Acar Lobak Jepang Diklaim Bisa Mencegah Flu Burung
Sabtu, 28 Desember 2013 - 05:54 WIB > Dibaca 395 kali Print | Komentar
Acar Lobak Jepang Diklaim Bisa Mencegah Flu Burung
Minuman dari acar lobak Jepang atau suguki yang diklaim bisa untuk mencegah virus influenza. Foto: dailymail.co.uk
Berita Terkait



TOKYO (RP) - Penyakit flu semakin banyak ragamnya, mulai dari yang ringan seperti influenza hingga flu burung yang mematikan. Mungkin untuk flu biasa, anda tinggal minum obat flu yang dijual bebas, tapi bagaimana mengobati flu burung? Belakangan ditemukan minuman dari acar lobak Jepang yang bisa mencegah datangnya berbagai jenis flu.

Peneliti mengklaim menemukan bakteri Lactobacillus yang dapat meningkatkan kekuatan sistem imun dan terkandung dalam acar lobak Jepang atau biasa disebut dengan Suguki ternyata dapat membantu melawan virus penyebab flu. Bahkan peneliti menduga bakteri ini tidak hanya mampu mencegah seseorang terkena flu biasa (H1N1) hingga flu burung yang mematikan (H7N9).

Minuman probiotik yang mengandung strain Lactobacillus KB290 itu pun kini diujicobakan pada manusia. Sebelumnya peneliti menggunakan tikus untuk mengetahui efektivitas minuman ini. ‘’Hasilnya menunjukkan ketika strain Lactobacillus brevis tertentu dikonsumsi oleh tikus, maka ini memberikan efek perlindungan pada tubuh tikus ketika melawan infeksi virus influenza,” kata peneliti dari perusahaan makanan asal Jepang, Kagome Naoko Wak, seperti dilansir laman Dailymail, Kamis (26/12).

Waki dan rekan-rekannya percaya adanya lapisan pelindung gula yang disebut eksopolisakarida yang melindungi bakteri Lactobacillus dari asam perutlah yang berada di balik kekuatan bakteri tersebut.

‘’Kami tahu bahwa eksopolisakarida memiliki efek penambah kekuatan sistem imun pada bakteri lain yang serupa, tapi kami masih penasaran apakah eksopolisakarida pada bakteri Lactobacillus strain KB290 jugalah yang bertanggung jawab di balik efek yang kami lihat,’’ kata Waki lebih lanjut.

Sebulan yang lalu, sejumlah ilmuwan memprediksi vaksin flu baru yang akan memberikan perlindungan terhadap berbagai strain virus siap diedarkan dalam kurun lima tahun ke depan.

Vaksin yang dikerjakan oleh tim peneliti gabungan dari Inggris dan negara-negara Eropa lainnya ini diperkirakan akan siap menjalani uji coba skala besar, setelah sebelumnya uji coba awal pada manusia memperlihatkan hasil yang memuaskan.(fny/jpnn)
KOMENTAR
Berita Update

Hotel Dafam Tawarkan Promo Merdeka Package
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 14:15 wib
Hadirkan Layanan Purnajual Terbaik bagi Konsumen
MMKSI Luncurkan Service Booking Card
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 14:01 wib
Perda Pengelolaan Sampah
September, Wako Minta Denda Rp2,5 Juta Diterapkan
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:43 wib
Arbi Hidayat Terpilih Ketua PC Sapma PP
Sapma PP Pekanbaru Gelar Muscab I
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:39 wib
Sehat Bersama Awal Bros Panam
Mau Merdeka dari Penyakit? Lakukan MCU
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:29 wib

7 Hektare Lahan Terbakar
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:00 wib
Alamaaak!
Batal Borong
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:54 wib

Karnaval Berlangsung di Tengah Terik Matahari
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:37 wib

Revisi Perda Tempat Hiburan
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:24 wib

Truk Bertonase Besar Leluasa Masuk Kota
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:02 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Mau Merdeka dari Penyakit? Lakukan MCU

Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:29 WIB

Terlalu Banyak Minum Air Putih Membahayakan Kesehatan?

Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:18 WIB

Kenali Gejala Nyeri Pinggang Anda

Minggu, 12 Agustus 2018 - 11:36 WIB

Serba-serbi Memberi ASI pada si Kecil

Jumat, 10 Agustus 2018 - 11:30 WIB

206.633 Anak Jadi Sasaran Imunisasi MR

Kamis, 09 Agustus 2018 - 13:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini