Hari Kelima, Sudah 404 Pengendara Ditilang 

Indragiri Hulu | Selasa, 29 Oktober 2019 - 09:20 WIB

Hari Kelima, Sudah 404 Pengendara Ditilang 
OPERASI ZEBRA: Petugas Kepolisian dari Satuan Lalulintas Polres Inhu memeriksa kelengkapan surat-surat pengendara pada pelaksanaan Operasi Zebra Muara Takus 2019, Senin (28/10/2019). (RAJA KASMEDI/RIAUPOS.CO)

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Belum lagi genap satu pekan pelaksanaan Operasi Zebra Muara Takus 2019, sudah 404 pengendara ditindak langsung (Tilang). Dari jumlah surat tilang yang dikeluarkan, pengendara sepeda motor terbanyak yang melakukan pelanggaran.

Kapolres Inhu AKBP Efrizal Sik melalui Kasat Lantas AKP Oka M Syahrial Sik mengatakan, pelaksanaan Operasi Zebra Muara Takus 2019 hingga hari kelima sudah dilaksanakan disejumlah titik dalam wilayah Kabupaten Inhu. "Pelaksanaan Operasi Zebra sudah hampir merata dalam wilayah Kabupaten Inhu," ujar Kasat Lantas Polres Inhu AKP Oka M Syahrial Sik, Senin (28/10).

Dari hasil pelaksanaan Operasi Zebra, terbanyak ditilang untuk pengendara sepeda motor yakni 269 pengendara. Kemudian tilang terbanyak selanjutnya untuk pengendara mobil mini bus yakni sebanyak 37 pengendara.

Terbanyak diurutan ketiga yakni mobil pick up yakni sebanyak 32 pengendara. "Tilang lainnya untuk pengendara bus, truk, truk gandeng dan truk tanki yang rata-rata di bawah 20 pengendara," ungkapnya.

Pelaksanaan Operasi Zebra ini sebut Kasat Lantas, hendaknya disambut baik oleh masyarakat. Karena tujuan utama pelaksanaan Operasi Zebra tersebut dalam rangka untuk menjadikan pengendara tertib berlalu lintas demi keselamatan di jalan raya. 

Sebagai contoh saja, untuk pengendara sepeda motor diwajibkan memakai helm standar. Di mana ketika sudah memakai helm standar dan jika terjadi kecelakaan, tentunya akan mengurangi resiko. "Sudah cukup banyak nyawa melayang sia-sia di jalan raya akibat tidak menggunakan helm serta tidak tertib berlalulintas," ucapnya.

Begitu juga sebutnya, pengendara yang ditanyakan kelengkapan surat-surat kendaraannya tidak lain untuk mengetahui kendaraan tersebut apakah bodong yang berasal dari tindak kejahatan. Sebab, saat ini masih banyak kendaraan bodong yang masih belum terpantau.

Untuk itu harapnya, sudah selayaknya pelaksanaan Operasi Zebra ini didambakan masyarakat setiap tahunnya. Karena ketika dilaksanakan Operasi Zebra saja masih tinggi angka kecelakaan di jalan raya. "Jangan pula selama pelaksanaan Operasi Zebra masyarakatnya bisa tertib, tetapi hendaknya dijadikan kebiasaan tertib berlalulintas setiap mengendarai kendaraan," terangnya.

Laporan: Raja Kasmedi

Editor: E Sulaiman





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook




PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com