Udara Dumai Tidak Sehat

Dumai | Senin, 09 September 2019 - 11:27 WIB

Udara Dumai Tidak Sehat
Kabut asap tebal menyelimuti Kota Dumai, Senin (9/9/2019). (HASANAL BULKIAH/RIAUPOS.CO)

DUMAI (RIAUPOS.CO) -- Kabut asap di Kota Dumai semakin parah. Kabut asap akibat karhutla ini tampak cukup tebal pada pukul 08.00 WIB dan mulai menipis pada pukul 10.30 WIB, Senin (9/9/2019).

Akibat kabut asap jarak pandang terbatas hanya sekitar 3 KM. Tidak hanya mempengaruhi jarak pandang, kualitas udara juga semakin memprihatinkan. Bahkan berdasarkan data yang dirilis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kualitas udara di Kota Dumai masuk dalam kategori tidak sehat di angka 192 PSI.

"Ada satu titik yang terpantau di gurun panjang, terkait dengan kabut asap yang terjadi di Dumai, berasal dari Dumai juga ada, tapi lebih dominan kiriman dari  Bukit Kerikil, Kabupaten Bengkalis yang masih banyak titik asapnya," ujar Kepala BPBD Kota Dumai Afri Lagan, Senin (9/9/2019).

Ia mengatakan, untuk titik karhutla di Gurun Panjang saat ini masih dalam tahap pendinginan dan tim masih di lapangan agar lahan yang terbakar tidak meluas. "Lahan terbakar sekitar 6 sampai 8 hektare," ujarnya.

Dikatakannya, tim masih terus berjibaku dan melakukan pemantauan di titik rawan karhutla. "Titik rawan di lakukan patroli," tutupnya.

Laporan: Hasanal Bulkiah (Dumai)
Editor: Edwir





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com