Kementan Dorong Sertifikasi Organik

Nasional | Senin, 23 September 2019 - 02:34 WIB

Kementan Dorong Sertifikasi Organik
Buah manggis yang ditanam dengan system organik kini banyak diminati masyatakat karena tidak mengandung unsur kimia. (KEMENTAN FOR JAWAPOS.COM)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah terus berupaya meningkatkan daya saing dan keamanan pangan produk hortikultura melalui sistem sertifikasi jaminan mutu. Tahap awal, Kementerian Pertanian akan mendata setiap kebun hortikultura yang sudah menerapkan konsep pertanian organik. Jika memenuhi persyaratan, maka diterbitkan sertifikat budidaya organik yang diyakini mampu meningkatkan nilai jual.

Direktur Perlindungan Hortikultura, Sri Wijayanti Yusuf saat ditemui di Kantor Ditjen Hortikultura menjelaskan, sertifikasi organik merupakan sarana untuk memberikan jaminan bahwa produk tersebut memenuhi persyaratan standar dan dokumen normatif lainnya.

"Penilaiannya dilakukan melalui inspeksi Lembaga Sertifikasi Organik (LSO). Selanjutnya untuk sertifikasi kebun perlu dilakukan Penyusunan Dokumen Sistem Mutu (Doksistu)," terangnya.

Seiring perubahan pola konsumsi saat ini, produk pertanian organik semakin dicari. Masyarakat meyakini produk ini terjamin karena jauh dari bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh.

"Produk organik dihasilkan dari sistem pertanian yang ramah lingkungan dengan cara memanfaatkan bahan alami dan tidak menggunakan bahan kimia sintetis dan rekayasa genetik. Itulah mengapa masyarakat mulai beralih ke produk organik," kata wanita yang kerap dipanggil Yanti tersebut.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com