Petani Sawit Jangan Mudah Terprovokasi

Pekanbaru | Rabu, 04 Desember 2019 - 08:40 WIB

Petani Sawit Jangan Mudah Terprovokasi
SERAHKAN PATAKA: Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Ir Gulat Medali Emas Manurung MP menyerahkan pataka usai melantik Santha Buana Kacaribu SP MM sebagai Ketua DPW Apkasindo Riau di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Selasa (3/12/2019). (Humas apkasindo)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) --  Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Ir Gulat Medali Emas Manurung MP, melantik Santha Buana Kacaribu SP MM sebagai Ketua DPW Apkasindo Riau bersama puluhan jajaran pengurus harian lainnya di   Pekanbaru, Selasa (3/12). Pelantikan ini juga disaksikan Gubernur Riau H Syamsuar MSi.

Usai melantik pengurus DPW Apkasindo Riau, Gulat Manurung mengatakan, sebagai petani dirinya memberikan apresiasi kepada Presiden RI Joko Widodo karena banyak memberikan perhatian yang besar terhadap petani sawit.

"Apalagi saat ini 47 persen ekonomi Riau ditopang dari sektor sawit. Ini menunjukkan begitu besar peran petani sawit dalam menggerakan roda ekonomi. Bahkan di sekala nasional, Indonesia khususnya Riau harus bangga karena saat ini ekspor CPO dari sawit menjadi  penghasil devisa yang terbesar mengalahkan migas," ucap Gulat.

"Indonesia khususnya Riau harus bangga karena saat ini menjadi penghasil devisa yang besar di sektor sawit, apalagi untuk mendukung itu, saat ini sudah hadir kampus politeknik sawit di Kampar. Tidak hanya itu melalui dana BPDPKS banyak juga anak anak petani sawit yang sudah mendapatkan beasiswa. Dan kami di Apaksindo sangat tak mentolerir adanya kebakaran di lahan kami dan masyarkat," papar Gulat.

Sementara itu, Gubernur Riau H Syamsuar MSi dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, bahwa sawit telah menjadi sektor andalan tak hanya bagi Riau, namun juga nasional. Untuk itu adanya kerja sama yang baik antar seluruh pemangku kepentingan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan sangat diperlukan agar industri sawit tidak terus menjadi sasaran kampanye negatif di luar negeri.

"Kebakakaran yang lalu telah menjadi pelajaran berharga, kebakaran lahan di Indonesia telah menjadi sorotan internasional, bahkan antara sesama kita di Indonesia saling menyalahkan. Bahkan sejumlah negara Uni Eropa memboikot CPO dari kita, akibatnya harga TBS menurun. Padahal kebakaran ratusan ribu kektare juga melanda Amerika, Australia bahkan Rusia di Eropa, tak ada yang ribut," ucap Syamsuar.

Untuk itu dirinya berharap agar semua pihak dapat saling bersinergi dan tidak mudah terprovokasi yang justru akan merugikan bangsa sendiri. "Bahkan Presiden RI Joko Widodo sangat komit untuk sektor sawit ini, bahkan pemerintah sudah mencanangkan penggunaan biodiesel B-20 dan B-30, kalau ini sudah dapat berjalan saya yakin harga sawit akan naik pesat," ucap Syamsuar

Syamsuar memberikan selamat kepada pengurus DPP Apakasindo Riau 2019-2020 yang baru dilantik. Harapannya dengan pelantikan ini bisa membatu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian di Riau. Namun yang terpenting lagi kata Syamsur dimana masalah Karhutla masalah yang terbesar masyarakat Riau, untuk itu diminta komitmen dari Apkasindo agar sama sama memerangi karhutlah ini.(izl)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU




PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com