DUGAAN KORUPSI PEMBERIAN KREDIT DI BRK PANGKALAN KERINCI

Kejati Tetapkan FZ dan Z Tersangka

Hukum | Senin, 09 September 2019 - 12:15 WIB

Kejati Tetapkan FZ dan Z Tersangka
ILUSTRASI

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menetapkan dua tersangka dugaan korupsi pemberian kredit di Bank Riau Kepri (BRK) Pangkalan Kerinci senilai Rp1,2 miliar. 


“Iya, penyidik telah menetapkan dua tersangka pada pekan lalu,” ungkap Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan kepada Riaupos.co, Senin (9/9). 


Adapun para tersangka itu, disampaikan Mupidauan, berinisal FZ selaku mantan Pimpinan Cabang BRK Pangkalan Kerinci dan Z selaku pihak penerima kredit dari PT Dona Warisman Bersaudara. “Tersangkanya FZ dan Z,” sebut mantan Kasi Datun Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. 

 Saat ini, lanjut Muspidauan, penyidik tengah berupaya merampungkan berkas perkara pada tersangka sebelum dilimpahkan ke Jaksa Peneliti untuk ditelaah atau tahap I. 

“Penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk merampungkan berkas perkara tersangka,” pungkas Muspidauan. 

Penanganan perkara yang terjadi di perusahaan berplat merah itu ditingkatkan ke tahap penyidikan pada awal Agustus 2019. Ini ditandai dengan terbitnya surat perintah penyidikan (sprindik) ditandatangani oleh Kepala Kejati Riau, Uung Abdul Syakur. 

Dalam tahap penyidikan, Korps Adhyaksa telah memeriksa sejumlah saksi di antaranya Ade Roshan yang merupakan pegawai BRK dari Satuan Kerja Audit Intern (SKAI). Lalu, sejumlah pejabat BRK Cabang Pangkalan Kerinci, seperti Faizal Syamri selaku Pimpinan Cabang (Pimcab), Ahmadi Syamsul selaku Pimpinan Seksi (Pimsi) Operasional dan Pelayanan Nasabah, dan Sasnobon Pimsi Pemasaran.

Selanjutnya, Riski Sanjaya dari PT Askrindo Cabang Pangkalan Kerinci, dan Notaris Reni Mayoni. Kemudian, Yurico Pratama dan Yanuar, masing-masing selaku Analis Kredit, dan Muhammad Abdillah selaku Admin Kredit. Kemudian itu, juga terdapat nama Ujang Azwar dan Yuliana. Mereka masing-masing menjabat selaku Direktur dan Komisaris PT Dona Warisman Bersaudara.


Diketahui, penanganan perkara ini dilakukan terhadap dugaan penyimpangan pemberian kredit oleh BRK Cabang Pangkalan Kerinci kepada PT Dona Warisman Bersaudara pada tahun 2017 lalu. Disinyalir, ada kesalahan prosedur dalam pemberian kredit yang diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar. Belakangan diketahui kredit itu macet.

Laporan: Riri Radam

Editor: Edwir
 





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU