Insiden KTP-el sebuah Alarm

1 Juni 2018 - 09.37 WIB > Dibaca 157 kali | Komentar
 

Insiden KTP-el palsu sejatinya sebuah alarm yang memberitahu Indonesia jelas dalam bahaya. Ini bukan kejahatan kecil. Bagaimana bisa sekelompok orang punya usaha memproduksi KTP-el dengan jumlah yang mencapai 805.311 keping. Sementara warga asli republik ini untuk mendapatkan KTP-el bahkan ada yang menunggu bertahun-tahun dengan alasan blangko KTP-el nya belum ada.

Ini bukan kejahatan kecil yang diselesaikan cukup dengan merusak barang bukti itu agar tidak disalah gunakan. Apalagi ternyata realitanya banyak KTP-el asli tapi palsu bisa beredar di Indonesia. Parahnya lagi, hologram KTP-el itu asli dan dibuat di Cina dan Prancis, tetapi semua datanya bodong.

Kadang kita berfikir mengapa negeri kita ini tempat orang melakukan percobaan-percobaan kejahatan entah itu bom, entah itu pemalsuan KTP-el dan lainnya baru terdeteksi setelah jumlahnya menggurita seperti itu. Sebenarnya siapa di balik semua ini?

Benih curiga jadi merebak ke mana-mana. Kondisi ketidakpercayaan (distrust) terus terjadi. Atau memang ini yang dikehendaki pembuat skenario agar Indonesia ini kacau dan pada saatnya akan dibenturkan satu dengan yang lainnya agar kemudian lebih mudah dikuasai.

Kadang terasa sandiwara saja semua ini. Lain di permukaan lain yang terjadi di belakang layar. Berkata A di hadapan public tetapi melakukan B di belakang publik. Adalah tugas negara bagaimana agar persoalan bangsa ini dari hari ke hari tidak terus bertambah.

Kalau semudah itu orang berbuat kejahatan di negeri ini lalu bisakah kita tiap kali terjadi mengatakan pemerintah kecolongan? Kecolongan dalam hal-hal kecil mungkin tidak terlalu memprihatinkan. Tapi yang ini levelnya bukan kecolongan lagi tetapi sudah aksi besar pencurian data penduduk Indonesia.

Jadi kita tunggu keseriusan semua pihak bisa itu Presiden, Kapolri dan semua pengurus bangsa ini agar mengusut hal ini sampai tuntas dan tidak hilang di tengah jalan karena kepentingan ini dan itu.***


KOMENTAR
Terbaru
Xiaomi Mi Max 3 Tampil dengan Layar Lebar

Minggu, 24 Juni 2018 - 14:02 WIB

Sofa cushion Bikin Susah Beranjak

Minggu, 24 Juni 2018 - 13:59 WIB

Masyarakat Harus Aktif Melaporkan Kecurangan

Minggu, 24 Juni 2018 - 13:51 WIB

Buka Posko Warung Pengawasan di 83 Kelurahan

Minggu, 24 Juni 2018 - 13:48 WIB

Samsung Galaxy S10 Full View Display

Minggu, 24 Juni 2018 - 13:44 WIB

Follow Us