanya dipanggil untuk menjemput dan membuat surat pernyataan,’’ ungkap Nipto.

Ditambahkan Kakan Satpol PP, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menekan kenakalan remaja yang mulai marak di Kota Pangkalan Kerinci, serta penyakit masyarakat (Pekat). Namun dukungan  dari orang tua, tokoh masyarakat, serta guru sangat diharapkan.(rpg)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook