Ibrahim Muhammad

Ditertawakan Mimpi

16 Maret 2015 - 09.06 WIB > Dibaca 4141 kali | Komentar
 

Membaca cerita silat Kho Ping Hoo selain asyik juga membikin pembaca penasaran, apa selanjutnya, apa ending-nya, kenapa jagoannya kalah dan seterusnya. Tapi, membaca opini berjilid bung Ruskin Har (Riau Pos, 10/11 Maret 2014) seperti membaca mirip makalah seminar besar guru besar, menarik dicermati. Cobalah tanya pada guru PAUD, 9 dari 10 mereka pasti akan bilang Riau adalah negeri sungguh kaya luar biasa. Paling tidak, Riau itu negeri tempat sejumlah orang kaya.

Buktinya? Sejumlah orang ber-KTP Riau dicatat majalah Forbes ikut termasuk daftar orang terkaya di Asia. Mencari rumah berharga Rp100 miliar, dan mencari kantor, masjid senilai setengah triliun tak usah jauh-jauh, di Riau banyak. Orang yang memiliki kebun sawit ribuan hektare, takkan ada di provinsi lain kecuali di Riau. Konon, pemilik batu akik yang harganya miliaran juga penduduk Riau.

Siapa bilang Riau miskin? Kalau Bung Ruskin berpepatah ?tikus mati di lumbung padi ? harus dicermati jujur, bahwa mereka ada yang mati kelaparan namun banyak pula yang mati kekenyangan. Bung Ruskin kemudian berkesimpulan, Riau memiliki harta kekayaan (mungkin dalam bentuk devisa) sebesar Rp210 triliun per tahun, tapi belum menyentuh masyarakat Riau sebab masih ada 540 ribu penduduk miskin plus 1.300 desa tertinggal. Seharusnya Riau dapat 30 persen dari Rp210 triliun, alias Rp63 triliun, agar takkan ada lagi orang miskin takkan ada lagi desa kumuh dan jorok.

Tapi, siapa yang bisa menjamin? Saya kuatir, andaipun Riau dapat 50 persen (atau Rp105 triliun) tentulah makin banyak yang mati kesusahan di samping banyak juga yang mati kesenangan. Bahkan, yang gendut kian gendut  dan yang kerempeng tambah ceking. Soalnya, harimau bisa dijinakkan pawang, sedangkan manusia tidak. Apalagi manusia zaman ini buasnya lebih dahsyat mengerikan dari pada harimau.***


Ibrahim Muhammad
Email: gonjong07@gmail.com
KOMENTAR
Terbaru
Sisa Material Pembangunan Flyover Dibuang ke Saluran Air
Terjatuh, Korban Jambret Koma

Senin, 20 Agustus 2018 - 09:59 WIB

Pipa Gas Bocor Aliran ke Dua  Kecamatan Dimatikan

Senin, 20 Agustus 2018 - 09:48 WIB

Polisi Terus Selidiki Pembakar Lahan

Senin, 20 Agustus 2018 - 09:47 WIB

Deadline Tinggal Sepekan,  Perusahaan Siap-siap Dievaluasi
Follow Us