IN MEMORIAM MANTAN WAKIL WALI KOTA PEKANBARU H ERWANDI SALEH

Herman: Kontribusinya Besar

Feature | Sabtu, 15 Februari 2014 - 11:46 WIB

 Herman: Kontribusinya Besar
SIRAM PUSARA: Sanak keluarga menyiram pusara almarhum Erwandi Saleh yang dimakamkan di TPU Senapelan, Jumat (14/2/2014). Didik Herwanto/Riau Pos.

Laporan ADRIAN EKO, Kota adrian_eko@riaupos.co

Masyarakat Pekanbaru kembali kehilangan tokoh. Setelah Radja Roesli yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Pekanbaru, kali ini mantan Wakil Wali Kota Pekanbaru H Erwandi Saleh menghadap Sang Khalik.

Rumah duka di Jalan Kenanga No 92 itu ramai didatangi para pelayat, Jumat (14/2). Setelah disemayamkan di rumah duka yang juga merupakan rumah orang tua Erwandi Saleh, jasad almarhum dibawa ke Masjid Raya Senapelan untuk disalatkan usai Salat Jumat berjamaah dan kemudian dimakamkan di TPU Senapelan.

Laki-laki yang terkenal ramah tersebut menghembuskan nafas terakhir, Kamis malam (13/2) pukul 21.40 WIB di RS Awal Bros, Pekanbaru.

Tak ada yang menduga, pria kelahiran 10 Januari, 60 tahun silam itu dipanggil Sang Maha Pencipta.

Kerabat almarhum menuturkan, tidak ada yang aneh pada diri almarhum. Bahkan selama ini keluarga tidak tahu jika dia memiliki penyakit yang rawan.

‘’Almarhum tidak memiliki penyakit yang kronis, dan tidak pernah tahu. Yang kami tangkap, dia jatuh di kamar mandi dan kami antar ke RS Awal Bros. Dari hasil pemeriksaan, baru diketahui ada pembengkakan di belakang kepala. Selama ini, beliau sehat-sehat saja dan selalu ceria,’’ jelas kakak almarhum, Nursida Saleh kepada Riau Pos, Jumat (14/2) di rumah duka.  

Suami dari Nasria Azizah (50) dikenal oleh para kolega dan masyarakat sebagai sosok yang murah senyum dan ramah. Hal ini terihat ketika ratusan pelayat datang, menyalatkan dan mengantar jenazah ke tempat peristirahatan terakhir di dunia ini.

Para pejabat dan mantan pejabat pun silih berganti datang ke rumah duka. Mulai dari Pj Gubernur Riau Djoehermansyah Djohan, Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, mantan Wali Kota Pekanbaru H Herman Abdullah, mantan Wakil Wali Kota Pekanbaru yang juga Ketua DPC Partai Golkar Pekanbaru Erizal Muluk, Azlaini Agus, mantan Ketua DPRD Pekanbaru Teguh Pribadi Arsyad, dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.

‘’Beliau adalah rekan, sahabat dan wakil saya saat itu. Kami selalu berdiskusi dan saling mengingatkan satu sama lain. Kontribusi beliau terhadap perkembangan Pekanbaru sangat besar. Saya sedih, karena dalam beberapa pekan saja kita sudah kehilangan putra terbaik Pekanbaru,’’ ujar Herman Abdulah.***




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook