Tolak Siloam, Wako-Mahasiswa Padang Nyaris Ricuh
14 Desember 2013 - 10:34 WIB > Dibaca 610 kali Print | Komentar
Tolak Siloam,  Wako-Mahasiswa Padang Nyaris Ricuh
TOLAK LIPPO GROUP: Mahasiswa beserta elemen masyarakat berunjuk rasa di depan gedung Balai Kota Padang di kawasan Aiapacah, Padang, Kamis (12/12/2013). Mereka menolak investasi Lippo Group di Kota Padang. Foto: Ridwan/Padek/RPG
PADANG (RP) - Pertemuan Wali Kota Padang Fauzi Bahar dengan puluhan mahasiswa anti-investasi Lippo Group yang tergabung Forum Masyarakat Tolak Siloam di Masjid Nurul Iman, Jumat (13/12) nyaris ricuh.

Hal itu terjadi setelah salah seorang perwakilan mahasiswa nekat memaksa Fauzi Bahar menandatangani surat pernyataan penolakan pembangunan superblok di Jalan Khatib Sulaiman tersebut.

Mereka menengarai pembangunan superblok tidak sesuai Pasal 69 Perda No 4/2012 tentang RTRW 2010-2030, “Untuk kawasan dan rencana pengembangan perdagangan dan jasa dibolehkan di Kecamatan Padang Barat, Selatan, Timur dan Kototangah”.

“Kami minta Pak Wali Kota menandatangani surat pernyataan penolakan pembangunan ini,” pinta Andri, salah seorang mahasiswa dalam pertemuan itu.

Aksi tersebut kontan membuat mantan perwira AL tersebut naik pitam, seraya mempertanyakan apa alasan yang mendasari mahasiswa meminta dirinya menolak investasi itu. Apalagi, investasi tersebut sudah melalui proses panjang, termasuk pembicaraan dengan kalangan legislatif.

”Saya mengundang investor ke Padang pascagempa dan adanya ancaman tsunami tersebut tidaklah mudah. Namun, kami terus berusaha mengajak investor menanamkan modalnya, termasuk menetapkan zero cost bagi investor yang menanamkan modalnya Rp1 triliun,” kata Fauzi.
Ketua DPD PAN Padang itu juga membeberkan jika nama bangunan tersebut juga telah diganti. “Bukan Siloam, tapi Minangkabau International Hospital,” bebernya.

Pembangunan tersebut juga sebagai langkah awal. Karena di balik itu, rencananya juga akan dibangun reklamasi pantai membentuk Rumah Gadang di Pantai Padang. “Di atasnya juga ada shelter. Di sana juga ada nantinya sebuah sirkuit balapan Formula-1 atau pun motor,” paparnya.

Akan tetapi, penjelasan wali kota itu tetap saja tidak mengundang simpati mahasiswa. Mahasiswa meragukan investasi ini bisa digunakan oleh masyarakat Kota Padang. Alasannya, untuk makan saja masyarakat sudah susah.

Mahasiswa lainnya, Deni Hendra selaku mahasiswa ekonomi yang konsentrasi khusus ke pembangunan mengatakan, pembangunan harus diarahkan pada bagaimana kesejahteraan masyarakat meningkat dan pelayanan publik tercapai.

“Pembangunan belum dilakukan, masyarakat sudah cemas, apalagi sudah dilakukan. Itu artinya apa? Pembangunan yang dilakukan itu tidak mencapai target. Harapan pembangunan itu, masyarakat tercapai kesejahteraannya,” sebut mahasiswa UNP tersebut.

Beruntung jalannya pertemuan yang mulai memanas tersebut dapat diredam sejumlah aparat kepolisian yang mengawal pertemuan yang dilakukan sebelum salat Jumat tersebut, hingga akhirnya mahasiswa membubarkan diri.

Demo Tandingan
Menyikapi aksi demo mahasiswa tolak Siloam sehari sebelumnya, Ketua Forum Komunikasi Peduli Pembangunan (FKPP) Padang, Masrizal mengaku akan menyiapkan demo tandingan untuk memaksa Wali Kota Padang konsisten melanjutkan pembangunan superblok tersebut.

“Kalau memang diperlukan kita akan siapkan (demo tandingan, red). Jika mereka hanya menyiapkan massa sekitar 2.000 orang, kita akan kerahkan massa sekitar 10.000 orang untuk mengawal terwujudnya pembangunan tersebut,” ujar Masrizal.

Menurutnya, pembangunan RS terbesar di Sumbar tersebut sudah melalui proses panjang dan menghabiskan waktu lama dalam mengurus perizinannya. Karena itu, disayangkan jika pembangunan harus gagal di tengah jalan.

Seharusnya, kata dia, sebagai warga Kota Padang, masyarakat merasa bersyukur adanya pembangunan tersebut. Bukan perkara mudah mendatangkan investor untuk menanamkan modalnya di Sumbar, khususnya Kota Padang.(ade)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Selasa, 12 November 2018 - 21:00 wib
2019, Tour de Singkarak Lintasi Mandeh dan Jambi
Selasa, 12 November 2018 - 20:30 wib
Tausiah UAS Banjir Jamaah
Selasa, 12 November 2018 - 20:00 wib
Transaksi Harian Saham  Anjlok 1,89 Persen
Transaksi Harian Saham Anjlok 1,89 Persen
Selasa, 12 November 2018 - 19:00 wib
Lions Club 307 A2 Beri Bantuan Pengecatan Panti Asuhan
Selasa, 12 November 2018 - 18:30 wib
PT Pekanperkasa Promo Spesial Akhir Tahun
Selasa, 12 November 2018 - 17:00 wib
KPP Pratama Bangkinang Edukasi Siswa lewat Pajak Bertutur
Selasa, 12 November 2018 - 16:30 wib
Empat Parpol Belum Selesaikan Desain
Selasa, 12 November 2018 - 16:00 wib
Garbi Harus Bantu Masyarakat Riau
Selasa, 12 November 2018 - 15:37 wib
RT/RW Pertanyakan Penertiban APK pada KPU
Selasa, 12 November 2018 - 15:00 wib
BRK Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 12 November 2018 - 14:45 wib
Hari Terakhir, Razia di Jalan Sudirman
Hari Terakhir, Razia di Jalan Sudirman
Selasa, 12 November 2018 - 14:30 wib
Aliran Listrik Kembali Normal
Aliran Listrik Kembali Normal
Selasa, 12 November 2018 - 14:00 wib
Pangkalankerinci Juara MTQ Pelalawan
Selasa, 12 November 2018 - 13:45 wib
Farid Raih Nilai Tertinggi 89,33
Selasa, 12 November 2018 - 13:30 wib
Bupati Inhil Terima  Bintang Legiun Veteran
Bupati Inhil Terima Bintang Legiun Veteran
Selasa, 12 November 2018 - 13:15 wib
Bupati Bacakan Amanat Mensos
Selasa, 12 November 2018 - 13:00 wib
Banjir, Dua Anak Tewas Tenggelam
Selasa, 12 November 2018 - 12:45 wib
Arema FC Cukur Perseru
Selasa, 12 November 2018 - 12:30 wib
Polisi Sosialisasi  Tertib Berlalu Lintas
Polisi Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Selasa, 12 November 2018 - 12:15 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan

Senin, 12 November 2018 - 21:00 WIB

Transaksi Harian Saham  Anjlok 1,89 Persen

Senin, 12 November 2018 - 19:00 WIB

Cukai Rokok Batal Naik, Target Pajak Sulit Tercapai

Senin, 12 November 2018 - 18:00 WIB

Pemko Tolak PNS Pindahan

Senin, 12 November 2018 - 12:02 WIB

El Faraon Jadi Pembeda

Senin, 12 November 2018 - 10:00 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
Follow Us
Populer hari ini
loading...