Acar Lobak Jepang Diklaim Bisa Mencegah Flu Burung
Sabtu, 28 Desember 2013 - 05:54 WIB > Dibaca 482 kali Print | Komentar
Acar Lobak Jepang Diklaim Bisa Mencegah Flu Burung
Minuman dari acar lobak Jepang atau suguki yang diklaim bisa untuk mencegah virus influenza. Foto: dailymail.co.uk
Berita Terkait



TOKYO (RP) - Penyakit flu semakin banyak ragamnya, mulai dari yang ringan seperti influenza hingga flu burung yang mematikan. Mungkin untuk flu biasa, anda tinggal minum obat flu yang dijual bebas, tapi bagaimana mengobati flu burung? Belakangan ditemukan minuman dari acar lobak Jepang yang bisa mencegah datangnya berbagai jenis flu.

Peneliti mengklaim menemukan bakteri Lactobacillus yang dapat meningkatkan kekuatan sistem imun dan terkandung dalam acar lobak Jepang atau biasa disebut dengan Suguki ternyata dapat membantu melawan virus penyebab flu. Bahkan peneliti menduga bakteri ini tidak hanya mampu mencegah seseorang terkena flu biasa (H1N1) hingga flu burung yang mematikan (H7N9).

Minuman probiotik yang mengandung strain Lactobacillus KB290 itu pun kini diujicobakan pada manusia. Sebelumnya peneliti menggunakan tikus untuk mengetahui efektivitas minuman ini. ‘’Hasilnya menunjukkan ketika strain Lactobacillus brevis tertentu dikonsumsi oleh tikus, maka ini memberikan efek perlindungan pada tubuh tikus ketika melawan infeksi virus influenza,” kata peneliti dari perusahaan makanan asal Jepang, Kagome Naoko Wak, seperti dilansir laman Dailymail, Kamis (26/12).

Waki dan rekan-rekannya percaya adanya lapisan pelindung gula yang disebut eksopolisakarida yang melindungi bakteri Lactobacillus dari asam perutlah yang berada di balik kekuatan bakteri tersebut.

‘’Kami tahu bahwa eksopolisakarida memiliki efek penambah kekuatan sistem imun pada bakteri lain yang serupa, tapi kami masih penasaran apakah eksopolisakarida pada bakteri Lactobacillus strain KB290 jugalah yang bertanggung jawab di balik efek yang kami lihat,’’ kata Waki lebih lanjut.

Sebulan yang lalu, sejumlah ilmuwan memprediksi vaksin flu baru yang akan memberikan perlindungan terhadap berbagai strain virus siap diedarkan dalam kurun lima tahun ke depan.

Vaksin yang dikerjakan oleh tim peneliti gabungan dari Inggris dan negara-negara Eropa lainnya ini diperkirakan akan siap menjalani uji coba skala besar, setelah sebelumnya uji coba awal pada manusia memperlihatkan hasil yang memuaskan.(fny/jpnn)
KOMENTAR
Berita Update
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai

Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai
Senin, 21 Januari 2019 - 14:15 wib

Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan
Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 wib

Foto Harimau Dumai Ternyata Palsu
Senin, 21 Januari 2019 - 14:07 wib
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Korupsi Dana Hibah Bengkalis
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Senin, 21 Januari 2019 - 14:00 wib
Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan

Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan
Senin, 21 Januari 2019 - 13:15 wib

Menunggu Nama Jembatan Siak IV
Senin, 21 Januari 2019 - 13:10 wib
Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal

Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal
Senin, 21 Januari 2019 - 13:05 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Senin, 21 Januari 2019 - 12:25 wib

Edy Resmi Mundur
Senin, 21 Januari 2019 - 12:14 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
RS Harus Terima Pasien Belum Punya Jaminan Kesehatan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:13 WIB

Kenali Penanganan  Tepat Patah Tulang

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:49 WIB

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:30 WIB

RSUD AA Turut Minta Pengalihan Penahanan Tiga Dokternya
Menjaga Kesehatan saat Perubahan Cuaca Ekstrem

Minggu, 30 Desember 2018 - 10:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us