KPA Riau Komit dengan Pola New Funding Model
Minggu, 26 Januari 2014 - 09:18 WIB > Dibaca 429 kali Print | Komentar
KPA Riau Komit dengan Pola New Funding Model
Berita Terkait

Keberadaan KPA di Daerah Masih Tak Jelas

109 Orang Pengidap AIDS Meninggal



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau ambil bagian bersama 400 peserta lainnya dari masing-masing perwakilan organisasi MENKES, KPAN, NU, PKBI dan Komunitas terdampak HIV dan AIDS tingkat provinsi seluruh Indonesia, baru-baru ini. Pertemuan nasonal ini mengevaluasi program penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia dengan dukungan Global Fund.

Dalam petemuan tersebut, dibahas bentuk baru dukungan dana dari Global Fund (GF) Funding Model dengan New Funding. Model baru ini dibuat untuk menemukan keberhasilan upaya penanggulangan, mempertahankan, memperbaiki, dan membuat strategi baru dalam penanggulangan HIV dan AIDS. New Funding Model diluncurkan dengan maksud untuk memberikan dampak yang lebih luas, dengan hasil yang lebih dapat dipertanggung jawabkan.

Dengan New Funding model ini, KPA tiap-tiap provinsi diminta berkomitmen penuh unutuk mencegah dan menanggulangi HIV. Karena ada target tinggi yang diharapkan melalui pendanaan ini.

KPA Riau melalui Pengelola Informasi AIDS Daerah Hera Arman menyebutkan turut berkomitmen secara penuh. KPA Provinsi Riau akan terus mengupayakan penanggulangan dengan berusaha secepat mungkin menemukan penderita positif HIV di Riau. Dengan begitu, kata Hera, penderita akan mendapat akses cepat untuk perawatan. Langkah ini, sebut dia, juga akan menghambat penyebaran lebih luas HIV lewat si penderita.

‘’Kalau kami tahu lewat tes, maka KPA bisa meningkatkan kualitas hidupnya, dan ketika seseorang mengetahui statusnya, dia bisa melakukan tindakan yang tidak menularkan HIV kepada orang lain sehingga mencegah terjadinya infeksi HIV baru,’’ ujarnya.

Hera menyebutkan, semakin cepat seseoarang mengetahui statusnya maka semakin cepat dapat diatasi penularan HIV baru dari orang tersebut kepada pasangannya ataupun orang lain melalui perilaku beresiko menular HIV. Dia berharap, individu yang berpotensi HIV agar segera memeriksakan dirinya.

‘’Kami siap membantu dan kerahasiaan terjamin. Jangan tunggu sampai kena HIV positif atau bahkan kena AIDS dulu, lebih cepat maka kualitas hidup akan semakin baik,’’ tegasnya.

HIV dan AIDS merupakan problema yang tidak terlihat secara nyata namun ada dan menyebar secara pasti. Perkembangan HIV dan AIDS mempengaruhi banyak aspek kehidupan masyarakat dari aspek ekonomi, Kesejahteraan, dan keberlangsungan generasi penerus bangsa. Jika pananggulangan tidak dilakukan dan kalah oleh epidemi maka akan terjadi Lost Generation yang mengancam keberlangsungan Negara.

‘’Untuk itu kami dari KPA Riau secara terbuka mengajak masyarakat, terutama pribadi potensial terkena HIV untuk sama-sama bekerjasama dan sama-sama menanggulangi masalah sosial ini,’’ tutup Hera.(end)

KOMENTAR
Berita Update

Hotel Dafam Tawarkan Promo Merdeka Package
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 14:15 wib
Hadirkan Layanan Purnajual Terbaik bagi Konsumen
MMKSI Luncurkan Service Booking Card
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 14:01 wib
Perda Pengelolaan Sampah
September, Wako Minta Denda Rp2,5 Juta Diterapkan
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:43 wib
Arbi Hidayat Terpilih Ketua PC Sapma PP
Sapma PP Pekanbaru Gelar Muscab I
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:39 wib
Sehat Bersama Awal Bros Panam
Mau Merdeka dari Penyakit? Lakukan MCU
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:29 wib

7 Hektare Lahan Terbakar
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:00 wib
Alamaaak!
Batal Borong
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:54 wib

Karnaval Berlangsung di Tengah Terik Matahari
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:37 wib

Revisi Perda Tempat Hiburan
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:24 wib

Truk Bertonase Besar Leluasa Masuk Kota
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:02 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Mau Merdeka dari Penyakit? Lakukan MCU

Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:29 WIB

Terlalu Banyak Minum Air Putih Membahayakan Kesehatan?

Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:18 WIB

Kenali Gejala Nyeri Pinggang Anda

Minggu, 12 Agustus 2018 - 11:36 WIB

Serba-serbi Memberi ASI pada si Kecil

Jumat, 10 Agustus 2018 - 11:30 WIB

206.633 Anak Jadi Sasaran Imunisasi MR

Kamis, 09 Agustus 2018 - 13:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini