Depan >> Opini >> Opini >>

Morina Elfrida - Mahasiswi

Sudahkah Anda Germas Hari Ini?

29 Desember 2017 - 10.45 WIB > Dibaca 262 kali | Komentar
 
Sudahkah Anda Germas Hari Ini?

KITA sudah sering mendengar kata “Germas”, baik dalam media cetak maupun media televisi. Penyakit Tidak Menular (PTM) perlu dicegah dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau yang disingkat dengan Germas. Hampir 90% PTM seperti kanker, stroke, diabetes, penyakit jantung dan lain sebagainya bisa dicegah dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. Data menunjukkan bahwa periode 1990-2015, kematian akibat PTM meningkat dari 37% menjadi 57%.

Meningkatnya PTM dapat menurunkan produktivitas sumber daya manusia, bahkan kulaitas generasi bangsa. Adapun faktor risiko perilaku kesehatan yang terjadi berdasarkan data Riskesdas 2007 dan Riskesdas 2013 meliputi 26,1 % penduduk kurang akitivitas fisik, 36,3 % perilaku merokok penduduk sejak usia dini, 93,5% penduduk di atas 10 tahun kurang konsumsi buah dan sayur, 4,6% penduduk di atas 10 tahun minum minuman berakohol.

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana dan dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Pelaksanaan Germas harus dimulai dari keluarga.

Germas menjadi sebuah pilihan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. Getakan ini dilakukan sebagai penguatan promotif dan preventif masyarakat. Germas bertujuan menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kematian maupun kecacatan, menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk, menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan.

Gerakan ini berfokus pada tiga aspek perubahan perilaku yaitu pertama melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang melibatkan otot rangka dan mengakibatkan pengeluaran energi yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Lakukan aktifitas fisik paling sedikit  30 menit setiap hari, dapat dilakukan di sekolah, rumah, tempat kerja maupun tempat umum. Salah satu contoh aktivitas fisik yang sangat mudah dilakukan di tempat kerja bahkan bisa dilakukan di tempat umum adalah naik turun tangga 1-2 lantai dan memperbanyak kegiatan berjalan. Naik turun tangga adalah cara paling mudah untuk menurunkan berat badan sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

Kedua mengkonsumsi sayur dan buah. Sayuran dan buah-buahan merupakan sumber berbagai vitamin, mineral dan serat pangan. Sebagian vitamin, mineral yang terkandung dalam sayuran dan buah berperan sebagai antioksidan atau penangkal senyawa jahat dalam tubuh serta mencegah kerusakan sel. Serat berfungsi untuk memperlancar pencernaan dan dapat menghambat perkembangan sel kanker dan usus besar. Manfaatkan buah dan sayur lokal yang tersedia di pasar setempat dan harus selalu tersaji dalam menu sehari-hari baik untuk semua anggota keluarga, baik dikonsumsi di rumah maupun di tempat aktivitas kerja. Setiap orang dianjurkan  konsumsi sayuran dan buah-buahan 300-400 gram perorang perhari bagi anak balita dan anak usia sekolah dan 400-600 gram perorang perhari bagi remaja dan orang dewasa. Sekitar dua pertiga dari jumlah anjuran konsumsi sayuran dan buah-buahan tersebut adalah porsi sayur. Selain itu, batasi konsumsi makanan yang manis dan garam berlebihan, bijak dalam memilih makanan dan makanlah sesuai kebutuhan. Salah satu caranya yaitu dengan cara membaca dan memperhatikan label pangan (food labeling) pada setiap produk makanan atau minuman dalam kemasan sebelum membeli. Konsumsi gula lebih dari 50 gram, Natrium lebih dari 2000 miligram, atau lemak total lebih dari 67 gram per orang per hari berisiko hipertensi, stroke, diabetes dan serangan jantung. Hal ini tertuang dalam Permenkes RI no 30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.

Dan fokus Germas yang ketiga adalah pemeriksaan kesehatan berkala untuk mendeteksi faktor resiko yang ada pada setiap orang. Pemeriksaan kesehatan rutin meliputi cek tekanan darah, cek kadar gula darah, cek kolesterol darah, tes darah lengkap serta ukur lingkar perut. Khusus perempuan lakukan tes IVA (Inpeksi Visual Asam) atau pap smear untuk deteksi dini kanker leher rahim yang dilakukan rutin setiap enam bulan sekali di Puskesmas atau Rumah Sakit dan pelayanan kesehatan lainnya. Ayo hidup sehat dengan lakukan Germas. Sudahkah anda Germas hari ini?***

 
Morina Elfrida - Mahasiswi

KOMENTAR
Terbaru
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK

Selasa, 16 Januari 2018 - 21:00 WIB

Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik

Selasa, 16 Januari 2018 - 20:20 WIB

Follow Us