TERPEROSOK DAN TERSERET ARUS

Seorang Wanita Tewas di Lubang Drainase Kota Bangkinang

Kampar | Sabtu, 19 Oktober 2019 - 07:01 WIB

Seorang Wanita Tewas di Lubang Drainase Kota Bangkinang
Lubang drainase di Jalan Jenderal Sudirman Bangkinang yang diduga menjadi tempat terperosok Siti Aisyah (45) pada Jumat (18/10/2019) malam.
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Sejumlah lubang yang kerap ditemukan di drainase di sekitaran Pasar Inpres, Kota Bangkinang, akhirnya makan korban. Pada Jumat (18/10) malam sekitar pukul 19.30 WIB, saat hujan deras, Siti Aisyah (45) terperosok ke dalam lubang drainase yang berada di Jalan Jendral Sudirman sekitar Pasar Inpres. Hal ini membuat warga sekitar heboh. Karena dalam sekejap Siti Aisyah menghilang diseret air.

Menurut salah seorang warga, Hernando, kejadian bermula saat korban bersama ibu dan anaknya berjalan di trotoar di Jalan Sudirman dekat Pasar Inpres. Saat itu hujan lebat dan genangan air sudah menutupi jalan dan trotoar. Lubang yang cukup besar tidak terlihat. Hingga Siti Aisyah dengan mudah terperosok dan langsung diseret arus air drainase yang sedang mengalir deras.

Kejadian ini membuat heboh warga sekitar. Belasan warga berusaha menyelamatkan dan melakukan pencarian di kawasan padat penduduk itu. Bahkan tim Tagana Kampar juga ikut turun tangan mencari. Korban baru ditemukan sekitar pukul 21.20 WIB malam. Ketika itu, warga melihat kakinya muncul hingga warga ramai-ramai menariknya dari dalam drainase.

"Korban terseret sampai 50 meter dari lokasi tenggelam,’’ terang Hernando.

Sementara itu warga Bangkinang lainnya, M Fahmil mengatakan, begitu ditemukan korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun nyawa Siti Aisyah tidak lagi tertolong.

’’Korban bernama Siti Aisyah sudah ditemukan, dan tadi langsung dibawa Tagana dan masyarakat yang ikut mencari ke Rumah Sakit Norva Husada Bangkinang,’’ sebut pria yang juga seorang Wakil Ketua DPRD Kampar ini.

Hingga tulisan ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepolisian terkait kejadian tewasnya Siti Aisyah ini. 

Laporan: Hendrawan
Editor: Firman Agus




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU