BPS Gelar FGD Satu Data Kependudukan

Kampar | Kamis, 12 Desember 2019 - 09:34 WIB

BPS Gelar FGD Satu Data Kependudukan
SERAHKAN CENDERA MATA: Kepala BPS Kabupaten Kampar Guswandi disaksikan Kepala BPS Provinsi Riau Misfaruddin menyerahkan cendera mata kepada Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Syamsul Bahri usai pembukaan FGD Satu Data Kependudukan di Hotel Alta Bangkinang, Rabu (11/12/2019). (hendrawan kariman)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Badan Pusat Statistik (BPS) Riau dan BPS Kampar menggelar Focus Group Discussion (FGD) sosialisasi Satu Data Kependudukan yang dicanangkan pemerintah. Mengambil tema Sinergi Meningkatkan Partisipasi dan Kolaborasi dalam Penyediaan Data Kependudukan Berkualitas, BPS melibat seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Kampar.

Kepala BPS Provinsi Riau Misfaruddin didampingi Kepala BPS Kabupaten Kampar Guswandi menjelaskan, terkait data kependudukan Indonesia telah melakukan sensus sejak sejak 1961. Semuanya, masih menggunakan metode tradisional. Pada tahun ini menurutnya, BPS akan menggunakan metode yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Ada dua metode yang akan digunakan dalam program Satu Data Kependudukan ini.

"Pada 2020 kami akan menggunakan metode kombinasi, menggunakan seluruh kekuatan yang ada. Pertama itu metode online berdasarkan data dari Disdukcapil setempat. Metode ini dikhususkan untuk masyarakat yang sudah melek internet. Ini akan kami lakukan Februari-Maret 2020. Hasilnya nanti akan kami print. Mana yang belum kami akan sensus metode wawancara," terangnya.

Sensus wawancara ini merupakan cara tradisional. Namun kali ini, selain wawancara dengan kertas, petugas juga akan melakukannya dengan perangkat android. Misfaruddin berharap mendapat semua pihak untuk memastikan Satu Data Kependudukan ini sukses. Sensus pada 2020 nanti akan dilakukan kepada seluruh warga negara, baik yang punya KTP ataupun tidak.

FGD ini sendiri akan digelar selama dua hari di Hotel Alta Bangkinang sejak Rabu (11/12). Hadir membuka acara mewakili Bupati Kampar, Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Syamsul Bahri. Syamsul menjelaskan, data penduduk ini sangat penting karena sangat berkaitan dengan perencanaan dan pembangunan daerah.

"Ketika menyusun sebuah perencanaan, data kependudukan inilah yang kita perlukan. Kami lihat, kali ini BPS akan melakukannya dengan lebih efisien. Kami berharap masyarakat Kampar dengan antusias berantisipasi. Bupati juga mendukung penuh langkah ini dan bahkan mendorong setiap OPD yang ada di Kampar untuk proaktif untuk menyukseskannya," sebut Syamsul.

Kegiatan pendataan penduduk secara nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali ini sendiri merupakan amanat Undang Undang nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik. BPS berharap melalui FGD ini ada sinergi bersama untuk meningkatkan partisipasi dan kolaborasi dalam penyediaan data kependudukan yang berkualitas. Dalam FGD ini, BPS Kampar melibatkan 183 peserta yang dibagi menjadi dua kelompok. Acara diikuti OPD terkait, lurah, kepala desa, hingga RW dan RT.(c)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Bangkinang





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU




PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com