Depan >> Berita >> Riau >>

Kisruh PETI, Kapolsek Dicopot
18 Mei 2013 - 09:10 WIB > Dibaca 56 kali Print | Komentar
Laporan JUPRISON, Kuansing juprison@riaupos.co

Aksi pengrusakan terhadap 17 unit mobil di Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Selasa (14/5) lalu berbuntut panjang. Kapolsek Hulu Kuantan AKP Suheri dicopot dari jabatannya.

AKP Suheri dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kam- tibmas), sehingga terjadi tindakan pengrusakan terhadap 17 unit unit mobil yang diduga dilakukan oleh masyarakat Hulu Kuantan.

“Ya, sudah keluar surat mutasinya (TR). Dalam waktu dekat segera kami carikan penggantinya agar Kamtibmas di Hulu Kuantan tetap terjaga dengan baik,” kata Kapolres Kuansing AKBP Wendry Purbyantoro SH saat dikonfirmasi Riau Pos terkait rencana pencopotan Kapolsek Hulu Kuantan itu, Jumat (17/5).

Menurut Kapolres, pencopotan jabatan terhadap Kapolsek Hulu Kuantan sudah ada surat perintah dari Kapolda Riau Brigjen Suedi Husein. Dan ia segera memproses mutasi dari AKP Suheri tersebut. “Sekarang kami tunggu suratnya. Dan memang mutasi ini hal yang biasa dalam dunia kepolisian,” kata Wendry.

Sementara itu, Kapolsek Hulu Kuantan AKP Suheri yang dikonfirmasi Riau Pos via telepon selulernya mengaku bahwa dirinya telah mendapatkan informasi kalau akan diganti. Namun sejauh ini, ia mengaku, bahwa surat perintah (Sprin) pergantian dirinya sebagai Kapolsek Hulu Kuantan belum diterimanya.

“Ya, memang telah ada TR (Telegram Rahasia, red) terkait pergantian saya sebagai Kapolsek,” kata Suheri yang dihubungi kemarin.

Suheri menambahkan, kalau dirinya akan disertijabkan pada Selasa (21/5) pekan depan di Mapolres Kuansing. Dan ia tidak mengetahui siapa yang bakal menggantikan dirinya sebagai Kapolsek Hulu Kuantan.

“Iya, hari Selasa rencananya saya akan sertijab, siapa pengganti saya, saya belum tahu, karena sprin (surat perintah) belum saya terima sampai sekarang,” katanya.

Terkait penyebab dirinya dicopot sebagai Kapolsek Hulu Kuantan, Suheri menjawab, bahwa dirinya dinilai telah gagal menjaga keamanan, ketertiban bermasyarakat.

Sehingga berdampak terhadap rusaknya 17 unit mobil yang diduga dilakukan warga Hulu Kuantan. “Saya dianggap gagal jaga Kamtibmas,” jawabya.

AKP Suheri mengaku siap menerima sanksi yang dijatuhkan padanya. Karena menurutnya, mutasi atau pindah dari sebuah jabatan di dunia kepolisian hal yang biasa.

Namun menurutnya, selama dirinya menjadi Kapolsek Hulu Kuantan, ia sudah maksimal melaksanakan tugasnya sebagai penjaga Kamtibmas.

Terkait kecolongannya Polsek Hulu Kuantan mengantisipasi kerusuhan di Lubuk Ambacang, AKP Suheri menjelaskan, bahwa pihaknya tidak menyangka sama sekali akan terjadi tindakan anarkis. “Memang sebelumnya tidak ada ngumpul-ngumpul dan itu terjadi hanya tiba-tiba,” jelasnya lagi.

Ditanya sejauh mana perkembangan penangkapan pelaku pengrusakan mobil, Suheri mengatakan, Jumat sore dirinya telah mengantarkan satu orang ninik mamak ke Mapolres Kuansing untuk dimintai keterangan.

“Tadi sore kami sudah mengantarkan satu orang ninik mamak ke Polres, bergelar Datuk Sirajo, sekarang tengah dimintai keterangan oleh pihak Polres,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Brigjen Suedi Husein menilai, bahwa tindakan pengrusakan terhadap 17 unit mobil yang diduga dilakukan sekelompok masyarakat Hulu Kuantan itu merupakan akibat dari kecolongannya aparat kepolisian membaca kondisi di lapangan.

“Ini boleh dikatakan kecolongan, siapa yang membocori. Tidak mungkin polisi tidak tahu ada yang membocorinya. Seharusnya kan polisi tahu, kapan mereka berkumpul, di mana konsentrasi massa, apa alat transportasinya, itu kan sangat mudah untuk mendeteksinya,” ujar Kapolda.

Sedangkan Bupati H Sukarmis kepada wartawan, Kamis (16/5) memberikan bocoran, bahwa Kapolsek Hulu Kuantan telah dicopot dari jabatannya karena tidak mampunya mengantisipasi tindakan pengrusakan yang seharusnya bisa diantisipasi dengan mudah.

“Hari ini (Kamis, red) Kapolsek Hulu Kuantan dicopot,” kata Bupati Sukarmis menirukan ucapan Kapolda Riau Brigjen Suedi Husein.

Bupati berharap agar tindakan pengrusakan terhadap 17 unit mobil itu segera dituntaskan oleh aparat kepolisian. “Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian, tentunya kita berharap para pelaku segera ditangkap,” harap Sukarmis.

Dalam pada itu, Polres Kuansing saat ini terus melakukan pengejaran terhadap 11 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan melarikan diri ke perbatasan Riau-Sumbar.(yls)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Nonton Film di Handphone Pakai Telkomsel Moovigo
Kamis, 11 Februari 2016 - 01:21 wib
Waduh... Akses 93.721 PNS Kena Blokir
Kamis, 11 Februari 2016 - 01:17 wib
Banjir dan Longsor karena Hutan Banyak yang Dirambah
Kamis, 11 Februari 2016 - 01:06 wib
Ini Pesan Hasan Basri Durin pada Pasangan Irwan-Nasrul
Ini Pesan Hasan Basri Durin pada Pasangan Irwan-Nasrul
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:43 wib
Instiawati Ayus Marah Disebut DPD Kurang Maksimal
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:19 wib
Maret, RUU Provinsi Tapanuli dan Nias Dibahas
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:09 wib
131 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Malam Hari
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:02 wib
RUU KPK Boleh Direvisi Asal Bagian dari Empat Poin Ini
Kamis, 10 Februari 2016 - 23:22 wib
Amril: Hindari Pencatutan Nama Saya dan Wakil Saya
Kamis, 10 Februari 2016 - 21:37 wib
DPRD Riau Pertanyakan Mengapa Harus Assesment Ulang
DPRD Riau Pertanyakan Mengapa Harus Assesment Ulang
Kamis, 10 Februari 2016 - 21:12 wib
 Masnur Dukung Penetapan Riau Tanggap Darurat.
Masnur Dukung Penetapan Riau Tanggap Darurat.
Kamis, 10 Februari 2016 - 17:10 wib
Gondol Alat Elektronik, Pemuda Kerempeng Dibekuk
Kamis, 10 Februari 2016 - 17:06 wib
BKP2D Seleksi  Calon Sekwan Defenitif
BKP2D Seleksi Calon Sekwan Defenitif
Kamis, 10 Februari 2016 - 16:57 wib
 Stok Bantuan Sembako Korban Banjir Kampar Masih Kurang
Stok Bantuan Sembako Korban Banjir Kampar Masih Kurang
Kamis, 10 Februari 2016 - 16:40 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Banjir dan Longsor karena Hutan Banyak yang Dirambah

Kamis, 11 Februari 2016 - 01:06 WIB

Tiga Kabupaten Ditetapkan sebagai Daerah Tanggap Darurat
 Masnur Dukung Penetapan Riau Tanggap Darurat.

Rabu, 10 Februari 2016 - 17:10 WIB

BKP2D Seleksi  Calon Sekwan Defenitif

Rabu, 10 Februari 2016 - 16:57 WIB

 Stok Bantuan Sembako Korban Banjir Kampar Masih Kurang
sumatranet
Ranggi Riau Pos
Follow Us