Gangguan Fisik dan Mental Akibat Gadget
Batasi Waktu Anak Main Internet
Kamis, 19 Desember 2013 - 20:27 WIB > Dibaca 396 kali Print | Komentar
Batasi Waktu Anak Main Internet
Foto: techcrounch.com
MAKIN banyaknya kasus gangguan fisik dan mental akibat penggunaan gadget atau teknologi yang berlebihan pada anak-anak membuat American Academy of Pediatrics (AAP) merasa perlu meng-update kebijakannya. Asosiasi para dokter anak di Amerika Serikat (AS) itu menyarankan agar kalangan orang tua membatasi waktu anak bermain gadget hanya dua jam sehari.

Dr Victor Strasburger yang memimpin tim pengkaji untuk kebijakan baru itu mengungkapkan, di tengah maraknya cyberbullying (bullying di dunia maya) dan kecanduan ponsel pintar di kalangan generasi muda, banyak orang tua yang tak tahu efek merugikan dari penggunaan teknologi secara berlebihan.

"Saya jamin jika anda mempunyai seorang anak laki-laki berusia 14 tahun dengan fasilitas internet di kamar tidurnya, bisa dipastikan ia akan rutin menonton konten-konten pornografi," kata Dr. Victor seperti dilansir laman Daily Mail, Rabu (18/12).

Untuk itu, lembaga tersebut mendesak para orang tua agar tidak meletakkan komputer dan TV di dalam kamar tidur anak. Rekomendasi lainnya adalah pembatasan waktu bagi anak dalam menggunakan internet, media sosial, ponsel pintar dan menonton televisi atau film hanya dua jam saja dalam sehari, kecuali untuk mengerjakan PR online.

Lagipula, penggunaan teknologi secara berlebihan telah lama dikaitkan dengan gangguan tidur, risiko bullying, obesitas dan performa akademis yang buruk, terutama pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Kebijakan yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics itu juga menyebutkan temuan sebuah studi pada tahun 2010. Studi ini menemukan anak-anak Amerika yang berusia antara 8-18 tahun tercatat menghabiskan waktu hingga tujuh jam dalam sehari hanya untuk berinteraksi dengan teknologi.

Studi lain dari lembaga nonprofit, Common Sense Media juga menambah bukti tentang tingginya ketergantungan generasi muda pada teknologi baru. Hampir 40 persen anak berusia di bawah dua tahun telah banyak menggunakan ponsel pintar dan tablet. Menurut riset itu, angka tersebut melonjak hingga 10 persen lebih banyak dari dua tahun lalu.

Sedangkan 75 persen anak berusia di atas 8 tahun juga sudah banyak yang memanfaatkan teknologi tersebut. Angkanya bahkan  dua kali lipat daripada persentase anak penggila gadget di tahun 2011.(fny/jpnn)
KOMENTAR
Berita Update
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Senin, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai

Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai
Senin, 21 Januari 2019 - 14:15 wib

Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan
Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 wib

Foto Harimau Dumai Ternyata Palsu
Senin, 21 Januari 2019 - 14:07 wib
324 CPNS Diingatkan  Jangan Lalai

324 CPNS Diingatkan Jangan Lalai
Senin, 21 Januari 2019 - 13:50 wib
Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan

Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan
Senin, 21 Januari 2019 - 13:15 wib

Menunggu Nama Jembatan Siak IV
Senin, 21 Januari 2019 - 13:10 wib
Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal

Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal
Senin, 21 Januari 2019 - 13:05 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Senin, 21 Januari 2019 - 12:25 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
RS Harus Terima Pasien Belum Punya Jaminan Kesehatan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:13 WIB

Kenali Penanganan  Tepat Patah Tulang

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:49 WIB

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:30 WIB

RSUD AA Turut Minta Pengalihan Penahanan Tiga Dokternya
Menjaga Kesehatan saat Perubahan Cuaca Ekstrem

Minggu, 30 Desember 2018 - 10:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us