Dibanting Perampok Dua Gigi IRT Patah

Advertorial | Senin, 11 November 2019 - 09:37 WIB

Dibanting Perampok Dua Gigi IRT Patah
Tunjukkan TEMPAT DIBANTING: Jusar, wanita korban perampokan menunjukkan tempat di mana dirinya disekap dan dibanting perampok yang masuk ke kediamannya, Sabtu (9/10/2019). (*3/mirshal/riau pos)

BAGIKAN


BACA JUGA

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Seperti biasanya Jusar (58) selalu mengecek pintu rumah untuk memastikan sudah dikunci saat hendak istirahat tidur, Rabu (6/11). Kebetulan ia sedang seorang diri di rumah karena anaknya masih di Padang.

Setelah dipastikan pintu terkunci semua, ia pun menuju kamar. Selang beberapa saat ada terdengar pintu garasi berbunyi. Seperti ada yang membuka. Sehingga untuk memastikan kecemasannya, ia kembali bangun dari ranjang.

Dan benar katanya pintu garasi terbuka. Sesaat berpikir akan kepulangan anaknya. Namun, pikirannya buyar ketika akan menutup pintu, justru pintu serasa tertarik. "Pintunya macam  ditarik gitu. Kemudian karena khawatir saya melanjutkan menutup pintu dengan cepat. Namun, tampak sekilas pria memakai sebo dari luar," sebut Jusar kemarin.

Pria bersebo yang tertangkap basah oleh Jusar pun langsung mendekatinya. Sebab Jusar berteriak minta tolong. "Dia dekati saya. Mulut saya langsung ditutup pakai tangan dan disuruh jangan teriak dengan leher dirangkul dari belakang dengan kuat," ucapnya.

Kemudian, Jusar diseret dan dibanting dengan posisi telentang dan menduduki Jusar supaya tidak berkutik. Seketika Jusar pun tidak berdaya dan tidak dapat melakukan apapun. Hingga akhirnya mulut Jusat disumpal dengan kain panjang.

"Disumpalnya mulut saya dengan kain panjang. Dipaksakan masuk hingga gigi saya patah dua buah. Diam kata dia," terang Jusar sembari mengikuti nada pria bersebo itu.

Kemudian, tetangga sekitar mendengar pun kegaduhan di rumahnya, hingga massa berkumpul. Tak lama anak Jusar pulang dari Padang, lalu bersama-sama mendobrak pintu garasi.

"Pria bersebo panik karena ada dobrakan garasi. Lalu keluar cepat dari pintu belakang. Saya pun terbebas dari himpitannya. Lalu saya mencoba bangun dan membuka pintu garasi itu, dan saya ceritakan ke mereka," ungkapnya.

Tetangga korban bernama Ros, pun membenarkan kejadian itu. Tak tahu pasti kejadiannya seperti apa, namun Ros tahu warga ramai datang ke rumah Ibu Ar, panggilan akrabnya Jusar.

Peristiwa itu akhirnya dilaporkan ke RT dan RW setempat. Menurut penjelasan RT 6/RW 3, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Tampan Hery Setiawan, kejadian itu benar adanya. "Saat kejadian saya sedang berada di luar kota. Aduan masyarakat mengatakan pelaku merupakan tetangganya sendiri yaitu JS (50) melalui grup RT," jelasnya.

Untuk memastikan itu sebagai Ketua RT pun ke rumahnya menanyai dugaan warga. "Ternyata benar JS yang melakukannya. Sehingga saya bujuk dan saya rayu untuk menyerahkan diri ke polisi," terangnya.

Katanya, perlu waktu setengah jam untuk membujuknya. Mulanya, ditelepon dengan hp anaknya. "Sekarang pelaku sudah berada di Polsek Tampan. Padahal dalam seharinya pelaku cukup baik," ujarnya.

Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan ketika dikonfirmasi pun membenarkan. "Korban tinggal di Jalan Seroja IV, RT6/RW 3, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Tampan. Tersangka sudah diamankan pada Kamis (7/9)," ucapnya.

Tersangka dijerat kasus TP percobaan pencurian dengan kekerasan dan kepemilikan sajam sesuai pasal 365 Jo 53 KUHPidana dan pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI nomor 12/1951.

Barang bukti antara lain kain sarung warna hitam garis putih, pisau kecil beserta sarungnya, kain kecil warna putih ada bercak darah, kain kecil warna putih, tas biru warna biru, lotion nyamuk dan dua gigi manusia.(*3/ade)

Laporan MUSLIM NURDIN, Kota





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU




PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com