Alvie Kharisma

Bagaimana Mungkin Dunia Tanpa Bakteri dan Jamur

16 Juli 2014 - 09.40 WIB > Dibaca 16102 kali | Komentar
 

Kebanyakan orang hanya mengetahui dampak buruk dari adanya jamur dan bakteri. Namun sebenarnya, bakteri dan jamur juga memiliki fungsi yang sangat bagus untuk kehidupan, karena Allah SWT tidak akan menciptakan sesuatu yang tak ada manfaatnya. Salah satu keuntungan dari bakteri dan jamur adalah sebagai dekomposer atau pengurai.

Dekomposer atau pengurai merupakan organisme yang mampu menguraikan bahan organik yang telah mati. Dekomposer menguraikan semua jenis bahan organik yang ada, baik itu bangkai hewan maupun dedauanan.

Hewan-hewan yang telah mati dan dedaunan, baik itu di daratan maupun di lautan akan didekomposisi oleh dekomposer. Dalam hal ini, bakteri dan jamur sangat berperan penting. Jika tidak ada bakteri dan jamur, maka tidak akan terjadi proses dekomposisi. Bahan organik yang telah didekomposisi akan dimanfaatkan kembali oleh produsen atau tumbuhan hijau sebagai unsur-unsur hara untuk proses fotosistesis.

Bayangkan jika bakteri dan jamur tidak ada di dunia ini, akan sangat banyak bangkai-bangkai hewan yang ada di muka bumi ini. Semakin hari, semakin banyak dan bahkan bumi akan penuh oleh bangkai. Kemudian bangkai-bangkai itu akan mengeluarkan bau yang tak sedap dan dapat menyebabkan penyakit, karena pada lingkungan yang tidak sehat akan banyak terdapat lalat. Lalat akan terbang dan hinggap pada makanan yang kita makan dan meninggalkan penyakit yang dibawa oleh lalat tersebut.

Dampak lainnya, tumbuhan akan berhenti melakukan proses fotosintesis, karena unsur-unsur hara yang digunakan untuk proses dekomposisi sudah habis. Kemudian produksi oksigen (O2) akan semakin menurun. Maka manusia akan sulit untuk bernafas, dan secara perlahan satu demi satu manusia yang ada di dunia ini akan mati.

Meskipun berukuran sangat kecil, namun memiliki keuntungan yang sangat besar bagi semua makhluk hidup yang ada di dunia.***


Alvie Kharisma,
mahasiswi Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Faperika, Unri.
KOMENTAR
Terbaru
Sisa Material Pembangunan Flyover Dibuang ke Saluran Air
Terjatuh, Korban Jambret Koma

Senin, 20 Agustus 2018 - 09:59 WIB

Pipa Gas Bocor Aliran ke Dua  Kecamatan Dimatikan

Senin, 20 Agustus 2018 - 09:48 WIB

Polisi Terus Selidiki Pembakar Lahan

Senin, 20 Agustus 2018 - 09:47 WIB

Deadline Tinggal Sepekan,  Perusahaan Siap-siap Dievaluasi
Follow Us