Jangan Malas Olahraga, Pria Gendut Spermanya Sedikit
Kamis, 02 Januari 2014 - 08:48 WIB > Dibaca 590 kali Print | Komentar
Jangan Malas Olahraga, Pria Gendut Spermanya Sedikit
PARA pria, jangan bermalas-malasan untuk berolahraga. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa kelebihan berat badan bisa mengurangi jumlah dan merusak kualitas sperma.

Studi yang dilakukan oleh Stanford University School of Medicine di California, AS, ini menegaskan bahwa kondisi tersebut juga akan turut mempengaruhi kesuburan pria dan kemungkinan kesulitan untuk memiliki keturunan.

"Semakin berat bobot pria, maka semakin tinggi kemungkinannya untuk memiliki air mani dan sperma sedikit," kata salah seorang urolog, Dr. Keith Jarvi, seperti diilansir laman News Max Health, Rabu (1/2).

Dr. Michael Eisenberg dan rekan-rekannya dari Stanford University School of Medicine melakukan penelitian terhadap 468 pasangan di Texas dan Michigan.

Seluruh responden ini memiliki rencana untuk hamil dan bersedia menguji beberapa aspek terkait kualitas sperma pada responden pria. Para responden pria ini sebelumnya ditimbang dan diukur lingkar pinggangnya.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang lingkar pinggangnya lebih besar dan memiliki indeks massa tubuh (IMT) tinggi, memiliki volume sperma yang lebih sedikit. Tak hanya itu, jumlah sperma lebih rendah juga ditemukan pada pria yang lingkar pinggangnya lebih besar.

"Jumlah sperma adalah jumlah sperma dalam setiap cc air mani," kata Dr. Jarvi, yang juga merupakan direktur Murray Koffler Urologic Wellness Centre dan Kepala Urologi di Mount Sinai Hospital di Toronto, Kanada.

Volume air mani yang lebih tinggi (sekitar 2 hingga 5 ml), secara keseluruhan akan memiliki sperma yang juga lebih banyak. Sementara itu, volume di bawah 1,5 ml dapat menyebabkan infertilitas.

Dalam studi tersebut, pria dengan IMT normal memiliki volume air mani rata-rata 3,3 ml. Sementara pria dengan IMT tinggi memiliki rata-rata volume air mani 2,8 ml. Pria dengan lingkar pinggang terbesar, yaitu lebih dari 100 cm, memiliki jumlah sperma 22 persen lebih rendah dibandingkan dengan pria yang ukuran lingkar pinggangnya di bawah 90 cm.

Hasil studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction. (fny/jpnn)
KOMENTAR
Berita Update
Anjurkan Kampanye Negatif, Tapi Haramkan Black Campaign

Anjurkan Kampanye Negatif, Tapi Haramkan Black Campaign
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:32 wib

Kepenghuluan Dukung Inovasi Desa
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:30 wib

Mengenali Politisi Spanduk
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:12 wib
Pemprov Siapkan Bonus Peraih Medali Asian Para Games

Pemprov Siapkan Bonus Peraih Medali Asian Para Games
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:00 wib
Diunggulkan, Gafar Jadikan Tantangan

Diunggulkan, Gafar Jadikan Tantangan
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:32 wib
Arara Abadi Komit Berantas TBC di Teluk Meranti
Dukung Program Pelalawan Sehat
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:30 wib

PT Bimalyndo Hajar Aswad Resmi Beroperasi
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:23 wib

PT Bimalyndo Hajar Aswad Resmi Beroperasi
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:23 wib
Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Konsultan

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Konsultan
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:12 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Narkoba Merusak Kesehatan dan Mental

Senin, 15 Oktober 2018 - 14:00 WIB

Manfaat Buah Belimbing  untuk Kesehatan

Jumat, 12 Oktober 2018 - 16:25 WIB

Home Care, Pelayanan  Kesehatan Berkesinambungan

Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Pendengaran

Jumat, 05 Oktober 2018 - 16:33 WIB

Sekdakab Besuk Pasien di RSUD

Selasa, 02 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us