Acar Lobak Jepang Diklaim Bisa Mencegah Flu Burung
Sabtu, 28 Desember 2013 - 05:54 WIB > Dibaca 429 kali Print | Komentar
Acar Lobak Jepang Diklaim Bisa Mencegah Flu Burung
Minuman dari acar lobak Jepang atau suguki yang diklaim bisa untuk mencegah virus influenza. Foto: dailymail.co.uk
Berita Terkait



TOKYO (RP) - Penyakit flu semakin banyak ragamnya, mulai dari yang ringan seperti influenza hingga flu burung yang mematikan. Mungkin untuk flu biasa, anda tinggal minum obat flu yang dijual bebas, tapi bagaimana mengobati flu burung? Belakangan ditemukan minuman dari acar lobak Jepang yang bisa mencegah datangnya berbagai jenis flu.

Peneliti mengklaim menemukan bakteri Lactobacillus yang dapat meningkatkan kekuatan sistem imun dan terkandung dalam acar lobak Jepang atau biasa disebut dengan Suguki ternyata dapat membantu melawan virus penyebab flu. Bahkan peneliti menduga bakteri ini tidak hanya mampu mencegah seseorang terkena flu biasa (H1N1) hingga flu burung yang mematikan (H7N9).

Minuman probiotik yang mengandung strain Lactobacillus KB290 itu pun kini diujicobakan pada manusia. Sebelumnya peneliti menggunakan tikus untuk mengetahui efektivitas minuman ini. ‘’Hasilnya menunjukkan ketika strain Lactobacillus brevis tertentu dikonsumsi oleh tikus, maka ini memberikan efek perlindungan pada tubuh tikus ketika melawan infeksi virus influenza,” kata peneliti dari perusahaan makanan asal Jepang, Kagome Naoko Wak, seperti dilansir laman Dailymail, Kamis (26/12).

Waki dan rekan-rekannya percaya adanya lapisan pelindung gula yang disebut eksopolisakarida yang melindungi bakteri Lactobacillus dari asam perutlah yang berada di balik kekuatan bakteri tersebut.

‘’Kami tahu bahwa eksopolisakarida memiliki efek penambah kekuatan sistem imun pada bakteri lain yang serupa, tapi kami masih penasaran apakah eksopolisakarida pada bakteri Lactobacillus strain KB290 jugalah yang bertanggung jawab di balik efek yang kami lihat,’’ kata Waki lebih lanjut.

Sebulan yang lalu, sejumlah ilmuwan memprediksi vaksin flu baru yang akan memberikan perlindungan terhadap berbagai strain virus siap diedarkan dalam kurun lima tahun ke depan.

Vaksin yang dikerjakan oleh tim peneliti gabungan dari Inggris dan negara-negara Eropa lainnya ini diperkirakan akan siap menjalani uji coba skala besar, setelah sebelumnya uji coba awal pada manusia memperlihatkan hasil yang memuaskan.(fny/jpnn)
KOMENTAR
Berita Update
Anjurkan Kampanye Negatif, Tapi Haramkan Black Campaign

Anjurkan Kampanye Negatif, Tapi Haramkan Black Campaign
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:32 wib

Kepenghuluan Dukung Inovasi Desa
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:30 wib

Mengenali Politisi Spanduk
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:12 wib
Pemprov Siapkan Bonus Peraih Medali Asian Para Games

Pemprov Siapkan Bonus Peraih Medali Asian Para Games
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:00 wib
Diunggulkan, Gafar Jadikan Tantangan

Diunggulkan, Gafar Jadikan Tantangan
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:32 wib
Arara Abadi Komit Berantas TBC di Teluk Meranti
Dukung Program Pelalawan Sehat
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:30 wib

PT Bimalyndo Hajar Aswad Resmi Beroperasi
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:23 wib

PT Bimalyndo Hajar Aswad Resmi Beroperasi
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:23 wib
Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Konsultan

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Konsultan
Senin, 15 Oktober 2018 - 14:12 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Narkoba Merusak Kesehatan dan Mental

Senin, 15 Oktober 2018 - 14:00 WIB

Manfaat Buah Belimbing  untuk Kesehatan

Jumat, 12 Oktober 2018 - 16:25 WIB

Home Care, Pelayanan  Kesehatan Berkesinambungan

Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Pendengaran

Jumat, 05 Oktober 2018 - 16:33 WIB

Sekdakab Besuk Pasien di RSUD

Selasa, 02 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us