Korban Curanmor di Kampar Kaget, Motor yang Hilang Diantar Kapolres ke Rumahnya

Kampar | Selasa, 10 Desember 2019 - 11:07 WIB

Korban Curanmor di Kampar Kaget, Motor yang Hilang Diantar Kapolres ke Rumahnya
SERAHKAN MOTOR: Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid disaksikan Kapolsek Kampar AKP Hendrizal Gani (belakang berkaca mata) menyerahkan sepeda motor milik Maknur yang sempat dicuri kawanan bandit curanmor, Senin (9/12/2019). (Hendrawan Kariman/Riau Pos)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Polres Kampar sukses menggulung tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), akhir pekan lalu. Polisi juga berhasil mengamankan tujuh sepeda motor yang diduga dari hasil kejahatan. Tidak lama, pada Senin (9/12) sekitar pukul 11.00 WIB, polisi dari jajaran Polsek Kampar dan Polres Kampar langsung mengantarkan motor curian itu kepada salah satu pemiliknya.

Pemilik sepeda motor yang didatangi anggota kepolisian ini adalah Jumaknur alias Maknur (62), warga Dusun IV Selat Aur, Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa. Dirinya kaget bukan main, sekaligus merasa sangat senang dan bahagia. Karena sepeda motor satu-satunya yang dimilikinya itu diantarkan langsung polisi ke kediamannya. Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid didampingi Kapolsek Kampar AKP Hendrizal Gani ikut langsung bersama anggota mengantarkan sepeda motor tersebut ke rumah pemiliknya yang berjarak sekitar 30 km dari Markas Polres Kampar.

Maknur tidak menyangka, sepeda motor miliknya yang dibeli dengan susah payah dan tiba-tiba hilang dicuri itu, kini telah kembali ke rumahnya. Yang membuatnya kaget dan terheran-heran bercampur haru, sepeda motor itu diantarkan langsung Kapolres. Beberapa kali Maknur mengucapkan terima kasih kepada petugas saking senangnya.

Maknur bercerita, kesehariannya bekerja sebagai buruh tani penyadap karet di kebun orang lain. Ketika sepeda motornya hilang baru-baru ini, dia sangat terpukul. Apalagi, selain membelinya dengan susah payah, sepeda motor itupun hanya satu-satunya yang dia miliki.  Sepeda motor itu sangat berarti bagi Maknur yang memang berasal dari keluarga sederhana di kampungnya.

"Saya hanya berdoa dan meminta kepada Allah agar motor saya yang hilang itu bisa kembali. Ternyata doa saya diijabah. Motor ditemukan polisi dan kini dikembalikan langsung ke rumah saya," ungkapnya penuh haru.

Maknur kepada Kapolres juga meminta agar para pelaku yang telah diamankan aparat kepolisian agar ditindak. Dirinya berharap agar penegak hukum dapat memberikan hukuman yang maksimal atas perbuatan mereka. Beberapa warga yang menyaksikan pengembalian sepeda motor kepada pemiliknya ini juga ikut haru. Kepada petugas yang datang mengantarkan sepeda motor Maknur, mereka menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kinerja dan pelayanan Polres Kampar.

Sementara itu Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid menjelaskan, penyerahan sepeda motor curian kepada pemiliknya itu sebagai sebuah upaya kepolisian untuk memberikan pelayanan optimal. Dirinya juga menyebutkan, keberhasilan pengungkapan kasus curanmor ini juga tidak lepas dari dukungan masyarakat.

"Keberhasilan dalam pengungkapan kasus curanmor ini juga atas dukungan dari masyarakat. Jadi pada hari ini (kemarin, red), Kami hanya berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat," jelas Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menyebutkan, semua sepeda motor temuan atas pengungkapan kasus ini akan segera dikembalikan kepada pemiliknya. Sementara untuk para tersangka saat ini telah ditahan dan menjalani proses hukum lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.(end/ifr)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU




PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com