Ini Cara Atasi Penis yang Terjebak di Dalam Vagina
Sabtu, 01 Februari 2014 - 16:34 WIB > Dibaca 1903 kali Print | Komentar
Ini Cara Atasi Penis yang Terjebak di Dalam Vagina
TIDAK selalu berjalan mulus. Ada kondisi yang seringkali meresahkan pasangan ketika sedang bercinta. Salah satunya penis captivus, yaitu terjebaknya penis ketika sedang penetrasi. Bagaimanakah penanganannya?

Penis captivus adalah istilah medis ketika penis terkunci di dalam vagina selama penetrasi. Dalam dunia medis, penis captivus kali pertama tercatat pada tahun 1884. Dalam kasus ini, otot vagina wanita berkontraksi dan menekan penis.

Terkadang meskipun ereksi pria sudah hilang, ia tetap tidak bisa menariknya keluar. Sampai saat ini, kondisi ini masih menjadi perdebatan di kalangan medis.

"Ketika penis berada dalam vagina, ia akan menjadi semakin membesar. Sementara itu, otot-otot dasar panggul beberapa wanita akan berkontraksi seirama saat orgasme. Ketika keduanya terjadi, penis bisa saja terjebak. Sampai otot-otot vagina rileks dan ereksi sudah mulai hilang, barulah kemudian mereka bisa terpisah," kata direktur klinis gender dan obat-obatan seksual untuk Devon Partnership NHS Trust, Inggris, Dr. John Dean, seperti dilansir laman NewSits, Rabu (29/1) lalu.

Dr. Dean juga mencatat bahwa seorang wanita yang mengalami kontraksi berirama selama orgasme bisa juga karena vaginismus. Vaginismus adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan pengencangan otot-otot di sekitar vagina yang tidak disadari setiap kali ada upaya penetrasi, baik berupa jari maupun penis. Dapat membuat wanita merasa nyeri, kondisi ini sering membuat hubungan intim menjadi terasa sulit.

Lakukan pemeriksaan medis ke dokter jika memang merasa adanya nyeri dan beberapa kali mengalami kondisi terjebak seperti ini. Sebab selain karena masalah psikis yang bisa diatasi dengan terapi seks dan konseling, beberapa faktor fisik lainnya juga bisa menyebabkan vaginismus. Jika memang disebabkan karena masalah fisik, vaginismus dapat diatasi dengan obat-obatan yang tepat.

"Dibutuhkan sekitar beberapa menit bagi pasangan yang mengalami penis captivus untuk memisahkan diri. Tapi saya pernah mendengar ada pula yang bisa berpisah selama hitungan detik saja, antara 5 hingga 10 detik," pungkasnya.(fny/jpnn)
KOMENTAR
Berita Update
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai

Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai
Senin, 21 Januari 2019 - 14:15 wib

Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan
Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 wib

Foto Harimau Dumai Ternyata Palsu
Senin, 21 Januari 2019 - 14:07 wib
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Korupsi Dana Hibah Bengkalis
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Senin, 21 Januari 2019 - 14:00 wib
Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan

Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan
Senin, 21 Januari 2019 - 13:15 wib

Menunggu Nama Jembatan Siak IV
Senin, 21 Januari 2019 - 13:10 wib
Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal

Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal
Senin, 21 Januari 2019 - 13:05 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Senin, 21 Januari 2019 - 12:25 wib

Edy Resmi Mundur
Senin, 21 Januari 2019 - 12:14 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
RS Harus Terima Pasien Belum Punya Jaminan Kesehatan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:13 WIB

Kenali Penanganan  Tepat Patah Tulang

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:49 WIB

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:30 WIB

RSUD AA Turut Minta Pengalihan Penahanan Tiga Dokternya
Menjaga Kesehatan saat Perubahan Cuaca Ekstrem

Minggu, 30 Desember 2018 - 10:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us