Ani

Doa Orang yang Terzalimi Itu Makbul

29 April 2014 - 09.28 WIB > Dibaca 4986 kali | Komentar
 

Saya heran mengapa pengumuman CPNS Kepulauan Meranti dan derah lainnya tak kunjung diumumkan. Ribuan peserta tes merasa dizalimi.

Bagaimana jika bapak-bapak para pejabat yang saat ini duduk di pemerintah, ketika ujian tes CPNS dulu mengalami seperti yang kami alami, tentu bapak-bapak akan merasakan sakitnya. Itulah yang kami rasakan.

Ingat Pak, bahwa dulu juga bapak pernah menjadi peserta tes CPNS sama seperti kami, dan tak selamanya bapak itu duduk menjadi pejabat.

Roda dunia terus berputar, hari ini kita hidup sebagai pejabat, esok hari belum tahu, jangan-jangan terjerat masalah hukum. Ingat pak, doa orang yang terzalimi itu makmbul pak.

Selain itu, para peserta ujian K2 yang sudah lulus pun hingga kini belum diproses, bukan hanya di Meranti tetapi di beberapa kabupaten lainnya, muncul kesan bahwa pejabat di negeri ini memperbaiki nasib ribuan peserta CPNS yang lulus.

Maka jangan heran jika muncul ungkapan, kalau bisa dipersulit mengapa harus dipermudah. Bohong katanya kalau pemerintah di negeri punya program mempermudah layanan, mengurus CPNS yang lulus saja sampai kini belum selesai.

Belakangan ini, muncul lagi usulan bahwa Riau akan menerima ribuan CPNS, kami khawatir kalau tak anak dan keluarga pejabat itu yang lulus, alamat tak lagi diumumkan.

Saya harap, pemerintah menyelesaikan PNS yang lulus terlebih dahulu, setelah itu, baru diurus penerimaan CPNS berikutnya. Jangan sampai bertimbun masalah CPNS ini.***

Ani, warga asal Meranti tinggal di Jalan Tanjung Rhu, Pekanbaru.
KOMENTAR
Terbaru
66 Orang Terjaring  Razia Malam

Rabu, 26 September 2018 - 10:30 WIB

Terpantau CCTv, Maling Dihajar Pegawai Pemprov

Rabu, 26 September 2018 - 10:28 WIB

KTP Luar Pekanbaru Bisa Ikut

Rabu, 26 September 2018 - 10:25 WIB

STIKes Hang Tuah-FAI UIR Jalin Kerja Sama

Rabu, 26 September 2018 - 10:15 WIB

STIKes-STMIK Hang Tuah Tuan Rumah Festival Paduan Suara Se-Riau
Follow Us