Polda: Sesuai UU, Dirut PT SSS Tak Ditahan

Riau | Kamis, 10 Oktober 2019 - 11:32 WIB

Polda: Sesuai UU, Dirut PT SSS Tak Ditahan
Kombes Pol Sunarto (Kabid Humas Polda Riau)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Polda Riau resmi menetapkan Direktur Utama (Dirut) dan Pjs Manajer Operasional PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) sebagai tersangka dalam kasus Karhutla, Selasa (8/10). Bahkan, Pjs Manajer Operasional berinisial AOH langsung ditahan, sedangkan Dirut tidak ditahan karena  tersangka korporasi tidak bisa dilakukan penahanan badan.  

 

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, Polda Riau memang telah menetapkan dua tersangka terkait tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di areal PT Sawit Sumber Sejahtera (SSS), bertempat di Desa Kuala Panduk Kecamatan Taluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Polda Riau telah menetapkan dua tersangka. "Tersangka korporasi atas nama PT Sumber Sawit Sejahtera yang diwakili oleh direksi atas nama Ebenezer Djadiman Halomoan Lingga selaku Direktur Utama PT SSS tidak ditahan. Jadi, kepada tersangka korporasi tidak bisa dilakukan penahan badan (pidana penjara) itu adalah aturan undang-undangnya," ujar Sunarto.

Dengan alasan, dalam penanganan korporasi sesuai dengan pasal 23 ayat (1) Perma Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Perkara Tindak Pidana yang dilakukan oleh korporasi yaitu hakim dapat menjatuhkan pidana terhadap korporasi atau pengurus atau korporasi dan pengurus (penyidik dalam dalam hal ini menerapkan pemidanaan terhadap point tersebut).  Menjatuhkan hukuman pidana terhadap korporasi berupa pidana pokok dan/atau pidana tambahan sesuai pasal 25 Perma No. 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Perkara Tindak Pidana yang dilakukan oleh  korporasi.

"Sehingga tehadap korporasi tidak bisa dijatuhi hukuman badan (Pidana Penjara), tetapi dapat dijatuhkan terhadap korporasi adalah pidana denda hingga penutupan perusahaan. Untuk pengurus dalam hal ini fungsional yaitu Pjs Manajer  Operasional PT SSS inisial AOH dapat mempertanggung jawabkan pidananya (hukuman kurungan/penjara)," jelas Sunarto.

Lebih lanjut, Sunarto mengatakan persangkaan pasal 98 ayat (1)  Undang-Undang RI Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup  berbunyi “Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien,baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) “.

Pasal 99 ayat (1)  Undang undang RI Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup  berbunyi  "Setiap orang yang karena kelalaiannya mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah)".

Dan unsur pasal  "setiap orang " berdasarkan Pasal 1 angka 32 diterangkan bahwa setiap orang adalah orang perseorangan atau badan usaha. Baik yang berbadan Hukum maupun yang tidak berbadan hukum. Lanjutnya, fakta perbuatan yang dilakukan dan kejadian yang ditemukan adalah dalam perkara ini yaitu terlapor atas nama badan usaha yaitu PT SSS dan pengurusnya sesuai dengan Pasal 116 ayat (1) huruf a Jo Pasal 118 Undang undang  RI Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pasal 116 (1) apabila tindak pidana lingkungan hidup dilakukan oleh, untuk, atau atas nama badan usaha, tuntutan pidana dan sanksi pidana dijatuh kan kepada: a. badan usaha; dan/atau b. orang yang memberi perintah untuk melakukan tindak pidana tersebut atau orang yang bertindak sebagai pemimpin kegiatan dalam tindak pidana tersebut. (dof/*4)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com