TEATER

Belajar Akting Bersama Batra Unri dan Pakar Teater

30 April 2017 - 02.20 WIB > Dibaca 1640 kali | Komentar
 
Lebih 150 peserta yang terdiri dari komunitas, sanggar, pelajar, mahasiswa dan umum mengikuti workshop teater, Sabtu (29/4) di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unri. Kegiatan yang ditaja Teater Batra Unri ini menghadirkan pakar teater dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Dr Sulaiman Juned. Kali ini, workshop difokuskan kepada keaktoran.

‘’Kami sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan Tetare Batra dengan melaksanakan workshop ini. Semoga bisa memberikan yang terbaik bagi peserta dan bagi anak-anak muda yang sedang bergiat dengan dunia keaktoran ini,’’ ujar Wakil Rektor bidang kesiswaan Dr Syapsan ME saat membuka resmo workshop tersebut.

Mengapa workshop kali ini hanya difokuskan pada bidang keaktoran saja? Menurut Pembina Teater Batra, Pay Lembang, hanya karena ingin lebih fokus saja. Untuk sisi lain seperti persoalan penyutradaan, panggung, manajemen dan lainnya, akan dilaksanakan pada workshop berikutnya pula. Ditambah lagi, persoalan keaktoran merupakan persoalan mendasar dalam sebuah garapan teater.

‘’Menjadi aktor itu tidak mudah. Dan, aktor adalah hal mendasar paling penting dalam sebuah garapan teater. Supaya garapannya bagus, aktornya juga harus matang dan mantap. Bagaimana menjadi actor yang matang dan bagus itu, inilah yang kita workshopkan. Makanya kita datangkan langsung pakarnya dari ISI,’’ kata Pay Lembang.

Pay mengaku tidak menyangka peserta workshop akan mencapai lebih dari 150 orang. Padahal, awalnya hanya dibuka untuk mahasiswa dengan jumlah terbatas. ‘’Awalnya kita buka untuk adek-adek saja, untuk mematangkan keaktoran mereka. Lalu kita coba buka untuk umum. Tidak menyangka pesertanya sebanyak ini,’’ sambungnya.

Workshop akan berlangsung hingga hari ini dan akan ditutup dengan pergelaran teater oleh para peserta. Pembicara atau tutor juga akan mulai mengarahkan pada praktek langsung menjadi aktor setelah kemarin dijejali dengan berbagai teori dan contoh-contoh secara nyata, termasuk bagaimana cara tervaik mengolah rasa untuk bisa menjadi aktor handal.

‘’Kita bicara bagaimana menjadi aktor. Menjadi aktor harus melalui proses. Ada proses yang paling penting itu adalah tubuh, vokal dan kesiapan mental menjadi seorangaktor, ada sukma dan sebagainya. Ini yang paling penting dalam persiapan menjadi aktor. Proses kita selama ini cendrung instan, ketika diberi naskah langsung latihan. Padahal, yang paling penting olah-olah itu, olah tubuh, olah vokal, meditasi atau olah rasa, persiapan emosi sehingga bersinergi dengan otak. Ini yang sering kita lupakan sebagai orang teater.,’’ beber Sulaiman Junet yang akrab disapa Adun ini.

Adun juga mengaku terkejut saat melihat peserta yang membludak. ‘’Kok peserta banyak sekali.  Wah ini bagaimana memberi workshopnya, padahal sebaiknya maksimal 50 orang, karena setelah workshop kita berharap ada yang adi, 10 orang atau berapa. Jumlah ini luar biasa. Hasil workshop harus dipergelarkan besok malam, proses menjadi aktor ini yang dipergelarkan, bisa jadi garapan pendek. Kalau tetap utuh 150 orang, dibagi empat kelompok, besok (hari ini, red), saya buat tugas dan langsung mengarah kepada pergelaran.  Kalau ada yang kuat, mungkin ada monolog, kita coba,’’ sebut Adun lagi.(kun)
KOMENTAR
Terbaru
Jumat, 14 Desember 2018 - 17:00 wib

Ashanty Bangga dengan Aurel

Jumat, 14 Desember 2018 - 16:30 wib

Maia Estianty Hamil Anak Irwan Mussry?

Jumat, 14 Desember 2018 - 16:00 wib

Diduga Overdosis, Mahasiswi Ditemukan Tewas

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:53 wib

Rapat Kerja dan Terima Gelar Adat

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:35 wib

Bawaslu Akan Menindak APK Melanggar Peraturan

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:30 wib

Lakukan Medical Check u p Pranikah

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:01 wib

Jalur Padang-Solok masih Macet

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:00 wib

6 Kilogram Sabu untuk Tahun Baru Gagal Beredar

Follow Us