Depan >> Berita >> Hukum >>

Surat RZ soal JK dan Asap Riau
28 Juni 2013 - 09:34 WIB > Dibaca 71 kali Print | Komentar
Surat RZ soal JK  dan Asap Riau
Surat Rusli Zainal kepada JPNN. Foto: JPNN
Setelah 14 hari mendekam di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk pertama kalinya Gubernur Riau Rusli Zainal, menyampaikan pesan melalui sepucuk surat untuk masyarakat Riau. Surat ini dikirim melalui pengacara RZ-sapaan akrab Rusli- ke kantor Jawa Pos National Network (JPNN), Kamis (27/6) dan ditulis tangan. Berikut pesan lengkap yang ditulis RZ:

HARI ini adalah hari-hari besuk keluarga, sahabat, staf dan handai taulan. Saya menerima kunjungan keluarga dan para tamu baik dari Pekanbaru maupun Jakarta. Di tengah-tengah saya sedang melepas rindu yang tak tertahankan pada anak-anak, saya sangat kaget ketika Karutan KPK datang menghampiri saya seraya menunjukan beberapa nama tamu yang akan menjenguk.

Dia berbisik mengatakan, apakah saya bersedia menerima kunjungan Pak JK? yang juga didampingi Pak Hamid Awaluddin, mantan Menkumham dan putra JK, Solihin Kalla serta ajudan beliau, bernama Yadi. Saya sontak kaget dan mengatakan, “Apa iya Pak?,”. “Iya,” kata Karutan Pak Arif. “Oo... silahkan Pak, terimakasih,”. Selang beberapa saat, di pintu masuk menerima kunjungan, terlihat juru kamera ramai berdesakan dengan kilatan lampu blitz. Teryata para teman-teman wartawan tengah mengabadikan kunjungan Pak JK saat menjenguk saya.

Saya menyaksikan semua peristiwa itu dari balik kaca, dengan penuh rasa haru. Kunjungan beliau sungguh tidak saya duga. Dengan senyum khasnya, beliau menyapa saya lebih dulu sambil berkata,” Hey Rus, Apa Kabar?” Saya pun menjawab, “Alhamdulillah Baik Pak”.

Saya hanya bisa menyampaikan rasa terimakasih kepada beliau karena telah berkenan mengunjungi saya. Sungguh kunjungan ini menjadi satu kekuataan buat saya dan keluarga. Apalagi beliau datang berkunjung pada saat saya menjalani musibah ini.

Dalam pembicaraan dengan beliau, saya menyatakan keprihatinan soal bencana asap dan puting beliung di Siak dan beberapa daerah lainnya di Riau. Spontan beliau menyatakan akan memberikan bantuan untuk mengatasi musibah ini. Beliau akan mengirimkan helikopter serta bantuan sosial lainnya. Saya mengucapkan terimakasih atas perhatian beliau tersebut.  Saya juga cerita, berada di dalam sini saya merasa seperti berada di Makkah. Bisa Salat tepat waktu berjamaah, ibadah khusyuk, tepat waktu, pagi, siang dan malam.

Dalam kondisi seperti ini, kekuatan yang paling utama adalah iman dan bisa beribadah tenang. Sudah 15 juz Alquran saya baca. Beliau tertawa dan meminta saya kuat dan sabar menghadapi cobaan ini.

Mengenai bencana asap di Riau. Juga soal pernyataan Bapak Presiden SBY mengenai lemahnya antisipasi yang dilakukan pemerintah daerah. Menurut saya sebenarnya persoalan asap ini sudah langganan bagi rakyat Riau. Tidak hanya bisa dilakukan pemerintah daerah saja. Selama ini kita selalu bergerak cepat mengatasinya. Empat tahun terakhir, masalah asap hampir bisa teratasi dan tidak separah sekarang ini.

Saya titipkan pesan, bagi seluruh jajaran Pemprov Riau dan juga masyarakat, mari bahu membahu mengatasi bencana ini. Yang punya lahan, jangan membakar di tengah udara ekstrim. Yang punya perusahaan, tolong jaga lingkungan dan jangan merusak Riau. Yang sibuk Pilkada, juga harus perhatikan bencana ini. Semua agar tidak banyak korban yang jatuh karena bencana.

Saya sekarang ini sedang menghadapi musibah, tidak bisa langsung berada di tengah rakyat Riau, karena itu saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya jauh di Jakarta, tapi hati saya ada di Riau sana. Saya menyatakan rasa keprihatinan yang mendalam. Riau kita sekarang sedang mendapatkan musibah, mudah-mudahan kita semua bisa melaluinya. Saya minta kepada para staff, bekerjalah yang terbaik dalam situasi sesulit apapun. Termasuk mengatasi bencana asap ini. Pemerintahan harus tetap berjalan sebaik-baiknya. Tetap kedepankan akuntabilitas. Sedangkan mengenai kondisi saya saat ini, saya hanya mohon doanya. Terimakasih. RZ.

(afz/jpnn)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Usulkan Pembukaan Kantor Imigrasi
Usulkan Pembukaan Kantor Imigrasi
Sabtu, 13 Februari 2016 - 11:08 wib
Penegak Hukum Diminta Tak Tebang Pilih
Penegak Hukum Diminta Tak Tebang Pilih
Sabtu, 13 Februari 2016 - 11:03 wib
Polres Bahas Pencegahan Karhutla
Polres Bahas Pencegahan Karhutla
Sabtu, 13 Februari 2016 - 11:00 wib
57.901 Wisatawan Kunjungi Objek Wisata
57.901 Wisatawan Kunjungi Objek Wisata
Sabtu, 13 Februari 2016 - 10:46 wib
Pulau Topang Tinggal Separuh
Sabtu, 13 Februari 2016 - 10:41 wib
Polres Inhu Ikuti Latihan TPTKP Penjinakan Bom
Polres Inhu Ikuti Latihan TPTKP Penjinakan Bom
Sabtu, 13 Februari 2016 - 10:33 wib
Pj Bupati Tinjau Korban Banjir
Sabtu, 13 Februari 2016 - 10:32 wib
Sudah 24 Tahun Bertungkus Lumus dengan Riau Pos
Sudah 24 Tahun Bertungkus Lumus dengan Riau Pos
Sabtu, 13 Februari 2016 - 10:30 wib
Gapki Riau Salurkan Bantuan Banjir Kampar
Sabtu, 13 Februari 2016 - 10:26 wib
Pengunduran Diri 8 Kapus Tunggu Hasil Investigasi
Pengunduran Diri 8 Kapus Tunggu Hasil Investigasi
Sabtu, 13 Februari 2016 - 09:39 wib
Satu Lokasi, Dua Izin Parkir
Satu Lokasi, Dua Izin Parkir
Sabtu, 13 Februari 2016 - 09:32 wib
SKin Pekanbaru Galang Bantuan Banjir
Sabtu, 13 Februari 2016 - 09:29 wib
Banjir Tak Berdampak pada Stok Sembako
Banjir Tak Berdampak pada Stok Sembako
Sabtu, 13 Februari 2016 - 09:27 wib
Dede Firmansyah: Bismillah, Saya Siap Maju Jadi Ketua!
Sabtu, 13 Februari 2016 - 08:42 wib
Cari Berita
Chevorn
Hukum Terbaru
Deponering Bisa Legakan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto
Wah, Ustad Ikutan Nyabu dan Simpan Uang Palsu

Jumat, 12 Februari 2016 - 18:19 WIB

Polisi Akan Selidiki Putra Hamzah Haz

Jumat, 12 Februari 2016 - 17:31 WIB

Bareskrim Polri Tahan Eks Kepala BP Migas

Jumat, 12 Februari 2016 - 14:59 WIB

Uppss... KPK Tak Terima Hukuman Jero Wacik Cuma 4 Tahun

Jumat, 12 Februari 2016 - 00:59 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
Follow Us