Depan >> Berita >> Hukum >>

Anggota DPR: KPK Suka Lecehkan Perempuan
30 Mei 2013 - 18:15 WIB > Dibaca 28 kali Print | Komentar
JAKARTA (RP) - Anggota Komisi III DPR Ahmad Yani mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cenderung melecehkan perempuan untuk mengejar popularitasnya. Kecenderungan melecehkan perempuan itu menurut Ahmad Yani terlihat dari cara kerjanya yang habis-habisan mengejar sejumlah perempuan yang dia anggap terkait dengan impor daging sapi.

"Kita saksikan, setiap jam ada progres reportnya tentang para perempuan yang belum berhasil mereka buru. Dan itu dilansir ke publik melalui media massa," kata Ahmad Yani, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Kamis (30/5).

Demikian juga dengan para perempuan yang bisa mereka hadirkan ke KPK dengan alasan penyidikan. Setiap hasil penyidikan secara remang-remang pun diungkap ke media massa, ujar Ahmad Yani.

Ditegaskannya, mengkritik cara-cara kerja KPK jangan diartikan pihak pengkritik sebagai pembela koruptor. "Dalam konteks mengkritik KPK, saya sependapat dengan Fahri Hamzah, bahwa KPK saat ini terjebak dengan memfestivalisasi atua kontessasi untuk setiap perkara yang ditanganninya. Apalagi ada unsur perempuan-perempuan cantik yang diduga terkait dengan kasus gratifikasi hingga berkembang terminalogi baru gratfikasi seks," katanya.

"Memangnya sejumlah perempuan yang diduga menerima uang dari tersangka impor sapi itu tahu, kalau pelakunya seorang koruptor. Kita menginginkan KPK itu agar lebih selektif dalam menyampaikan komoditi isu kepada publik," imbuh Yani. (fas/jpnn)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Ribuan Orang Riau Terjebak di Sumbar
Ribuan Orang Riau Terjebak di Sumbar
Senin, 08 Februari 2016 - 12:25 wib
Bina Marga Kejar Infrastruktur
Senin, 08 Februari 2016 - 11:46 wib
Patroli Diskanlut Tangkap Kapal Pelanggar Batas
Patroli Diskanlut Tangkap Kapal Pelanggar Batas
Senin, 08 Februari 2016 - 11:43 wib
Kader Jumantik Bisa Atasi DBD
Senin, 08 Februari 2016 - 11:40 wib
Enam Perambah Kawasan Hutan Dibekuk Polisi
Senin, 08 Februari 2016 - 11:38 wib
Revitalisasi Asrama Haji Dianggarkan dalam APBD-P
Senin, 08 Februari 2016 - 11:35 wib
DPR RI Dukung Pengembangan Wisata
DPR RI Dukung Pengembangan Wisata
Senin, 08 Februari 2016 - 11:34 wib
Perempuan Tionghoa Pertama di Unri
Senin, 08 Februari 2016 - 11:32 wib
Unri Intensifkan Kerja Sama Pemkab
Senin, 08 Februari 2016 - 11:26 wib
Warga Usulkan Infrastruktur Desa
Warga Usulkan Infrastruktur Desa
Senin, 08 Februari 2016 - 11:25 wib
PWI Kabupaten Jadi Tuan Rumah HPN Provinsi
Senin, 08 Februari 2016 - 11:23 wib
BUMD Diharap Segera Beroperasi
BUMD Diharap Segera Beroperasi
Senin, 08 Februari 2016 - 11:22 wib
Muhammadiyah Berperan Strategis
Senin, 08 Februari 2016 - 11:21 wib
Pembangunan Jalan Rigid Dilanjutkan
Pembangunan Jalan Rigid Dilanjutkan
Senin, 08 Februari 2016 - 11:18 wib
Bawa Misi Budaya, PSF Kunjungi Siak
Senin, 08 Februari 2016 - 11:16 wib
Distanak Kembangkan Tanaman Kedelai
Distanak Kembangkan Tanaman Kedelai
Senin, 08 Februari 2016 - 11:15 wib
Tiga Kepenghuluan Ditingkatkan Statusnya
Tiga Kepenghuluan Ditingkatkan Statusnya
Senin, 08 Februari 2016 - 11:13 wib
Rohil Miliki Banyak Lokasi Mancing
Rohil Miliki Banyak Lokasi Mancing
Senin, 08 Februari 2016 - 11:11 wib
Lima Pilar Pembangunan untuk Kemajuan
Lima Pilar Pembangunan untuk Kemajuan
Senin, 08 Februari 2016 - 11:08 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Tempat Hiburan Kembali Dirazia

Senin, 08 Februari 2016 - 09:17 WIB

Catat Nih... Vonis Koruptor Makin Lama Makin Ringan

Senin, 08 Februari 2016 - 00:59 WIB

Polisi Vs Jessica, Rekonstruksi Siapa yang Benar?

Senin, 08 Februari 2016 - 00:48 WIB

Jumlah Polisi yang Bunuh Diri Makin Banyak

Senin, 08 Februari 2016 - 00:09 WIB

Rekonstruksi Kematian Mirna Butuh Waktu Sembilan Jam

Minggu, 07 Februari 2016 - 21:42 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
Follow Us